SMARTPEKANBARU.COM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Riau mengalami penurunan pada periode 22–28 April 2026.
Berdasarkan hasil rapat penetapan harga oleh Dinas Perkebunan bersama tim, harga TBS untuk umur 9 tahun turun menjadi Rp3.948,38 per kilogram.
Kepala Dinas Perkebunan Riau, Supriadi, menyebut penurunan tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp168,45 per kilogram atau sekitar 4,09 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan turun menjadi Rp3.948,38/Kg dan berlaku untuk periode satu minggu ke depan, dengan harga cangkang sebesar Rp17,90/Kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 92,08 persen, harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp693,74 dan kernel minggu ini turun sebesar Rp20,31 dari minggu lalu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penurunan harga TBS dipengaruhi oleh melemahnya harga crude palm oil (CPO) dan kernel di pasar.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO dan kernel,” katanya.
Dalam penetapan harga, tim mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 serta Keputusan Dirjen Perkebunan terkait tata kelola pembelian TBS petani.
Selain itu, untuk pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan, digunakan harga rata-rata tim atau harga KPBN sebagai acuan, dengan rata-rata harga CPO sebesar Rp15.437 per kilogram dan kernel Rp16.152 per kilogram pada periode ini.
Pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan terus melakukan perbaikan tata kelola penetapan harga agar lebih transparan dan berkeadilan.
“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” sebutnya.
Berikut rincian harga TBS berdasarkan umur tanaman:
Umur 3 tahun: Rp3.057,05/kg
Umur 4 tahun: Rp3.452,92/kg
Umur 5 tahun: Rp3.655,59/kg
Umur 6 tahun: Rp3.812,82/kg
Umur 7 tahun: Rp3.896,38/kg
Umur 8 tahun: Rp3.942,22/kg
Umur 9 tahun: Rp3.948,38/kg
Umur 10–20 tahun: Rp3.928,67/kg
Umur 21 tahun: Rp3.868,94/kg
Umur 22 tahun: Rp3.812,20/kg
Umur 23 tahun: Rp3.751,05/kg
Umur 24 tahun: Rp3.684,28/kg
Umur 25 tahun: Rp3.608,91/kg
Umur 26 tahun: Rp3.563,47/kg
Umur 27 tahun: Rp3.518,10/kg
Umur 28 tahun: Rp3.474,22/kg
Umur 29 tahun: Rp3.457,15/kg
Umur 30 tahun: Rp3.442,93/kg
Penurunan harga ini menjadi perhatian karena berpengaruh langsung terhadap pendapatan petani sawit di daerah.
Sumber: Media Center Riau
