SMARTPEKANBARU.COM – Kesadaran masyarakat Riau dalam membayar pajak mulai tumbuh melalui pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, edukasi pajak dilakukan lewat kegiatan masyarakat seperti wirid, sehingga pesan lebih mudah diterima.
Ketua RT setempat, Marlik, aktif mengajak warga untuk taat pajak sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
“Kita sebagai warga yang taat peraturan namanya pajak, wajib kita bayar. Kalau sudah membayar pajak tentu kita tidak khawatir, kita berkendara ke mana saja jadinya tenang,” tuturnya.
Ia mengaku selalu membayar pajak tepat waktu dan terus mengingatkan warga agar melakukan hal yang sama.
“Setiap wirid malam jumat selalu saya sampaikan kepada warga untuk taat membayar pajak. Saya selalu umumkan bahwa taat pajak itu sangat berguna untuk kemajuan daerah kita juga,” ungkapnya.
Upaya dari masyarakat ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Riau yang memberikan apresiasi berupa undian hadiah emas bagi wajib pajak yang patuh.
Kepala Bapenda Riau, Ninno Wastikasari, menyebut program ini sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat.
“Kami ingin memberikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah patuh membayar pajak. Ini bukan hanya soal hadiah, tetapi bentuk terima kasih pemerintah atas kontribusi mereka dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Pengundian dilakukan secara terbuka dan diawasi berbagai pihak untuk menjamin transparansi.
Dalam pengundian tersebut, Marlik dan Eva Endra menjadi pemenang hadiah emas 1 gram.
Kepala PT Jasa Raharja Riau, Muhammad Hidayat, mengatakan ribuan wajib pajak ikut serta dalam program ini.
“Program ini merupakan bentuk apresiasi kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang telah melakukan pembayaran pajak ranmor (PKB dan SWDKLLJ) di awal waktu,” katanya.
Program ini akan berlanjut dengan hadiah yang lebih besar hingga Agustus 2026.
Diharapkan, upaya ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui pajak.
Sumber: Media Center Riau
