SMARTPEKANBARU.COM- Tekanan darah tinggi atau hipertensi kini menjadi tantangan kesehatan serius di tengah gaya hidup modern yang serba cepat. Pemicunya sangat beragam, mulai dari pola makan yang tidak seimbang, stres berkepanjangan, hingga kurangnya aktivitas fisik. Sebagai solusi alami, olahraga yoga kini semakin direkomendasikan karena kemampuannya dalam menyeimbangkan kondisi fisik dan ketenangan pikiran secara bersamaan.
Yoga bekerja dengan cara yang unik dalam memengaruhi tekanan darah seseorang. Melalui kombinasi gerakan tubuh, teknik pernapasan, serta meditasi, aktivitas ini mampu menenangkan sistem saraf pusat. Hal ini berdampak langsung pada penurunan hormon stres, seperti kortisol, yang sering menjadi penyebab utama lonjakan tekanan darah. Saat tubuh mencapai kondisi rileks, elastisitas pembuluh darah akan meningkat, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah dapat turun secara bertahap.
Selain mereduksi stres, latihan yoga yang konsisten memiliki dampak luas bagi kesehatan kardiovaskular. Aktivitas ini terbukti membantu memperbaiki berat badan, menurunkan kadar kolesterol, serta meningkatkan kualitas tidur yang mana kurang tidur sering dikaitkan dengan risiko hipertensi. Teknik pernapasan dalam yoga juga berperan penting dalam meningkatkan suplai oksigen ke seluruh tubuh, sehingga denyut jantung tetap stabil.
Bagi penderita hipertensi, terdapat beberapa gerakan yoga yang sangat disarankan karena berfokus pada relaksasi tanpa membebani tubuh secara berlebihan. Beberapa di antaranya adalah Child’s pose (Balasana), Mountain pose (Tadasana), hingga Corpse pose (Savasana). Gerakan-gerakan ini dirancang untuk memberikan ketenangan maksimal pada sistem saraf parasimpatis.
Namun, agar manfaat yang didapatkan bisa optimal dan aman, para praktisi disarankan untuk memulai sesi yoga dengan durasi 15 hingga 30 menit secara rutin. Sangat penting untuk menghindari posisi terbalik yang ekstrem dan tetap fokus pada teknik pernapasan yang dalam. Bagi mereka yang memiliki riwayat medis tertentu, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum memulai program yoga tetap menjadi langkah yang paling bijak untuk menjaga keselamatan selama berlatih.
Sumber : Tribun
