Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Pemko Pekanbanbaru Persiapkan Seleksi RT/RW Serentak 2026 Government
  • Gubri Abdul Wahid Buka Sekolah Eduwisata Pertanian, Satukan Budaya Melayu dan Cinta Pertanian Riau
  • Bayu Wibisono Damanik, Qari Muda Riau Raih Juara II MTQ Internasional ke-45 di Arab Saudi Internasional
  • Studi: Daur Ulang Plastik Indonesia Ternyata Bisa Bernilai Rp19 Triliun per Tahun Lifestyle
  • Benjolan di Pusar atau Lipatan Paha Anak Muncul Lalu Hilang, Benarkah Itu Hernia?  Ordinary News

Pasien Pasca Operasi, Apakah Boleh Menjalankan Puasa Ramadhan? Begini Penjelasan Medisnya

Posted on 27 Februari 202627 Februari 2026 By Nayla Arrahmi Rizkia

SMARTPEKANBARU.COM – Rumah Sakit Awal Bros Sudirman Pekanbaru melalui program podcast edukasi kesehatan membahas dilema yang sering dialami masyarakat, yaitu keamanan menjalankan ibadah puasa bagi pasien yang baru saja menjalani tindakan pembedahan atau operasi.

Layanan edukasi ini dihadirkan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap bisa beribadah dengan aman tanpa mengabaikan proses pemulihan luka dan kesehatan fisik pasca operasi.

Informasi tersebut disampaikan oleh narasumber ahli, dr. Eko Hamidianto, Sp.B (Dokter Spesialis Bedah RS Awal Bros Sudirman Pekanbaru) dalam sesi tanya jawab interaktif.

“Sebenarnya tidak ada larangan mutlak bagi pasien pasca operasi untuk berpuasa, asalkan kondisi luka sudah stabil dan kebutuhan nutrisi serta cairan harian tetap dapat terpenuhi di waktu berbuka hingga sahur,” katanya.

dr. Eko menjelaskan bahwa keputusan boleh atau tidaknya berpuasa sangat bergantung pada jenis operasi yang dilakukan, apakah itu operasi kecil (minor) atau operasi besar (major).

“Kuncinya adalah pada masa pemulihan. Jika operasi bersifat minor dan tidak memerlukan asupan obat-obatan rutin di jam-jam tertentu pada siang hari, pasien biasanya diperbolehkan berpuasa. Namun, bagi pasien yang baru menjalani operasi besar dalam waktu kurang dari seminggu, puasa sebaiknya ditunda karena tubuh memerlukan energi ekstra,” ujarnya.

Ia menambahkan, faktor utama yang harus diperhatikan adalah status hidrasi dan asupan protein. Tubuh manusia memerlukan metabolisme yang stabil untuk menyembuhkan jaringan yang terluka akibat sayatan bedah.

Dalam sesi tersebut, dr. Eko juga menanggapi berbagai kekhawatiran yang disampaikan netizen melalui kolom komentar Live Chat, antara lain:

Tanda-tanda Harus Membatalkan Puasa

Menjawab pertanyaan @putrianjelina9931, dr. Eko menekankan bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Pasien harus segera membatalkan puasa jika merasakan gejala dehidrasi berat, pusing hebat yang tidak tertahankan, lemas luar biasa (hipoglikemia), atau jika muncul demam tinggi secara tiba-tiba yang menandakan tubuh sedang berjuang melawan infeksi dan membutuhkan cairan serta obat segera.

Risiko Infeksi Akibat Kurang Nutrisi

Menanggapi @nayla1377, beliau menjelaskan bahwa puasa sebenarnya tidak secara langsung meningkatkan risiko infeksi, asalkan kebutuhan nutrisi harian tetap terpenuhi selama jendela waktu berbuka hingga sahur. Namun, jika pasien mengalami malnutrisi kronis karena asupan yang sangat terbatas saat berbuka, sistem imun dapat menurun dan memperlambat penyembuhan jaringan luka.

Tips Asupan Protein Tinggi

Untuk pertanyaan @adinptri24, dr. Eko menyarankan strategi “padat nutrisi”. Pasien pasca operasi wajib mengonsumsi protein tinggi (seperti telur, ikan, atau daging) baik di waktu sahur maupun berbuka. “Jangan hanya kenyang dengan karbohidrat atau air saja. Pastikan ada porsi protein yang cukup untuk membantu regenerasi jaringan yang rusak akibat operasi,” jelas beliau.

Pengaruh Puasa terhadap Konsumsi Obat

Menjawab @DaviraFebriana, dokter menjelaskan bahwa sebagian besar obat pasca operasi bisa digeser jadwalnya ke waktu sahur dan berbuka. Namun, untuk obat-obatan tertentu yang harus diminum tiap 8 jam (seperti antibiotik khusus), pasien harus berkonsultasi lebih lanjut. Jika kondisi memerlukan obat yang tidak bisa ditunda di siang hari, maka pasien disarankan untuk tidak berpuasa terlebih dahulu demi efektivitas terapi.

dr. Eko menegaskan bahwa “puasa tidak menghalangi kesembuhan, namun kesembuhan tidak boleh dikorbankan demi puasa yang dipaksakan.”

Beliau menutup dengan pesan agar setiap pasien tetap melakukan kontrol rutin ke dokter bedah masing-masing untuk memastikan luka operasi dalam kondisi baik sebelum memutuskan berpuasa penuh.

“Jangan memaksakan diri jika merasa lemas atau pusing yang hebat. Jika muncul tanda dehidrasi atau nyeri luar biasa, sebaiknya puasa segera dibatalkan untuk menghindari komplikasi,” tutupnya.

Health Tags:Dokter Spesialis Bedah, Halo Awal Bros, Kesehatan ramadhan, Nutrisi Pasca Operasi, Puasa Pasca Operasi, Ramadhan 2026, RS Awal Bros, Tips Kesehatan

Navigasi pos

Previous Post: Strategi Tambah PAD, Dinas PKH Riau Hadirkan Pet Hotel Kucing di Pekanbaru
Next Post: Bisnis Bonsai Bougenville di Tenayan Raya, Hobi Indri Berbuah Aset Mobil dan Tanah

Related Posts

  • Dokter Ungkap Bahaya Jangka Pendek dan Panjang Bagi Anak yang Kerap Makan Makanan Mengandung UPF Health
  • Patroli BPOM: Obat Batuk Sirup Coldrif & Nextro-DS yang Picu Kematian di India Tak Ada di Indonesia Health
  • Lawan Keterbatasan Medis, Personel Polsek Bonai Darussalam Gelar Cek Kesehatan Gratis di Tepian Sungai Health
  • Ketahui 5 Penyebab Sakit Perut dan Cara Mengatasinya Menurut Dokter Health
  • Cara Deteksi Kanker Payudara, Mengetahui Sejak Dini Tingkatkan Peluang Sembuh Health
  • 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Merusak Kesehatan Usus Tanpa Disadari Health

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Waspada Komplikasi Campak, IDAI Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Vaksin MR untuk Lindungi Anak
  • Apresiasi Sinergi Imunisasi, Dinkes Riau Targetkan Penurunan Angka ‘Zero Dose’ 25 Persen di Tahun 2026
  • Harga Emas Pegadaian Naik pada 16 April 2026, Antam Tembus Rp3.009.000 per Gram

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Tatap Popnas, Dispora Riau Persilahkan Basket Seleksi Sendiri Olahraga
  • Asyik, 2000 Peserta Didik Kurang Mampu di Pekanbaru Bakal Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah News Update
  • Telkom dan Kantor Pertanahan Natuna Lanjutkan Kerjasama di Tahun 2025 Ordinary News
  • 5.000 Hektare Lahan Eks PETI di Kuansing Lebih Luas dari Sawah Produktif, Ini Saran Bupati Government
  • Mengkonsumsi Jahe Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi? Berikut Penjelasannya… Health
  • Olahraga Pound Fit Jadi Tren Baru, Bisa Hilangkan Stres Sekaligus Bikin Bugar Lifestyle
  • Telkom Riau Survei Jaringan Permintaan Layanan PT. Sumaraja Indah Ordinary News
  • Pria Harus Olahraga Dua Kali Lebih Banyak dari Wanita untuk Jantung Sehat Health

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme