Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Tingkatkan Layanan Digital Kejaksaan, Telkom Riau Perkuat Kolaborasi Bersama Kejari Natuna News Update
  • Pesona Batik Mandau, Kreasi Budaya yang Bersinar di Hari Batik Nasional 2024 Riau
  • MK Kabulkan Gugatan Koalisi Netralitas ASN, Lembaga Pengawas Independen Harus Dibentuk Nasional
  • Sidang Kasus ASDP: Eks Direktur Ungkap Pemberian Emas ke Kementerian BUMN Government
  • DJPb Riau Berkomitmen Optimalisasi DAK untuk Infrastruktur Wisata Pacu Jalur Ordinary News

Tips Membatasi Makanan Manis pada Anak agar Tetap Sehat

Posted on 25 September 202525 September 2025 By Anjelina Laia

SMARTPEKANBARU.COM – Orangtua sebaiknya membatasi konsumsi makanan manis untuk anak. Sebab, makanan manis bisa memicu berbagai masalah kesehatan pada buah hati. Guru besar bidang pangan dan gizi dari Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan MS, mengatakan, edukasi pentingnya membatasi makanan manis sebaiknya dimulai dari keluarga. Orangtua bisa memberi pemahaman pada anak tentang jenis makanan yang dibatasi.

“Membatasi makanan manis untuk anak-anak itu adalah merupakan tanggung jawab orangtua, oleh karena itu kita edukasi di level tingkat keluarga itu menjadi sangat penting sehingga anak bisa menentukan sendiri mana makanan yang harus dibeli pada saat jajan dan mana yang tidak,” kata Ali, dikutip dari Antara, Kamis (11/9/2025).

Cara orangtua membatasi makanan manis untuk anak

Membuat kesepakatan dengan anak

Orangtua bisa menerapkan cara sederhana agar anak tetap bisa menikmati makanan manis tanpa berlebihan. Misalnya, membuat kesepakatan bersama anak tentang waktu mengonsumsi makanan manis. Ali mencontohkan, orangtua bisa membatasi makanan manis hanya boleh dimakan saat akhir pekan atau tiga hari sekali. Aturan ini bisa menyesuaikan dengan kenyamanan anak dan orangtua. Dengan demikian, anak tetap merasa dihargai, sekaligus belajar tentang disiplin dalam mengonsumsi gula.

Tantangan dari lingkungan sekitar

Makanan dan minuman manis dalam kemasan sulit dihindari. Anak bisa dengan mudah membelinya di sekolah atau sekitar rumah dengan harga yang terjangkau. Oleh sebab itu, orangtua tidak bisa sepenuhnya melarang, tapi bisa mengurangi konsumsi dengan cara meningkatkan pemahaman anak tentang risiko kesehatan dari gula berlebih.

Dampak mengonsumsi gula berlebih pada anak.

Makanan dan minuman manis kemasan umumnya mengandung gula tambahan. Jika dikonsumsi terlalu banyak, anak berisiko mengalami: Kenaikan berat badan dan obesitas

Kerusakan gigi

Risiko diabetes tipe 2

Penyakit jantung pada masa depan

Kebiasaan mengonsumsi makanan manis sejak kecil juga bisa terbawa hingga dewasa. Oleh sebab itu, penting bagi orangtua untuk membatasi sejak dini agar anak tumbuh sehat.

Dukungan dari kebijakan pemerintah

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, pemerintah sedang menyiapkan aturan tentang pelabelan kadar gula, garam, dan lemak (nutri-grade) pada produk makanan dan minuman.

Ali menambahkan, butuh waktu bagi industri makanan untuk menyesuaikan aturan tersebut. Penundaan sekitar dua tahun dianggap sebagai waktu persiapan agar label gizi bisa dipasang dengan lebih baik di kemasan produk.

Sumber : Kompas.com

Lifestyle, Ordinary News

Navigasi pos

Previous Post: Langkah Gubernur Riau, Dorong Pabrik Sagu dan Kelapa Lewat Rakornas Hilirisasi
Next Post: Polisi Cari Pengemudi Brio Hitam Plat BH yang Kabur Usai Tabrak Pemotor dari Belakang di Pekanbaru

Related Posts

  • UPDATE Harga Emas di Pegadaian 15 Januari 2026, Galeri 24 dan UBS Menguat Business Today
  • Relawan Pertamina Peduli Bergerak Jemput Bola, Layani Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatra Ordinary News
  • Industri Kecantikan Tetap Tumbuh di Tengah Ekonomi Lesu Lifestyle
  • Cara Menjaga Kesehatan Tulang Anak sejak Dini Menurut Dokter Health
  • DJP Sudah Kantongi Rp 11,48 Triliun dari 200 Wajib Pajak Besar, Purbaya Pastikan Sisanya Terus Dikejar Economy
  • SPBU di Kampar Disita Kejati Riau, Jejak Korupsi Dana PI Blok Rokan 10 Persen Dibongkar Government

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Karmila Sari Ajak Masyarakat Manfaatkan Beasiswa KIP Kuliah di STIKes Tengku Maharatu
  • DPRD Riau Tindaklanjuti Keluhan Warga Terkait Dampak Lingkungan Galian C
  • Komisi I DPRD Riau Angkat Isu Tanah BMN ke Plt Gubernur, Warga Minta Haknya Dipastikan

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Kabar Gembira! Pemprov Riau Siapkan Rp62 Miliar Beasiswa untuk 3.644 Mahasiswa Tahun Ini News Update
  • OJK Riau Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Melalui GERAK Syariah 2025 Business Today
  • Tips for picking the Perfect Sunglasses for your hair and face shape Fashion
  • Dapat Dua Medali pada Kejurnas Biliar 2025, Begini Harapan POBSI Riau Olahraga
  • LAMR Siak Turun Tangan, Keluarkan Maklumat Keras untuk PT SSL Terkait Konflik Lahan Economy
  • Dokter Ungkap Bahaya Jangka Pendek dan Panjang Bagi Anak yang Kerap Makan Makanan Mengandung UPF Health
  • Dalam rangka merayakan Hari Jadi ke-512 Bengkalis, 500 guru di wilayah Bengkalis dan Bantan melakukan penanaman pohon api-api. In Picture
  • IPL Youth Series 3 Resmi Bergulir, Atlet Pelatnas SEA Games Turun Beri Motivasi Olahraga

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme