Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • NASIHAT PHR Kultur Baru Operasi Andal Blok Rokan: Bahagia Bekerja, Pulang Selamat Riau
  • PKS: Permintaan Maaf Kapolri Belum Cukup, Kasus Brimob Lindas Ojol Harus Diusut Tuntas Government
  • PT. Dian Kosmopolitan Menerima Kunjungan Telkom Wilayah Telkom Riau Galeri
  • Gepeng dan Pak Ogah Terjaring Razia di Pekanbaru Diberi Peringatan Keras Ordinary News
  • Hati-Hati, Ini Bahaya Minum Vitamin dan Suplemen Berlebihan Menurut Ahli Health

Korporasi Beralih ke Surat Utang Imbas Bunga Kredit yang Tinggi

Posted on 22 Juli 202522 Juli 2025 By Gloria Tak ada komentar pada Korporasi Beralih ke Surat Utang Imbas Bunga Kredit yang Tinggi

SMARTPEKANBARU.COM-Tingginya suku bunga perbankan mendorong korporasi lebih memilih menerbitkan surat utang dibanding mengambil kredit.

Tren ini tercermin dalam data Pefindo, yang mencatat 56,26 persen penerbitan surat utang korporasi pada semester I/2025 digunakan untuk kebutuhan modal kerja, meningkat dari 38,61 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, penyaluran kredit modal kerja perbankan terus melambat, dengan pertumbuhan hanya 4,45 persen secara tahunan (year on year/YoY) per Juni 2025, turun dibanding Desember 2024 yang masih mencatatkan pertumbuhan 8,35 persen YoY.

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, mengakui tren ini menandai pergeseran preferensi korporasi dari kredit bank ke pasar modal. “Penerbitan obligasi jadi opsi yang lebih menarik. Tingkat bunga obligasi cenderung lebih kompetitif dibanding bunga kredit perbankan yang masih tinggi,” ujarnya.

Data Bank Indonesia (BI) mencatat suku bunga kredit perbankan masih di level 9,16 persen per Juni 2025. Angka ini hampir sama dengan bulan sebelumnya di 9,18 persen.

Sedangkan untuk perusahaan dengan rating AAA dan AA, imbal hasil surat utang sekitar 7 hingga 8 persen untuk tenor lima tahun.

“Situasi ini membuat biaya dana melalui penerbitan obligasi jadi lebih efisien dibanding pinjaman bank,” tambah Josua.

Analis Pefindo, Danan Dito, menilai korporasi kini memanfaatkan tren penurunan suku bunga dengan masuk ke pasar obligasi. Menurut dia, pinjaman bank memang prosesnya cepat, tapi biasanya bersifat jangka pendek dengan bunga yang fluktuatif.

Di sisi lain, perbankan kini lebih konservatif dalam menyalurkan kredit. Hal ini terkait dengan tantangan di kondisi makro ekonomi.

“Perbankan juga jadi lebih selektif,” kata Danan.

Meski begitu, Danan menegaskan korporasi tidak akan meninggalkan pinjaman bank sepenuhnya. Pertumbuhan kredit diperkirakan tetap di kisaran single digit, antara 5 hingga 7 persen.

Executive Vice President Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menambahkan korporasi biasanya aktif menggalang dana lewat pasar obligasi saat suku bunga relatif rendah.

“Korporasi tetap memerlukan pembiayaan melalui perbankan dari waktu ke waktu,” katanya.

Per Maret 2025, kredit modal kerja BCA tercatat Rp 421,5 triliun dengan pertumbuhan 9,4 persen YoY. Hera memprediksi penyaluran kredit akan menyesuaikan kondisi ekonomi.

Dengan likuiditas yang cukup, BCA optimistis terus mendukung pertumbuhan ekonomi lewat penyaluran kredit ke berbagai segmen. Semua dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang disiplin.

“Kami berharap pertumbuhan kredit di 2025, termasuk kredit modal kerja, tetap positif,” tandasnya.  

Sumber : Kompas.com

Business Today, Economy, News Update

Navigasi pos

Previous Post: Pemprov Riau Tanggapi Langsung Aspirasi Masyarakat Terkait TNTN
Next Post: Usulan KSPN untuk 13 Desa di Rupat Utara, DPRD Riau Minta Proyek Roro Tetap Berjalan

Related Posts

  • DPRD Riau Terima Aduan Pengusaha Hotel, Desak Standar Operasional Penggeledahan Harus Jelas! Business Today
  • Edukasi dr. Tita Natalia, Cara Mengenali Gejala Dehidrasi dan Penanganan Pertama Infeksi Cacing Gelang Health
  • Pelantikan Pejabar Eselon II Batal, Ketua DPRD Pekanbaru Beri Tanggapan News Update
  • Evaluasi Lini Pertahanan, PSPS Pekanbaru Siap Redam Agresivitas Tuan Rumah di Laga Besok Malam Football
  • Legalitas Usaha Mikro Dan Kecil Dalam Bentuk Perseroan, Perorangan Dan Tanggung Jawabnya Business Today
  • DJP Minta Maaf ke Publik atas OTT Pegawai Pajak, Tegaskan Zero Tolerance Korupsi Business Today

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Mona Plaza Hotel Hadirkan Paket Event All in One, dari Meeting hingga Mini Soccer
  • Bapenda Riau Sediakan Cek Kesehatan Gratis untuk Wajib Pajak di Kampar
  • Google Perluas Fitur Personal Intelligence, Gemini Kini Lebih Memahami Pengguna

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Resep Pemerintah Belum Manjur, Harga Beras Tetap “Panas” di Pasar Economy
  • Vonis Eks Direktur RSD Madani Pekanbaru Dinilai Ringan, Jaksa Banding agar Hukuman 2,5 Tahun Penjara Ordinary News
  • Apple Disebut Akan Perbarui Hampir Semua iPad Sepanjang 2026 Techno
  • 6 Tipe Kepribadian Kerja dan Karier yang Paling Cocok: Pekerja Cepat hingga Berorientasi pada Tujuan Lifestyle
  • DPRD Pekanbaru Minta Evaluasi Sekda, Singgung Pokir, Sebut APBD-P yang Realistis Hanya Rp2,9 Triliun Ordinary News
  • Indonesia Tanpa Wakil di Putaran Final Kejuaraan Dunia Gimnastik 2025 Nasional
  • Obama teams up to take aim at Trump EVENT
  • Percayakan Konektivitas kepada Telkom Indonesia, PT Kinema Systrans Multimedia Perpanjang Kontrak Astinet hingga 2026” Ordinary News

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme