Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • APBD-P 2024 Disahkan Periode Sekarang atau yang Baru?, Jelang Pelantikan DPRD Kampar Terjadi Silang Pendapat Kampar
  • Harga Emas Antam Hari Ini 25 Agustus 2025, Turun Rp 4.000 Per Gram Economy
  • Harga Emas Antam Hari Ini 24 November 2025 Turun Rp 1.000 per Gram Business Today
  • 6 Cara Hentikan Kecanduan Gula Health
  • Harga Emas dan Perak Melesat, Tanda Investor Tinggalkan Pola Lama Business Today

Pasien Pasca Operasi, Apakah Boleh Menjalankan Puasa Ramadhan? Begini Penjelasan Medisnya

Posted on 27 Februari 202627 Februari 2026 By Nayla Arrahmi Rizkia

SMARTPEKANBARU.COM – Rumah Sakit Awal Bros Sudirman Pekanbaru melalui program podcast edukasi kesehatan membahas dilema yang sering dialami masyarakat, yaitu keamanan menjalankan ibadah puasa bagi pasien yang baru saja menjalani tindakan pembedahan atau operasi.

Layanan edukasi ini dihadirkan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap bisa beribadah dengan aman tanpa mengabaikan proses pemulihan luka dan kesehatan fisik pasca operasi.

Informasi tersebut disampaikan oleh narasumber ahli, dr. Eko Hamidianto, Sp.B (Dokter Spesialis Bedah RS Awal Bros Sudirman Pekanbaru) dalam sesi tanya jawab interaktif.

“Sebenarnya tidak ada larangan mutlak bagi pasien pasca operasi untuk berpuasa, asalkan kondisi luka sudah stabil dan kebutuhan nutrisi serta cairan harian tetap dapat terpenuhi di waktu berbuka hingga sahur,” katanya.

dr. Eko menjelaskan bahwa keputusan boleh atau tidaknya berpuasa sangat bergantung pada jenis operasi yang dilakukan, apakah itu operasi kecil (minor) atau operasi besar (major).

“Kuncinya adalah pada masa pemulihan. Jika operasi bersifat minor dan tidak memerlukan asupan obat-obatan rutin di jam-jam tertentu pada siang hari, pasien biasanya diperbolehkan berpuasa. Namun, bagi pasien yang baru menjalani operasi besar dalam waktu kurang dari seminggu, puasa sebaiknya ditunda karena tubuh memerlukan energi ekstra,” ujarnya.

Ia menambahkan, faktor utama yang harus diperhatikan adalah status hidrasi dan asupan protein. Tubuh manusia memerlukan metabolisme yang stabil untuk menyembuhkan jaringan yang terluka akibat sayatan bedah.

Dalam sesi tersebut, dr. Eko juga menanggapi berbagai kekhawatiran yang disampaikan netizen melalui kolom komentar Live Chat, antara lain:

Tanda-tanda Harus Membatalkan Puasa

Menjawab pertanyaan @putrianjelina9931, dr. Eko menekankan bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Pasien harus segera membatalkan puasa jika merasakan gejala dehidrasi berat, pusing hebat yang tidak tertahankan, lemas luar biasa (hipoglikemia), atau jika muncul demam tinggi secara tiba-tiba yang menandakan tubuh sedang berjuang melawan infeksi dan membutuhkan cairan serta obat segera.

Risiko Infeksi Akibat Kurang Nutrisi

Menanggapi @nayla1377, beliau menjelaskan bahwa puasa sebenarnya tidak secara langsung meningkatkan risiko infeksi, asalkan kebutuhan nutrisi harian tetap terpenuhi selama jendela waktu berbuka hingga sahur. Namun, jika pasien mengalami malnutrisi kronis karena asupan yang sangat terbatas saat berbuka, sistem imun dapat menurun dan memperlambat penyembuhan jaringan luka.

Tips Asupan Protein Tinggi

Untuk pertanyaan @adinptri24, dr. Eko menyarankan strategi “padat nutrisi”. Pasien pasca operasi wajib mengonsumsi protein tinggi (seperti telur, ikan, atau daging) baik di waktu sahur maupun berbuka. “Jangan hanya kenyang dengan karbohidrat atau air saja. Pastikan ada porsi protein yang cukup untuk membantu regenerasi jaringan yang rusak akibat operasi,” jelas beliau.

Pengaruh Puasa terhadap Konsumsi Obat

Menjawab @DaviraFebriana, dokter menjelaskan bahwa sebagian besar obat pasca operasi bisa digeser jadwalnya ke waktu sahur dan berbuka. Namun, untuk obat-obatan tertentu yang harus diminum tiap 8 jam (seperti antibiotik khusus), pasien harus berkonsultasi lebih lanjut. Jika kondisi memerlukan obat yang tidak bisa ditunda di siang hari, maka pasien disarankan untuk tidak berpuasa terlebih dahulu demi efektivitas terapi.

dr. Eko menegaskan bahwa “puasa tidak menghalangi kesembuhan, namun kesembuhan tidak boleh dikorbankan demi puasa yang dipaksakan.”

Beliau menutup dengan pesan agar setiap pasien tetap melakukan kontrol rutin ke dokter bedah masing-masing untuk memastikan luka operasi dalam kondisi baik sebelum memutuskan berpuasa penuh.

“Jangan memaksakan diri jika merasa lemas atau pusing yang hebat. Jika muncul tanda dehidrasi atau nyeri luar biasa, sebaiknya puasa segera dibatalkan untuk menghindari komplikasi,” tutupnya.

Health Tags:Dokter Spesialis Bedah, Halo Awal Bros, Kesehatan ramadhan, Nutrisi Pasca Operasi, Puasa Pasca Operasi, Ramadhan 2026, RS Awal Bros, Tips Kesehatan

Navigasi pos

Previous Post: Strategi Tambah PAD, Dinas PKH Riau Hadirkan Pet Hotel Kucing di Pekanbaru
Next Post: Bisnis Bonsai Bougenville di Tenayan Raya, Hobi Indri Berbuah Aset Mobil dan Tanah

Related Posts

  • Tanda-tanda Jantung Bermasalah, Bisa menimbulkan Nyeri Dada dan Batuk Terus-menerus Health
  • Kesehatan Mental Remaja Masih Jadi Tantangan, IDAI Tekankan Peran Keluarga dan Sekolah Health
  • Cara Menjaga Kesehatan Tulang Anak sejak Dini Menurut Dokter Health
  • Pria Harus Olahraga Dua Kali Lebih Banyak dari Wanita untuk Jantung Sehat Health
  • Google Tingkatkan Perlindungan Kesehatan Mental di Gemini dengan Akses Hotline Krisis Global Health
  • Bencana di Sumatra Hambat Akses Pangan Bergizi, IDAI Khawatirkan Stunting Anak Memburuk Health

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Waspada Komplikasi Campak, IDAI Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Vaksin MR untuk Lindungi Anak
  • Apresiasi Sinergi Imunisasi, Dinkes Riau Targetkan Penurunan Angka ‘Zero Dose’ 25 Persen di Tahun 2026
  • Harga Emas Pegadaian Naik pada 16 April 2026, Antam Tembus Rp3.009.000 per Gram

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Tidak Masuk Database BKN, Nasib Honorer Pemprov Riau Belum Jelas Ordinary News
  • PT Maritime National Training Center Sepakati Layanan VPN IP Telkom Riau: Potensi Perluasan Layanan Internet Ordinary News
  • DPRD Riau Minta Gubernur Lobi Pusat Agar Tidak Ada Pemotongan TKD Riau
  • Purbaya Soroti Daerah yang Punya Anggaran Surplus: Uangnya Boleh Kita Ambil Enggak? Nasional
  • Riau dalam Pantauan KPK, Dewan Tekankan Integritas Pejabat Eselon II Demonstration
  • Abolisi untuk Tom Lembong, Prabowo Dinilai Dapatkan Dukungan Publik Government
  • Kementerian ESDM Ingatkan Pentingnya Manajemen Risiko bagi Kelangsungan Bisnis Energi Business Today
  • Ditanggung Sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan, Pasien Aritmia Pulih Lewat Ablasi Jantung Health

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme