SMARTPEKANBARU.COM – Kasus HIV/AIDS saat ini perlu mendapatkan perhatian serius di Kota Pekanbaru. Hal ini dikarenakan dalam beberapa tahun terakhir, angka kasus di kota tersebut tercatat sebagai salah satu yang tertinggi.
Berdasarkan data terbaru, jumlah kasus HIV/AIDS di Pekanbaru hingga tahun 2025 mencapai sekitar 6.500 kasus, dari total keseluruhan sebanyak 11.600 kasus yang terdata. Angka ini tentu menjadi peringatan penting bagi semua pihak.
Tingginya jumlah kasus tersebut mendapat sorotan dari Sekretaris Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidil Amri S Sos. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus segera mengambil langkah konkret dalam upaya penanganan sekaligus pencegahan penyebaran HIV/AIDS.
Menurutnya, penanggulangan HIV/AIDS bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan juga memerlukan keterlibatan aktif dari masyarakat, tenaga kesehatan, serta lembaga pendidikan.
Kolaborasi dari berbagai pihak sangat diperlukan agar upaya penanganan dapat berjalan lebih efektif. Edukasi yang menyeluruh dinilai sebagai salah satu kunci utama dalam menekan angka penularan, terutama di kalangan generasi muda.
“Kita perlu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya HIV/AIDS, serta cara pencegahannya. Ini tanggung jawab bersama, jangan anggap sepele,” kata Aidil Amri kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (5/4/2026).
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan HIV secara rutin, khususnya bagi kelompok yang memiliki risiko tinggi. Dengan deteksi yang lebih cepat, penanganan dapat dilakukan secara lebih optimal sehingga potensi penyebaran dapat diminimalisir.
Tak kalah penting, Aidil Amri juga menekankan perlunya menghilangkan stigma terhadap penderita HIV/AIDS. Dukungan sosial dari lingkungan sekitar sangat berperan dalam membantu penderita menjalani pengobatan serta menjalani kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.
“Di sini peran pemerintah diharapkan terus berjalan. Terutama memperkuat program sosialisasi, memperluas akses layanan kesehatan, serta memastikan ketersediaan obat bagi penderita,” sebutnya.
Ia juga berharap jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Pekanbaru dapat terus menurun setiap tahunnya, dengan catatan seluruh pihak mampu berperan aktif dalam mengantisipasi dan mencegah penyebaran penyakit tersebut.
Sumber: TribunPekanbaru.com
