Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Tenda Pameran dan Panggung Helat Pelalawan yang ke-26 Mulai Didirikan Ordinary News
  • Pecat Pegawai yang Lakukan Pungli Bantuan Pertanian, Mentan Amran: Tidak Ada Toleransi Business Today
  • Jadwal MPL ID Season 16 Hari Pertama, Onic Vs Dewa United Buka Laga Perdana Technology
  • 6 Zodiak yang Diprediksi Raih Kesuksesan Besar Tahun 2026: Leo Berkembang Pesat, Scorpio Bertekad Lifestyle
  • Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau mengadakan seminar tentang pariwisata halal di Provinsi Riau. News Update

Ketua Komisi IV DPRD Riau Soroti Kompleksitas Relokasi Warga di TNTN

Posted on 22 April 202622 April 2026 By Putri Anjelina

SMARTPEKANBARU.COM – Ketua Komisi IV DPRD Riau, Makmun Solikhin, memberikan perhatian serius terhadap persoalan relokasi warga yang berada di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Ia menilai bahwa permasalahan tersebut bukanlah hal yang sederhana, melainkan kompleks dan penuh tantangan yang memerlukan penanganan hati-hati. Menurutnya, kondisi yang terjadi saat ini merupakan akumulasi dari berbagai persoalan lama yang belum terselesaikan secara menyeluruh, sehingga berdampak pada situasi yang semakin rumit di lapangan.

Makmun menjelaskan bahwa persoalan di kawasan TNTN tidak semata-mata berkaitan dengan aspek penegakan hukum, tetapi juga menyangkut dimensi sosial masyarakat yang harus diperhatikan secara seimbang.

Ia menekankan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak boleh bersifat parsial atau sepihak, melainkan harus mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat agar solusi yang diambil benar-benar berkelanjutan dan tidak menimbulkan konflik baru.

“Pendekatan yang dilakukan tidak bisa hanya satu sisi, melainkan harus menyentuh aspek sosial secara menyeluruh,” ujar Makmun Solikhin. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kebijakan relokasi yang dilakukan secara tiba-tiba berpotensi menimbulkan dampak besar bagi masyarakat terdampak.

Salah satu persoalan utama yang disoroti adalah ketidakjelasan terkait lokasi tujuan relokasi, yang hingga kini masih menjadi tanda tanya bagi warga. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena masyarakat belum mendapatkan kepastian mengenai tempat tinggal baru serta jaminan kehidupan yang layak setelah dipindahkan.

Selain itu, Makmun juga menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur pendukung, seperti akses pendidikan dan fasilitas dasar lainnya bagi masyarakat yang akan direlokasi. Ia menegaskan bahwa seluruh aspek tersebut harus direncanakan dan dipersiapkan secara matang agar tidak memunculkan persoalan baru di masa mendatang.

Tanpa perencanaan yang komprehensif, relokasi justru berpotensi memperburuk kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. “Ini bukan hanya soal memindahkan masyarakat, tapi bagaimana memastikan kehidupan mereka tetap berjalan, termasuk pendidikan dan kebutuhan dasar lainnya,” ujarnya.

Makmun juga menekankan bahwa penyelesaian persoalan di TNTN tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah daerah semata. Menurutnya, keterlibatan pemerintah pusat sangat krusial, terutama dalam hal perizinan serta kebijakan yang berkaitan dengan status kawasan TNTN yang berada di bawah kewenangan pusat.

Hal ini menunjukkan bahwa koordinasi lintas level pemerintahan menjadi kunci dalam mencari solusi yang tepat dan menyeluruh. Ia menilai bahwa kompleksitas permasalahan ini membuat proses penyelesaiannya tidak bisa dilakukan secara instan atau tergesa-gesa.

Oleh karena itu, Makmun mengingatkan agar semua pihak dapat menahan diri dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, khususnya terkait pelaksanaan relokasi. Langkah yang diambil harus melalui kajian mendalam agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

Di sisi lain, ia juga mengimbau masyarakat yang terdampak untuk tetap bersabar dalam menghadapi situasi yang sedang berlangsung. Sementara itu, pemerintah dan aparat terkait diminta untuk tidak mengambil langkah yang terlalu cepat tanpa mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi warga secara menyeluruh.

Kebijakan yang tergesa-gesa dikhawatirkan justru akan menimbulkan ketimpangan baru di tengah masyarakat. “Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan bersama. Jangan sampai ada masyarakat yang justru merasa tertinggal secara ekonomi akibat kebijakan ini,” ujarnya.

Makmun Solikhin menegaskan bahwa relokasi di kawasan TNTN harus dilaksanakan dengan pendekatan yang humanis, terencana, dan berbasis pada kepentingan jangka panjang masyarakat.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi hal yang sangat penting agar kebijakan yang diambil tidak hanya menyelesaikan persoalan saat ini, tetapi juga mampu menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi seluruh pihak yang terdampak.

Sumber: TribunPekanbaru.com

Government, Nature, Program, Riau Tags:Akses Pendidikan, Kebijakan Pemerintah, Kesejahteraan Masyarakat, Ketua Komisi Iv Dprd Riau, Konflik Lahan, Masalah Sosial, Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, Relokasi Warga, Taman Nasional Tesso Nilo

Navigasi pos

Previous Post: Hasil Hearing Komisi III DPRD Pekanbaru Bersama Dinsos dan BPS, Banyak Warga Keluhkan DTSEN Tak Tepat Sasaran
Next Post: Laporan Global Digital 2026: Pengguna Media Sosial Dunia Kini Tembus 5,66 Miliar Orang

Related Posts

  • DPRD Riau Ajukan Dua Ranperda : Keterbukaan Informasi Publik dan Pemberdayaan Ketahanan Keluarga Ordinary News
  • Hadir dengan Konsep Modern dan Santai, FOX Hotel Pekanbaru Launching Corner Lounge Riau
  • Kemenag Riau Tekankan Literasi Digital di Tengah Kebijakan Pembatasan Medsos bagi Anak Government
  • Pemprov Riau Tanggapi Pandangan Umum Fraksi DPRD Soal Ranperda RPJMD 2025-2029 Government
  • Megawati Bakal Tutup Kongres PDI-P dengan Pidato Politik Siang Ini di Bali Government
  • Kemenlu: Jenazah Staf KBRI Zetro Purba Akan Segera Dipulangkan dari Peru Government

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Hattrick Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Bungkam Persekat 4-2, Askar Bertuah Pastikan Bertahan di Liga 2
  • Jamkrida Riau Raih Bintang 5 TOP BUMD Awards 2026, Dorong Pembiayaan UMKM
  • BPS Ingatkan Potensi Inflasi Pascalebaran 2026, Pemda Diminta Antisipasi

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • DPRD Pekanbaru Dukung Penuh Target PUPR Tuntaskan 29 Jalan yang Dioverlay Hingga Akhir Tahun Ordinary News
  • Prabowo Panggil Kepala Bappisus dan Kapolri, Ada Apa di Balik Pertemuan Ini? Government
  • AM Government Service Witel Riau Diskusi Bersama Pengadilan Negeri Tembilahan, Serahkan SPH Astinet dan CPE Ordinary News
  • Rupiah Masih Melemah, Simak Kurs USD-IDR di 5 Bank Besar Hari Ini Economy
  • Stabil di Tengah Badai Global, OJK Optimistis Ekonomi RI Tetap Tangguh Ordinary News
  • Lewat Jalan Tak Beraspal 2 Jam, Gubernur Riau Kunjungi Batang Cenaku, Rasakan Langsung Kondisi Warga Indragiri
  • Anak Zaman Sekarang Rentan Fatherless, Menteri Wihaji Minta Ayah Hadir Lewat 4 Langkah Sederhana Ini Lifestyle
  • 6 Gaya Titiek Soeharto Pakai Wastra Indonesia, Serba Merah Saat HUT ke-80 RI Lifestyle

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme