SMARTPEKANBARU.COM – Sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) di berbagai ruas jalan di Kota Pekanbaru dilaporkan dalam kondisi tidak menyala atau padam.
Situasi ini terjadi di sejumlah titik strategis yang biasanya memiliki aktivitas lalu lintas cukup tinggi, sehingga menjadi perhatian masyarakat.
Berdasarkan pantauan Tribunpekanbaru.com pada Sabtu malam (4/4/2026), beberapa lokasi yang mengalami pemadaman lampu jalan antara lain di Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Arifin Ahmad, Jalan Subrantas, hingga kawasan permukiman warga serta beberapa ruas jalan lainnya.
Kondisi gelap di sejumlah titik tersebut menimbulkan kekhawatiran, khususnya bagi pengguna jalan yang melintas pada malam hari. Minimnya penerangan dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas (lakalantas) serta mengganggu kenyamanan berkendara.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Zulfahmi SE MH mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru untuk segera melakukan perbaikan terhadap lampu jalan yang tidak berfungsi.
Ia menegaskan bahwa PJU merupakan fasilitas publik yang sangat vital dan harus selalu berada dalam kondisi optimal demi menjamin keselamatan masyarakat.
“Kami sudah menerima banyak laporan dari warga soal lampu jalan. Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, karena sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan,” tegas Zulfahmi kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (5/4/2026).
Ia mengakui bahwa dalam beberapa waktu terakhir, jumlah lampu jalan yang mengalami kerusakan di Kota Pekanbaru cukup banyak.
Apabila kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan yang cepat, maka selain berisiko menyebabkan kecelakaan, suasana jalan yang gelap juga berpotensi meningkatkan tindak kriminalitas.
Oleh karena itu, DPRD meminta Dishub untuk segera melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap titik-titik lampu yang rusak serta mempercepat proses perbaikannya.
Perbaikan tersebut diharapkan dapat dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan serta ketersediaan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah.
Namun demikian, ia menekankan agar wilayah-wilayah prioritas yang memiliki tingkat risiko tinggi dapat segera ditangani tanpa penundaan.
“Itu tadi, kami minta di wilayah yang prioritas bisa diperbaiki segera. Jangan tunggu makan korban,” sebutnya.
Selain itu, Zulfahmi juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam membantu pemerintah, salah satunya dengan melaporkan jika menemukan lampu jalan yang tidak berfungsi kepada pihak terkait, khususnya Pemerintah Kota Pekanbaru.
Peran serta masyarakat dinilai penting untuk mempercepat penanganan di lapangan. “Kita minta dalam dua tiga bulan ke depan, lampu-lampu yang rusak bisa kembali normal. Sehingga keamanan dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin,” pintanya.
Permasalahan padamnya lampu jalan ini perlu menjadi perhatian serius semua pihak, mengingat dampaknya yang langsung berkaitan dengan keselamatan dan keamanan publik.
Diharapkan langkah cepat dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dapat segera mengatasi persoalan ini secara menyeluruh.
Sumber: TribunPekanbaru.com
