SMARTPEKANBARU.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah mitra strategis yang dinilai berperan aktif dalam menyukseskan program imunisasi di Bumi Lancang Kuning. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang konsisten dalam menyebarluaskan informasi kesehatan serta mendukung teknis pelaksanaan imunisasi guna menciptakan perlindungan kesehatan yang merata bagi generasi muda Riau.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, menyampaikan rasa terima kasihnya secara khusus kepada mitra media, termasuk RRI Pekanbaru, yang secara konsisten mengudarakan pesan-pesan kesehatan hingga ke pelosok desa. Dukungan media dinilai sangat krusial dalam mematahkan keraguan masyarakat dan memastikan informasi mengenai manfaat imunisasi dasar lengkap tersampaikan dengan baik kepada para orang tua di wilayah terpencil sekalipun.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Riau, Dahlia Eka Okta, menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini bukan sekadar seremonial rutin. Momentum ini digunakan untuk memperkuat komitmen bersama dalam merumuskan langkah konkret guna menjawab tantangan imunisasi di lapangan. Melalui sinergi ini, diharapkan seluruh pihak dapat mengidentifikasi permasalahan spesifik di wilayah masing-masing untuk segera dicarikan solusinya.
Fokus utama pemerintah pada tahun 2026 ini adalah meningkatkan cakupan imunisasi dasar secara signifikan. Dahlia menyebutkan bahwa target besar yang dipatok adalah menurunkan jumlah anak yang belum menerima imunisasi sama sekali (zero dose) minimal sebesar 25 persen. Angka ini menjadi indikator keberhasilan kolaborasi antara petugas kesehatan di puskesmas dengan peran aktif mitra lintas sektor dalam melakukan jemput bola ke masyarakat.
Dinkes Riau berharap para penerima penghargaan dapat menjadi mentor atau penggerak bagi organisasi lainnya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan kesehatan. Keberhasilan program imunisasi diakui tidak hanya bergantung pada ketersediaan vaksin dan tenaga medis, tetapi juga pada ekosistem pendukung yang kuat, mulai dari tokoh masyarakat, media massa, hingga kader-kader kesehatan di tingkat desa.
Dengan diperkuatnya sinergi ini, target imunisasi di Provinsi Riau pada tahun 2026 diharapkan dapat tercapai secara optimal sesuai dengan roadmap kesehatan nasional. Pemerintah optimis, melalui kerja sama yang solid dan rencana tindak lanjut yang terukur, angka kesakitan pada anak akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) akan terus menurun, sekaligus mewujudkan Riau yang lebih sehat dan tangguh.
Sumber : Media Center Riau
