Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Wako Pekanbaru Tegaskan Komitmen Jalankan SE Gubernur Lewat PKG di SMAN 2 Ordinary News
  • Ini Alasan NasDem Copot Ahmad Sahroni dari Kursi Pimpinan Komisi III DPR Government
  • DPRD Pekanbaru Desak Penertiban Parkir Liar dan Parkir Gratis di Ritel News Update
  • Harga Tiket Ekonomi Batam Jet Dumai-Batam dan Dumai-Tanjung Balai Karimun Economy
  • Pemko Segera Buka Seleksi Camat dan Lurah, Begini Harapan DPRD Pekanbaru Ordinary News

Warga Pekanbaru Keluhkan Maraknya Pak Ogah dan Gepeng di Jalanan: Kalau Dibiarkan Makin Banyak

Posted on 13 Oktober 202513 Oktober 2025 By Ibe Ibrahim

SMARTPEKANBARU.COM – Fenomena maraknya keberadaan pak ogah dan gelandangan-pengemis (gepeng) di sejumlah ruas jalan Kota Pekanbaru kembali menjadi keluhan warga.

Aktivitas mereka yang semakin sering terlihat di persimpangan dan lampu merah dinilai mengganggu kenyamanan serta kelancaran arus lalu lintas.

Di beberapa titik seperti Jalan Sudirman, Tuanku Tambusai, Arifin Ahmad, Soekarno-Hatta dan sejumlah ruas jalan lainnya, warga hampir setiap hari melihat kehadiran pak ogah yang ikut mengatur lalu lintas.

Namun, sebagian pengendara menilai keberadaan mereka justru menambah kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

“Kadang bukannya membantu, malah bikin bingung pengendara. Mereka asal kasih aba-aba, padahal lampu lalu lintas masih menyala, bahkan sering terjadi kemacetan malah, dan mereka ambil kesempatan itu untuk dapat cuan dari pengendara,” ujar Rina, seorang warga Sukajadi kepada Tribun, Sabtu (11/10/2025).

Warga lainnya, Rio, juga mengaku terganggu dengan keberadaan pak ogah yang kerap meminta imbalan setelah membantu mengatur kendaraan.

Ia menilai fenomena itu terjadi karena lemahnya pengawasan dari aparat dan adanya kebiasaan sebagian masyarakat memberi uang.

“Selama masih ada yang kasih, mereka akan terus di situ. Harusnya aparat tegas,” ujarnya.

Selain pak ogah, keberadaan gepeng di sejumlah perempatan jalan juga menjadi perhatian.

Banyak di antara mereka membawa anak kecil sambil meminta-minta kepada pengendara yang berhenti.

Pemandangan itu menimbulkan rasa iba sekaligus kekhawatiran di kalangan masyarakat.

“Kasihan anak-anak kecil itu, panas-panasan di tengah jalan. Itu sudah seperti bentuk eksploitasi anak,” kata Nurlaila, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Jalan Arifin Ahmad.

Ia berharap pemerintah kota segera menertibkan dan memberikan pembinaan kepada mereka.

Beberapa warga juga mengingatkan agar masyarakat tidak lagi memberi uang kepada gepeng.

Menurut mereka, pemberian uang hanya akan membuat para gepeng terus bertahan di jalan.

“Kalau dibiarkan, jumlahnya makin banyak. Lebih baik diarahkan ke lembaga sosial atau panti asuhan,” ujar Rudi, pengendara lainnya.

Warga Berharap Instansi Terkait Lakukan Penertiban

Fenomena meningkatnya jumlah pak ogah dan gepeng ini disebut muncul karena adanya kekosongan pengawasan di lapangan.

Saat petugas lalu lintas atau dinas terkait tidak hadir di titik rawan.

Para pak ogah memanfaatkan situasi tersebut untuk mencari uang, sementara gepeng memanfaatkan rasa iba masyarakat.

Warga berharap agar instansi terkait, seperti Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, dan pihak kepolisian, bersinergi melakukan penertiban serta memberikan solusi jangka panjang.

“Kalau tidak ada tindakan nyata, masalah ini akan terus berulang,” tutur Rudi.

Sumber : Tribunpekanbaru.com

Ordinary News, Pekanbaru

Navigasi pos

Previous Post: Timnas Indonesia Gagal Lolos Piala Dunia 2026, Istana Akan Evaluasi
Next Post: Begini Masukan Positif DPRD Pekanbaru Soal Operasi Besar-besaran Penertiban Gepeng Mulai Pekan Ini

Related Posts

  • Perjuangan Melawan Api di Kampar, Lahan Gambut Terindikasi Sengaja Dibakar Kampar
  • Pasokan Minyakita Menipis di Pekanbaru, Pedagang Tunggu Distribusi Malam Ini Business Today
  • Inovasi Blockchain Jadi Arah Baru Pengembangan Ekonomi Kreatif Ordinary News
  • Kilang Minyak Pertamina di Dumai Meledak Ordinary News
  • Target Pertumbuhan Ekonomi 2026: Optimisme Pemerintah vs Realisme Pasar Business Today
  • Dukung Pengelolaan Kawasan Perbatasan, Plt Gubernur Riau Hadiri Rakorendal BNPP Government

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Waspada Komplikasi Campak, IDAI Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Vaksin MR untuk Lindungi Anak
  • Apresiasi Sinergi Imunisasi, Dinkes Riau Targetkan Penurunan Angka ‘Zero Dose’ 25 Persen di Tahun 2026
  • Harga Emas Pegadaian Naik pada 16 April 2026, Antam Tembus Rp3.009.000 per Gram

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Cegah Penularan Campak Sejak Dini, Orangtua Bisa Bawa Anak Imunisasi Ke Puskemas di Kota Pekanbaru News Update
  • Dirjen Pajak Klaim Coretax Makin Baik, DPR Cecar Minta Bukti Business Today
  • Sekda Riau Tekankan Kualitas dan Standarisasi Layanan Gizi di Seluruh Wilayah Business Today
  • Bahlil Akan Putuskan Kuota Impor BBM SPBU Swasta Pekan Depan, Ada Opsi Tambahan 10 Persen Business Today
  • OJK dan Kemenparekraf Genjot Pembiayaan Berbasis Kekayaan Intelektual Lewat Hackathon Economy
  • Mengurangi Sesak Napas dengan Latihan Pernapasan Alami, Ini Penjelasan Dokter Health
  • Drama Gol Balasan Cepat! PSPS Tahan Imbang PSMS Medan 1-1 Lewat Aksi Reyhan Firdaus dan Barata Olahraga
  • Pakar IPB: Forest Bathing Efektif Redakan Stres dan Tingkatkan Imunitas Tubuh Health

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme