SMARTPEKANBARU.COM – Batam semakin menegaskan posisinya sebagai kawasan dengan potensi strategis dalam pengembangan infrastruktur digital nasional. Dalam rangka memperkuat kolaborasi tersebut, General Manager Witel Riau, Susila Shane Sihombing, bersama Head of Telkom Daerah Batam, Fransisca Maria Elda, melakukan kunjungan resmi ke Badan Pengusahaan Batam dan bertemu langsung dengan Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan Batam, Amsakar Ahmad, Senin, (9/2).
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memastikan respons cepat dan terkoordinasi atas kejadian longsor di area Telkom Bukit Dangas yang terjadi pada awal tahun 2025. Penanganan infrastruktur vital seperti ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada keberlanjutan layanan telekomunikasi yang menopang aktivitas masyarakat dan dunia usaha.
Dalam diskusi yang berlangsung konstruktif, Badan Pengusahaan Batam melalui Direktorat Pembangunan Infrastruktur menunjukkan dukungan aktif dan pendampingan menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan. Kolaborasi ini memperlihatkan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas infrastruktur strategis dan meminimalkan potensi gangguan layanan.
Tidak berhenti pada isu operasional, pertemuan tersebut juga mengangkat agenda yang lebih visioner, yaitu pengembangan pusat data berskala besar di kawasan Kabil. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Telkom dalam memperkuat kapasitas pengelolaan data nasional serta menjawab kebutuhan industri yang semakin berbasis teknologi.
Pengembangan pusat data tersebut diproyeksikan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun ekosistem digital yang kompetitif dan berkelanjutan. Dengan dukungan regulasi serta sinergi lintas instansi, Batam memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital yang mampu menarik investasi dan mendorong inovasi teknologi.
Pemerintah Kota Batam dan BP Batam menyambut positif langkah strategis ini. Keselarasan visi antara pemerintah daerah dan Telkom menjadi kunci dalam menciptakan percepatan pembangunan infrastruktur digital yang terintegrasi.
Melalui pendekatan kolaboratif dan perencanaan yang matang, Telkom tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan, tetapi sebagai mitra pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan. Sinergi ini diharapkan menjadi katalisator bagi kemajuan Batam sebagai kawasan unggulan dalam peta transformasi digital Indonesia. (Maruf/Red03)
