SMARTPEKANBARU.COM, PELALAWAN – Antrean kendaraan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar kembali terjadi di Kabupaten Pelalawan dalam sepekan terakhir.
Hampir seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Pelalawan dipenuhi antrean panjang kendaraan, termasuk di Kecamatan Pangkalan Kerinci. Truk, bus, colt diesel, hingga kendaraan pribadi terlihat berjejer menunggu giliran mengisi biosolar.
Berdasarkan pantauan di SPBU Jalan Koridor RAPP Kilometer 5 Pangkalan Kerinci, antrean truk besar memenuhi bahu jalan di kedua sisi. Para sopir harus menunggu selama berjam-jam untuk mendapatkan solar.Salah seorang sopir dump truk, Sugeng, mengaku telah mengantre selama empat jam.
Ia mengatakan hendak kembali ke Kabupaten Kuantan Singingi setelah mengantarkan muatan ke sebuah perusahaan di Pangkalan Kerinci. Karena bahan bakar di tangki dinilai tidak cukup untuk perjalanan pulang, ia terpaksa mengantre di SPBU tersebut.
Petugas SPBU mengaku tidak mengetahui penyebab pasti terjadinya antrean panjang. Mereka hanya bertugas melayani pengisian BBM sesuai arahan dari pihak pengelola dan tidak mengetahui apakah terjadi pengurangan kuota atau keterlambatan pasokan.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pelalawan, Hanafie, mengatakan antrean solar telah berlangsung selama beberapa hari.
Menurutnya, kondisi serupa tidak hanya terjadi di Pelalawan, tetapi juga di sejumlah wilayah lain di Provinsi Riau.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Pertamina untuk meminta penjelasan mengenai penyebab antrean solar tersebut, sekaligus mencari solusi agar antrean panjang di SPBU dapat segera diatasi.
Sumber: Tribun Pekanbaru
