Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Piala Gubernur Riau U18 Masuk Babak Semifinal, Ini 4 Tim yang Lolos EVENT
  • DPR Usulkan BP Haji Miliki Kantor Wilayah hingga Kabupaten Setelah Jadi Kementerian Government
  • Warga Pekanbaru Keluhkan Maraknya Pak Ogah dan Gepeng di Jalanan: Kalau Dibiarkan Makin Banyak Ordinary News
  • Harga Sawit Riau Tembus Rp3.967/Kg, Hampir Sentuh Rp4.000 Economy
  • Tarawih Perdana Riau, Sekda Hadir di Masjid An-Nur Pekanbaru
    Tarawih Perdana Riau, Sekda Hadir di Masjid An-Nur Pekanbaru Ordinary News

Waspadai Jangka Panjang Keracunan Makanan

Posted on 30 September 202530 September 2025 By Anjelina Laia

SMARTPEKANBARU.COM – Meskipun sebagian besar kasus keracunan makan “hanya” menyebabkan muntah-muntah dan bisa sembuh tanpa bekas, infeksi tertentu dapat meninggalkan efek jangka panjang yang serius pada kesehatan.

Keracunan makanan dapat terjadi akibat mengonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi, baik yang berasal dari bakteri, racun, parasit, virus, maupun bahan kimia.

Efek akut (segera) dari keracunan makanan antara lain adalah mual, muntah, pusing, dan diare. Namun, waspadai pula efek jangka panjangnya.

“Kalau bisa memang jangan sampai terjadi infeksi keracunan makanan, apalagi berulang, karena ada dampak jangka panjangnya,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof.Ari Fahrial Syam Sp.PD-KGEH di Jakarta (29/9/2025).

Ia menjelaskan, infeksi kronis bisa menyebabkan sindrom iritasi usus besar (Irritable Bowel Syndrome/IBS). Infeksi bakteri usus yang parah dapat menyebabkan perubahan permanen pada saraf dan lapisan usus, menyebabkan sensitivitas yang berlebihan.

Ini mengakibatkan gejala kronis seperti sakit perut berulang, kembung, dan perubahan kebiasaan buang air besar (diare atau sembelit). Bakteri pemicu utama IBS antara lain Campylobacter jejuni, Salmonella, Shigella, dan E. coli.

“Peradangan kronis juga berkaitan dengan meningkatnya risiko kanker kolorektal. Jadi prinsipnya, ketika seseorang mengalami peradangan berulang-ulang akan mengubah struktur dari dinding usus dan bisa menyebabkan timbul keganasan di masa depan,” kata dokter ahli kesehatan saluran cerna ini.

Selain itu, infeksi bakteri E.coli diketahui dapat menyebabkan komplikasi berbahaya berupa gagal ginjal. Menurut penelitian, racun dari bakteri akan merusak dinding pembuluh darah kecil di ginjal, menyebabkan kerusakan sel darah merah (hemolisis) dan gagal ginjal akut.

Meski demikian, Prof.Ari mengatakan bahwa efek jangka panjang ini bisa terjadi jika infeksinya terjadi berulang.

“Harus kita perhatikan ketika seseorang sering bolak-balik infeksi, karena suatu waktu bisa terjadi perubahan struktur dinding ususnya,” katanya.

Efek jangka panjang dari keracunan makanan tidak terjadi pada semua orang, tetapi risikonya nyata. Mereka yang paling rentan adalah anak-anak, lansia, wanita hamil, dan individu dengan sistem kekebalan yang lemah.

Oleh karena itu, pencegahan melalui penanganan dan pengolahan makanan yang higienis adalah hal yang sangat krusial.

Sumber : Kompas.com

Health, Ordinary News

Navigasi pos

Previous Post: Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Pelatihan Membatik dan Memijat Bagi Para Difabel
Next Post: Dorong Ketahanan Energi Nasional, Gubri Bentuk Satgas Percepat Perizinan Migas

Related Posts

  • Ekonomi Global Goyang, OJK Pastikan Risiko Sektor Keuangan Terkendali Business Today
  • Mengamati Inflasi Kesehatan, Berikut Penjelesannya… Health
  • Nelayan Sungai Apit, Siak, Belajar Baca Cuaca dari BMKG Ordinary News
  • Pentingnya Menjaga Kesehatan Otak dengan Bahan Alami Health
  • DPRD Pekanbaru Akui Anggaran Perbaikan Jalan Overlay Tahun Ini Hanya 15 Titik Lagi, Rp 30 Miliar Ordinary News
  • DPRD Pekanbaru Ingatkan Pemudik Waspadai Travel Ilegal Saat Mudik News Update

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Waspada Komplikasi Campak, IDAI Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Vaksin MR untuk Lindungi Anak
  • Apresiasi Sinergi Imunisasi, Dinkes Riau Targetkan Penurunan Angka ‘Zero Dose’ 25 Persen di Tahun 2026
  • Harga Emas Pegadaian Naik pada 16 April 2026, Antam Tembus Rp3.009.000 per Gram

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Razia di Jalur Pekanbaru-Bangkinang, Puluhan Pengendara Kena Tilang News Update
  • KONI Riau: Kami, Atlet dan Pelatih Minta Bonus PON 2024 Bisa Dibayar Bertahap Olahraga
  • Cyclists Mark McKinnon win 2022 tournament Olahraga
  • Remaja Korban Laka di Pekanbaru Dikunjungi Polisi Lalu Lintas Pekanbaru
  • Manfaat Gotong Royong JKN: Sarwako Pulih dari Infeksi Paru tanpa Beban Biaya Pekanbaru
  • Ditanggung Sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan, Pasien Aritmia Pulih Lewat Ablasi Jantung Health
  • Pemprov Riau Resmi Bentuk Satgas PHK untuk Urai Persolaan Tenaga Kerja Riau
  • Dinas Pendidikan Mediasi Perselisihan Siswa dan Sekuriti SMKN 7 Pekanbaru, Berakhir Damai News Update

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme