SMARTPEKANBARU.COM – Sejumlah legislator DPRD Pekanbaru terus mendorong percepatan realisasi pembangunan flyover di Simpang Panam, Kota Pekanbaru. Desakan ini muncul karena kondisi lalu lintas di kawasan tersebut dinilai semakin padat dan sering mengalami kemacetan parah, sehingga mengganggu kelancaran mobilitas masyarakat.
Infrastruktur flyover dianggap sebagai kebutuhan yang mendesak, mengingat titik tersebut merupakan salah satu simpul lalu lintas tersibuk yang menghubungkan berbagai aktivitas perkotaan.
Para wakil rakyat menilai bahwa keberadaan flyover tidak lagi bisa ditunda, karena dampak kemacetan sudah dirasakan secara langsung oleh pengguna jalan setiap hari. Selain memperlambat waktu tempuh, kondisi ini juga dinilai berpotensi menurunkan produktivitas masyarakat serta menghambat aktivitas ekonomi di kawasan sekitar yang memiliki tingkat kepadatan tinggi.
Anggota DPRD Pekanbaru, Roni Amriel, menyampaikan bahwa kawasan Panam saat ini menjadi salah satu titik dengan mobilitas tertinggi di Kota Pekanbaru. Arus kendaraan yang terus meningkat setiap harinya menyebabkan kepadatan yang sulit dihindari, terutama pada jam-jam sibuk.
Situasi ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan, tetapi juga berpengaruh terhadap distribusi barang dan jasa di wilayah tersebut.
“Informasinya tahun 2026 ini penyelesaian ganti rugi lahan. Tahun depan, 2027 pembangunan fisik flyover. Kita harapkan tidak diundur,” pinta Roni Amriel kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (27/4/2026).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau diketahui telah menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk mendukung proses pembebasan lahan yang menjadi tahap awal pembangunan.
Bahkan, jika anggaran tersebut dinilai belum mencukupi, Pemprov Riau menyatakan kesiapannya untuk menambah alokasi dana agar proses tersebut dapat berjalan tanpa kendala yang berarti.
Sementara itu, pembangunan fisik Flyover Simpang Panam direncanakan akan mulai dilaksanakan pada tahun 2027 dengan menggunakan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Untuk tahun 2026 ini, fokus utama masih berada pada penyelesaian pembebasan lahan sebagai prasyarat utama sebelum masuk ke tahap konstruksi. Lebih lanjut, Roni Amriel menegaskan bahwa percepatan pembangunan flyover ini merupakan langkah strategis yang dinilai efektif untuk mengurai kemacetan yang selama ini terjadi.
Ia juga menyoroti pentingnya peran Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam mendukung kelancaran proses pembangunan, khususnya dalam hal sosialisasi kepada masyarakat yang terdampak.
Pemerintah di tingkat kelurahan hingga kecamatan diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama terkait lokasi dan titik-titik yang akan terdampak oleh proyek pembangunan.
Dengan komunikasi yang baik, diharapkan proses pembebasan lahan dapat berjalan lebih lancar dan meminimalkan potensi hambatan di lapangan. “Pembebasan lahan ini lah yang menjadi kunci utama, baru bisa dibangun fisiknya. Makanya, kita minta Pemko bisa berkolaborasi dengan Pemprov Riau dalam menyelesaikan tahapan tersebut,” paparnya.
Selain itu, Pemprov Riau juga diharapkan terus melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat agar alokasi anggaran pembangunan dapat segera direalisasikan. Dukungan dari pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam memastikan proyek ini dapat berjalan sesuai rencana dan tidak mengalami penundaan.
Jika pembangunan flyover ini berhasil direalisasikan, dampak positif yang dihasilkan diyakini akan sangat signifikan. Tidak hanya dalam mengurai kemacetan dan meningkatkan kelancaran lalu lintas, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Pekanbaru secara menyeluruh, terutama di kawasan yang selama ini terdampak kepadatan.
“Kami yakin, di bawah kepemimpinan S.F. Haryanto selaku Plt Gubri, yang memiliki pengalaman di tingkat kementerian, masyarakat optimistis pembangunan flyover Panam, dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan manfaat nyata bagi daerah,” sebutnya yakin.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat, serta dukungan masyarakat, pembangunan Flyover Simpang Panam diharapkan dapat segera terealisasi sesuai target yang telah direncanakan.
Proyek ini menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan dan menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien di Kota Pekanbaru.
Sumber: TribunPekanbaru.com
