SMARTPEKANBARU.COM – Satlantas Polres Bengkalis hingga kini masih melakukan pemeriksaan secara intensif terkait kecelakaan yang terjadi di ruas jalan lintas Bukit Batu–Dumai, tepatnya di Desa Parit I Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana.
Peristiwa tersebut melibatkan kendaraan dinas milik Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Hendrik Firnanda, dengan sebuah mobil Toyota Kijang Innova. Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan pejabat daerah, sehingga proses penanganannya dilakukan secara cermat dan menyeluruh oleh pihak kepolisian.
Sejumlah pihak yang berkaitan dengan insiden tersebut telah dimintai keterangan oleh Unit Laka Satlantas Polres Bengkalis. Selain pemeriksaan saksi, petugas juga telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti dan memastikan kronologi kejadian secara objektif.
Hal ini disampaikan oleh Kasat Lantas AKP Shandra Amalia pada Rabu (1/4) siang. Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, kecelakaan diduga terjadi akibat kelalaian pengemudi mobil Kijang Innova yang kemudian berbenturan dengan mobil dinas BM 9 D yang ditumpangi Hendrik Firnanda.
“Pengakuan supir mobil kijang innova mengakui mengantuk dan mengalami mikro sleep. Sehingga kendaraan yang dikendarainya bergerak ke kanan di tempat kejadian, saat bersamaan mobil BM 9 D yang dikendarai supir Hendrik Firnanda sudah berada dekat dengan kendaraan tersebut sehingga terjadi benturan,” terangnya.
Akibat kecelakaan tersebut, Hendrik Firnanda dilaporkan mengalami nyeri pada bagian pinggang dan segera dilarikan ke RS Awal Bros Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sementara itu, sopirnya, Marcellino Kyla Alfito, mengalami luka lecet pada bagian tangan. Kondisi ini menunjukkan adanya dampak fisik yang dialami oleh korban meskipun tidak tergolong luka berat.
“Pengendara mobil Innova Andika Nusral mengalami luka memar di bagian bibir. Sementara dua orang penumpang yang dibawanya Jemeria Pakpahan dan Renol Prarapat tidak mengalami luka luka,” jelasnya.
Kasat Lantas juga menegaskan bahwa hingga saat ini proses penanganan perkara masih terus berjalan sesuai prosedur yang berlaku.
Pihak kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus ini, dan kedua belah pihak yang terlibat masih diamankan oleh Satlantas Polres Bengkalis guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Belum ada penetapan tersangka, namun kedua belah pihak masih diamankan Satlantas Polres Bengkalis,” tandasnya.
Diketahui sebelumnya, kendaraan dinas dengan pelat BM 9 D mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Bukit Batu menuju Kota Dumai, Kecamatan Bandar Laksamana, pada Selasa (31/3) pagi.
Setelah kejadian, kondisi mobil dilaporkan terbalik di sisi kiri jalan dan masuk ke dalam parit, yang menunjukkan cukup kerasnya benturan yang terjadi saat insiden berlangsung.
Mobil tersebut merupakan kendaraan dinas milik Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Hendrik Firnanda Pengaribuan. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi akibat bersenggolan dengan mobil Toyota Kijang Innova berwarna hitam dari arah berlawanan, yang kemudian menyebabkan kendaraan kehilangan kendali.
Wakil Ketua DPRD Bengkalis Hendrik Firnanda saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kendaraan dinas yang ditumpanginya mengalami kecelakaan.
Ia juga menjelaskan bahwa pada saat kejadian dirinya berada di dalam mobil yang dikemudikan oleh sopirnya. Perjalanan tersebut diketahui sedang menuju Kota Duri melalui jalur Dumai.
“Mobil kami di jalur menuju Dumai tujuan ke Duri. Tiba tiba mobil Innova dari arah berlawanan keluar jalur dan menghantam bagian belakang mobil kami, membuat mobil oleng dan terbalik masuk ke parit,” terangnya.
Fito selaku sopir Hendrik juga menyampaikan bahwa dirinya telah berupaya menghindari tabrakan dengan cara menepi ke sisi jalan. Namun, karena jarak antar kendaraan sudah terlalu dekat pada saat itu, benturan tidak dapat dihindari sehingga kecelakaan pun tetap terjadi.
Sumber: TribunPekanbaru.com
