SMARTPEKANBARU.COM, PEKANBARU –Merawat anggota keluarga yang terpasang alat bantu napas di rumah sering kali menimbulkan kecemasan besar bagi pihak keluarga. Kurangnya pemahaman mengenai prosedur perawatan dan sterilisasi dapat meningkatkan risiko infeksi yang membahayakan keselamatan pasien.
Fenomena seputar penanganan medis di rumah ini dikupas tuntas dalam sesi edukasi kesehatan program podcast yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Halo Awal Bros pada hari ini, Jumat (12/06/2026).
Talkshow bertajuk “Perawatan Trakeostomi dirumah : Panduan Aman Untuk Pasien dan Keluarga” ini menghadirkan narasumber ahli, Ns. Romanna S,Kep, seorang Perawat Senior dari RS Awal Bros Sudirman Pekanbaru. Dalam pemaparannya, Ns. Romanna menjelaskan secara mendalam mengenai seluk-beluk perawatan lubang trakeostomi pada leher, mulai dari teknik pembersihan harian hingga pencegahan komplikasi yang membutuhkan penanganan tepat dan terukur.
Banyak pihak keluarga (caregiver) yang belum memahami ruang lingkup perawatan trakeostomi yang aman, sehingga sering kali merasa panik atau ragu saat harus melakukan tindakan mandiri di rumah.
Edukasi ini bertujuan agar keluarga tidak hanya mengenali fungsi alat bantu napas tersebut, tetapi juga mendapatkan pemahaman yang benar agar terhindar dari kesalahan prosedur yang bisa memicu penyumbatan atau infeksi bakteri.
Dalam sesi interaktif yang berlangsung hangat, Ns. Romanna S,Kep menjawab berbagai keresahan dan pertanyaan langsung yang diajukan oleh beberapa masyarakat: Prosedur Pembersihan Lendir (Suction) yang Aman di Rumah Menjawab kebingungan penonton mengenai intensitas dan teknis penyedotan lendir, Ns. Romanna memberikan klarifikasi medis.
Beliau menegaskan bahwa tindakan suction tidak boleh dilakukan sembarangan, melainkan hanya saat terdengar suara lendir di tenggorokan atau saat pasien terlihat gelisah karena sesak.
Pihak keluarga wajib memastikan proses memasukkan selang dilakukan secara perlahan tanpa daya hisap, dan hisapan baru diaktifkan dengan gerakan memutar saat selang ditarik keluar guna menghindari luka atau cedera pada dinding dalam saluran napas pasien.
Menjaga Kebersihan Kulit dan Mencegah Infeksi di Sekitar Lubang Mengenai langkah pencegahan infeksi pada area lubang leher, narasumber memaparkan pentingnya menjaga sterilisasi kulit di sekitar kanul trakeostomi.
Kebersihan area tersebut harus dijaga secara rutin minimal dua kali sehari menggunakan kasa steril dan cairan infus (NaCl 0,9%). Ns. Romanna juga mengingatkan keluarga untuk waspada dan tidak mengabaikan gejala awal infeksi seperti munculnya kemerahan, bengkak, bau tidak sedap, atau cairan bernanah, yang mengharuskan pasien segera dibawa ke fasilitas kesehatan.
Langkah Darurat Saat Kanul Trakeostomi Terlepas atau Tersumbat Menanggapi kekhawatiran penonton mengenai risiko darurat jika kanul trakeostomi tiba-tiba tersumbat total oleh lendir yang mengering atau tidak sengaja terlepas di rumah, pihak perawat memberikan penjelasan yang taktis.
Jika terjadi penyumbatan, keluarga diinstruksikan untuk segera melakukan pengenceran lendir dengan meneteskan sedikit cairan steril sebelum melakukan suction. Namun, jika kanul terlepas atau kondisi sesak memburuk hingga kulit pasien mulai membiru (sianosis), keluarga harus segera memberikan bantuan oksigen darurat dan langsung menghubungi layanan ambulans atau menuju instalasi gawat darurat terdekat.Sebagai penutup, Ns.
Romanna S,Kep mengingatkan para Smart People untuk selalu menjaga kedisiplinan dan higienitas selama merawat pasien trakeostomi di rumah. Dengan perawatan yang tenang, cepat, dan tepat sesuai panduan tenaga medis profesional, keselamatan serta kualitas hidup pasien dapat terjaga dengan optimal.
