SMARTPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Sektor pariwisata Provinsi Riau bersiap untuk kembali menggeliat di kancah internasional melalui perhelatan akbar Riau Travel Mart (RTM) 2026. Dalam upaya memperkuat posisi Riau sebagai destinasi utama, Radio Smart Pekanbaru melalui program “SPEAK UP” edisi kedua menghadirkan kupasan tuntas mengenai strategi membawa kekayaan lokal ke pasar global. Diskusi mendalam ini menghadirkan narasumber berkompeten, Nico, yang menjabat sebagai Ketua RTM 6 ASPPI Riau, disiarkan langsung dari Bono Hotel Pekanbaru melalui saluran YouTube Smart Media Network pada Jumat (1/05/2026).
Acara yang berlangsung interaktif ini dipandu oleh Host Andina Yasmin bersama Co-Host Maya Anggraini selaku Senior Sales Manager Bono Hotel. Dalam sesi pembuka, Andina Yasmin menyapa pemirsa dengan penuh semangat untuk memulai bahasan mengenai peran strategis asosiasi pariwisata. “Selamat sore Smart People, kembali lagi di program SPEAK UP, hari ini kita akan mengupas tuntas bagaimana peran ASPPI dalam membawa nama Riau menuju panggung dunia melalui ajang Riau Travel Mart 2026 mendatang,” ujar Andina Yasmin saat membuka siaran langsung tersebut.
Dalam sesi tanya jawab, narasumber menanggapi pertanyaan mengenai efektivitas acara ini sebagai jembatan bagi industri lokal ke pasar yang lebih luas. Beliau menjelaskan bahwa sistem yang digunakan sangat fokus pada pertemuan bisnis yang nyata. “Riau Travel Mart dirancang untuk memperpendek jarak antara pelaku wisata lokal sebagai seller dengan para pembeli atau buyer luar negeri melalui sistem Business to Business yang terkurasi ketat, sehingga potensi daerah langsung tersampaikan ke tangan yang tepat,” jelas Nico memberikan informasi kepada para penonton.
Antusiasme berlanjut saat muncul pembahasan mengenai pentingnya keterlibatan generasi muda melalui inovasi teknologi di sektor pariwisata. Nico memaparkan bahwa ASPPI sangat terbuka terhadap pemikiran segar dari kalangan akademisi untuk mendukung digitalisasi. “Digitalisasi pariwisata adalah kunci masa depan, dan inovasi dari kalangan mahasiswa dapat membantu memodernisasi cara pemasaran destinasi Riau melalui platform digital yang lebih segar, efisien, dan mudah diakses oleh wisatawan dunia,” ungkap Nico memberikan edukasi kepada audiens.
Selain masalah teknologi, integrasi kuliner lokal juga menjadi topik hangat yang dibahas dalam sesi interaktif tersebut. Nico menegaskan bahwa pengalaman rasa harus menjadi bagian tak terpisahkan dari paket perjalanan wisatawan mancanegara. “Kuliner merupakan salah satu pilar utama daya tarik wisatawan mancanegara, dan kami tengah menyusun strategi untuk memasukkan pengalaman makanan autentik ke dalam setiap rencana perjalanan sehingga kuliner menjadi magnet utama bagi para pelancong dunia,” tambah Nico menekankan keunggulan gastronomi khas Riau.
Sebagai penutup diskusi, seluruh tim yang terlibat mengajak masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersinergi menyukseskan RTM 2026 demi dampak ekonomi yang lebih luas. “Riau memiliki segalanya untuk dikenal dunia, dan tugas kita sekarang adalah bersinergi untuk menyambut momentum emas di perhelatan Riau Travel Mart mendatang, agar ekonomi kreatif kita terus tumbuh,” pungkas Nico mengakhiri sesi bincang-bincang. Informasi lengkap mengenai jalannya diskusi ini dapat disaksikan kembali melalui kanal YouTube resmi Smart Media Network.
