SMARTPEKANBARU.COM- Sebagai wujud nyata komitmen terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah operasionalnya, PTPN IV Regional III (entitas PTPN IV PalmCo) menginisiasi program strategis pengentasan stunting dan gizi buruk di Desa Pagaran Tapah, Kabupaten Rokan Hulu. Skema bantuan yang dirancang secara komprehensif ini dijadwalkan mulai diimplementasikan secara efektif pada awal Maret 2026.
Guna memastikan efektivitas program, tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN IV Regional III melakukan koordinasi intensif dengan Puskesmas dan Pemerintah Desa setempat. Pendekatan ini bertujuan agar intervensi gizi yang diberikan tepat sasaran dan didasarkan pada data faktual di lapangan. Langkah proaktif perusahaan ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Pagaran Tapah, Asmisar, yang menekankan pentingnya sinergi sektor swasta dalam menopang tumbuh kembang generasi muda di tengah dinamika pertumbuhan penduduk desa.
Dalam rincian programnya, PTPN IV Regional III akan melakukan pendampingan gizi terhadap 29 anak yang teridentifikasi membutuhkan bantuan khusus. Paket intervensi yang disalurkan meliputi bahan pangan esensial seperti susu formula, sumber protein hewani (telur), biskuit organik, kacang hijau, hingga beras kemasan. Penyaluran bantuan ini akan dilakukan secara konsisten selama tiga bulan dengan pemantauan berkala dari tenaga medis profesional.
Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional III, Andiansyah Hamdani, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral BUMN dalam membangun ketahanan sosial. Menurutnya, isu stunting bukan sekadar masalah kesehatan, melainkan tantangan pembangunan nasional yang memerlukan kolaborasi sistemik. Perusahaan meyakini bahwa penguatan gizi sejak dini adalah investasi jangka panjang bagi terciptanya generasi masa depan yang kompetitif.
Gerakan ini merupakan bagian dari aksi serentak PTPN IV PalmCo di seluruh wilayah operasionalnya dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional 2026. Dengan melibatkan kader posyandu dan fasilitas kesehatan lokal, PTPN IV Regional III berupaya menciptakan model intervensi gizi berbasis komunitas yang berkelanjutan. Komitmen ini sekaligus mempertegas posisi perusahaan sebagai mitra strategis pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada aspek bisnis, tetapi juga kesejahteraan masyarakat luas.
Sumber : Tribun Pekanbaru
