SMARTPEKANBARU.COM – Banjir masih menggenangi sejumlah wilayah Kota Pekanbaru saat hujan deras mengguyur. Air bukan hanya merendam pemukiman tapi juga ruas jalanan kota akibat luapan drainase.
Upaya normalisasi pun dilakukan terhadap drainase serta aliran sungai yang ada. Lokasi tersebut di antaranya Jalan Jendral Sudirman, Jalan Parit Indah hingga Jalan Arifin Achmad.
“Untuk upaya kita menangani banjir bukan cuma normalisasi drainase, tapi juga normalisasi aliran sungai,” terang Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho kepada Tribunpekanbaru.com.
Dirinya mengaku tidak bisa sendirian menangani banjir yang masih terjadi. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait.
Politisi Partai Demokrat ini menyebut bahwa penanganan banjir di Kota Pekanbaru harus menyeluruh. Pemerintah kota pun meminta bantuan Pemerintah Provinsi Riau dalam penanganan banjir.
Agung sudah bekromunikasi langsung dengan Gubernur Riau, Abdul Wahid. Iamenindaklanjuti dengan melakukan pembahasan penanganan banjir bersama Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPPPKPP) Provinsi Riau.
Dirinya menyebut bahwa penanganan banjir bakal berlangsung sesuai dengan kewenangan masing-masing. “Kita akan menyelesaikan banjir sama-sama, antara pemerintah kota dengan pemerintah provinsi,” paparnya.
Agung menambahkan bahwa pemerintah kota berencana memperbarui sistem penanganan banjir di Kota Pekanbaru. Ia menilai master plan penanganan banjir yang sudah ada ternyata tidak lagi relevan.
Kondisi tersebut membuat master plan yang sudah dibuat pada 2020 silam tidak bisa digunakan. Padahal untuk membuat master plan tersebut Pemerintah Kota Pekanbaru sudah menggelontorkan anggaran miliaran rupiah.
Sumber : Tribunpekanbaru.com
