Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Pekanbaru Awali Makan Bergizi Gratis Hanya di 11 Sekolah Pekanbaru
  • Menpora: Anggaran SEA Games jadi Rp 60 M, Target Tiga Besar Nasional
  • DPRD Pekanbaru Sebut Pemko Belum Hingga Saat Ini Belum Kirim KUA PPAS R-APBD Murni 2026 Ordinary News
  • LPAI Riau Audiensi dengan Kodim Pekanbaru, Bahas Persiapan Kongres Anak ke-XVI KidVibes
  • Kualitas Jalan Jadi Sorotan, DPRD Pekanbaru Desak Pemko untuk Lebih Serius News Update

5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Merusak Kesehatan Usus Tanpa Disadari

Posted on 5 September 20255 September 2025 By Anisa

SMARTPEKANBARU.COM- Usus punya peran penting untuk tubuh, mulai dari mencerna makanan, menjaga imunitas, sampai membantu mengatur energi harian. Sayangnya, ada sejumlah kebiasaan kecil sehari-hari yang tanpa sadar bisa mengganggu kesehatan usus. “Kesehatan usus yang optimal mencakup mikrobioma yang beragam dan stabil, gejala pencernaan yang minimal, dan ketahanan terhadap peradangan,” kata Janelle Connell, RDN, ahli gizi terdaftar.

Berikut lima kebiasaan sehari-hari yang ternyata diam-diam merusak kesehatan usus. 

5 kebiasaan sehari-hari yang bisa merusak usus

1. Stres kronis Sres

bukan hanya membuat pikiran kacau, tapi juga berdampak pada usus. Connell mengatakan, usus dan otak terhubung erat. 

Saat hormon stres seperti kortisol meningkat, proses pencernaan jadi terganggu. Akibatnya, motilitas usus melambat dan komposisi bakteri di dalam usus ikut berubah. Jika dibiarkan, stres kronis bisa memicu kondisi yang dikenal dengan istilah leaky gut atau usus bocor. 

Masalah ini tidak hanya menimbulkan peradanga di usus, tapi juga bisa menyebar ke seluruh tubuh. Itu sebabnya, menjaga kesehatan mental dengan mengelola stres sangat penting, bukan hanya untuk pikiran tapi juga kesehatan pencernaan.

2. Kurang tidur

Tidur yang cukup dan berkualitas ternyata juga memengaruhi kesehatan usus.  “Mikroba usus Anda mengikuti ritme sirkadian sama seperti Anda,” ujar Connell. Connell menjelaskan, jika tidur sering kurang atau tidak teratur, siklus alami itu bisa terganggu. Dampaknya, keragaman bakteri baik menurun sementara bakteri berbahaya bisa bertambah.

Kondisi ini membuat usus lebih rentang mengalami kerusakan lapisan pelindung. Akhirnya, tubuh jadi lebih mudah mengalami peradangan dan masalah pencernaan. Untuk itu, biasakan tidur di jam yang sama setiap hari dan batasi paparan cahaya biru dari gadget sebelum tidur.

3. Makan makanan yang sama setiap hari 

Praktis memang kalau setiap hari makan menu yang sama. Tapi, pola makan monoton bisa merugikan kesehatan usus.

“Mengonsumsi makanan yang sama berulang kali, meskipun sehat, berarti kita membatasi keragaman nutrisi kita,” ungkap Maggie Moon, MS, RD, ahli diet terdaftar. Ia juga menekankan, mikrobioma usus butuh variasi makanan nabati untuk berkembang dengan baik.  Menurutnya, meski makanan yang dipilih sehat, jika tidak bervariasi, maka asupan nutrisi pun terbatas.  Akibatnya, keragaman mikrobioma usus berkurang. Mulailah dengan menambahkan jenis buah atau sayuran baru setidaknya seminggu sekali untuk memberi variasi nutrisi bagi tubuh.

4. Menghindari karbohidrat

Karbohidrat sering dipandang buruk, padahal tidak semua jenis karbohidrat berbahaya.  “Menghindari karbohidrat berarti Anda tidak mendapatkan karbohidrat kompleks yang mendorong pertumbuhan bakteri usus yang bermanfaat,” jelas Moon. Oleh karena itu, tanpa asupan karbohidrat, pertumbuhan bakteri sehat bisa terhambat.

Jadi, tidak perlu takut memasukkan karbohidrat kompleks ke dalam menu, misalnya dari roti.

  5. Penggunaan obat secara berlebihan

Kebiasaan lain yang bisa mengganggu usus adalah konsumsi obat berlebihan, terutama antibiotik dan obat pereda nyeri. “Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen (Advil, Motrin), naproxen (Aleve), dan aspirin sering digunakan untuk mengatasi nyeri, sakit kepala, atau peradangan,” ucap Connell.

OAINS bekerja dengan menekan produksi prostaglandin, zat yang melindungi lapisan usus. Jika lapisan ini melemah, asam lambung dan enzim pencernaan lebih mudah menyebabkan iritasi, bahkan bisa meningkatkan risiko perdarahan atau peradangan.

Selain itu, penggunaan antibiotik berlebihan juga bisa mengganggu keseimbangan mikrobioma, karena tidak hanya membunuh bakteri jahat tetapi juga bakteri baik. “Seiring waktu penggunaan obat yang sering dapat meningkatkan risiko usus bocor, pendarahan, atau peradangan di saluran pencernaan dan menggeser komposisi mikrobioma usus ke arah mikroba yang lebih berbahaya,” pungkas Connell.

Sumber : Kompas.com

Health

Navigasi pos

Previous Post: Bahaya Duduk Lama di Toilet Sambil Main HP, Bisa Tingkatkan Risiko Wasir
Next Post: Tanpa Produk Khusus, Ini 10 Cara Alami Detoks Tubuh Menurut Ahli Gizi

Related Posts

  • Cara Melakukan Japanese Walking, Jalan Kaki Ala Jepang yang Viral di TikTok Health
  • Tak Hanya karena Kekurangan Kalsium, Ini Faktor yang Memengaruhi Kesehatan Tulang Health
  • Menyambut 2026, RS Awal Bros Sudirman Pekanbaru Siap dengan Layanan Kesehatan Terbaru Haloawalbros
  • Lonjakan Covid-19 di Singapura dan Hongkong, Kemenkes Imbau Warga Indonesia Waspada Health
  • Liburan Usai, Perasaan Mendadak Kosong? Kenali Post-Holiday Blues dan Cara Mengatasinya Health
  • Dokter: Kanker Payudara Sering Tak Bergejala, Deteksi Dini Bisa Selamatkan Nyawa Health

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Respons Cepat Aspirasi Warga, Pemprov Riau Targetkan Perbaikan Jalan Minas–Tualang Dimulai Mei 2026
  • Mona Plaza Hotel Hadirkan Paket Event All in One, dari Meeting hingga Mini Soccer
  • Bapenda Riau Sediakan Cek Kesehatan Gratis untuk Wajib Pajak di Kampar

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • KPK Telusuri Jejak Politik Sudewo dan DPRD Pati dalam Sidang Pemakzulan News Update
  • Ketua DPRD Riau Yakin SF Hariyanto Bisa Optimalkan Pendapatan Dengan Pengalaman di Birokrat Government
  • UHC Riau Capai 99,02 Persen, Bukti Nyata Komitmen Gubernur Tingkatkan Layanan Kesehatan Riau
  • HoTDa Dumai dan AM Government Kunjungan ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai: Sepakati Migrasi 2 Line IndiHome ke IndiBiz 300 Mbps Ordinary News
  • DPRD Pekanbaru Desak Penertiban Parkir Liar dan Parkir Gratis di Ritel News Update
  • Manager Business Service Witel Riau Lakukan Kunjungan ke Sabrina Hotel Group untuk Bedah Proposal Layanan Managed Service dan Connectivity Ordinary News
  • Pemko Dumai Beri Diskon Pajak PBB-P2 Individu Sampai 50 Persen Business Today
  • PHR Perluas Jangkauan Edukasi Lingkungan Melalui Rumah Edukasi Bank Sampah Pematang Pudu Riau

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme