SMARTPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) mempertegas komitmennya dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat. Langkah strategis ini difokuskan pada penguatan tata kelola pemerintahan yang efisien, percepatan program kerja, serta peningkatan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN), Jumat (10/4/2026).
Kepala DPKH Riau, Mimi Yuliani Nazir, menekankan pentingnya implementasi budaya hemat energi di lingkungan kerja sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan efisiensi nasional. Seluruh pegawai diinstruksikan untuk lebih bijak dalam penggunaan sumber daya listrik dan peralatan elektronik di kantor guna mendukung keberlanjutan sumber daya.
“Kesadaran bersama dalam menggunakan energi secara efisien, seperti memastikan peralatan elektronik dimatikan saat tidak digunakan, adalah langkah sederhana namun krusial dalam mendukung kebijakan efisiensi yang dicanangkan pemerintah pusat,” ujar Mimi Yuliani Nazir, Kamis (9/4/2026).
Selain efisiensi energi, DPKH Riau juga memprioritaskan percepatan realisasi program tahun anggaran 2026. Mimi menegaskan bahwa meski akselerasi dilakukan, setiap tahapan kegiatan wajib mengedepankan prinsip kehati-hatian, tertib administrasi, serta transparansi sesuai mekanisme dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Terkait kedisiplinan, DPKH Riau kini mewajibkan seluruh ASN menggunakan aplikasi absensi digital “Sigma”. Sistem ini terintegrasi langsung dengan penilaian kinerja dan pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), sehingga budaya kerja profesional dapat terukur secara akurat dan akuntabel.
“Disiplin kehadiran adalah indikator kinerja utama yang berdampak langsung pada kesejahteraan pegawai. Penggunaan aplikasi absensi digital ini harus dijalankan secara konsisten sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesionalisme ASN dalam memberikan pelayanan publik yang optimal,” tegas Mimi.
Melalui sinergi antara efisiensi sumber daya dan digitalisasi sistem kerja, DPKH Riau optimis dapat meningkatkan performa organisasi sekaligus mendukung agenda reformasi birokrasi yang lebih modern di Bumi Lancang Kuning.
Sumber: Media Center Riau
