SMARTPEKANBARU.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang pemberian insentif bagi guru panggung jawab program Makan Bergizi Gratis (MG) di sekolah penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Terjadi SE nomor 5 tahun 2025 dari BGN ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pelalawan Riau mengaku telah mengetahui edaran tersebut dari media massa.
Namun sampai saat ini Pemda belum menerima SE secara resmi. Tentu hal ini bertujuan untuk memperlancar MBG di sekolah-sekolah sesuai dengan program nasional dari pemerintah pusat.
“Kita siap mendukung kebijakan terbaru seputar program. Setelah ada edaran resmi, kita siap menunjuk guru yang akan menjadi penanggung jawab si sekolah-sekolah yang sudah menerima manfaat MBG ini,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdikbud Pelalawan, Leo Nardo kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (2/10/2025).
Disdikbud Pelalawan, lanjut Leo Nardo, menunggu Petunjuk Teknis (Juknis) seputar penunjukan guru penanggung jawab MBG ini.
Persyaratan dan kualifikasi yang dibutuhkan sebagai syarat menjadi penanggung jawab program ini di sekolah.
Ia mengakui, program MBG di Pelalawan belum berjalan sepenuhnya.
Sekolah yang telah menerima manfaat MBG kebanyakan di Kecamatan Pangkalan Kerinci, namun belum semua tingkatan pendidikan.
Kemudian ada beberapa sekolah di Kecamatan Bandar Petalangan serta Pangkalan Kuras.
“Dapur MBG yang sudah beroperasi sejauh ini ada lima atau enam. Setiap hari memasok MBG ke sekolah. Mudah-mudahan terus bertambah,” ujarnya.
Leo Nardo juga memastikan, hingga Bulan Oktober ini belum ada kasus keracunan atau gangguan kesehatan yang dialami siswa-siswi penerima manfaat MBG seperti di daerah-daerah lain.
Sumber ; Tribunpekanbaru.com
