Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Siswa SRMP 3 Pekanbaru Sambut Hari Pertama MPLS Bersama Wali Kota News Update
  • Living World Pekanbaru Hadirkan Wedding Fair 2025: Inspirasi Pernikahan dalam ‘Journey to Forever’ Business Today
  • Pemadaman Karhutla Masih Dilakukan di Perbukitan Rohul, Sementara di Rohil Masuki Tahap Pendinginan Ordinary News
  • GEMPITA Riau Resmi Diluncurkan, Wujud Nyata Tekan Prevalensi Stunting Riau
  • Lindungi Ginjal dan Cegah Kanker: Dinkes Pekanbaru Ingatkan Bahaya Zat Kimia dalam Menu Berbuka Health

Ketua Komisi IV DPRD Riau Soroti Kompleksitas Relokasi Warga di TNTN

Posted on 22 April 202622 April 2026 By Putri Anjelina

SMARTPEKANBARU.COM – Ketua Komisi IV DPRD Riau, Makmun Solikhin, memberikan perhatian serius terhadap persoalan relokasi warga yang berada di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Ia menilai bahwa permasalahan tersebut bukanlah hal yang sederhana, melainkan kompleks dan penuh tantangan yang memerlukan penanganan hati-hati. Menurutnya, kondisi yang terjadi saat ini merupakan akumulasi dari berbagai persoalan lama yang belum terselesaikan secara menyeluruh, sehingga berdampak pada situasi yang semakin rumit di lapangan.

Makmun menjelaskan bahwa persoalan di kawasan TNTN tidak semata-mata berkaitan dengan aspek penegakan hukum, tetapi juga menyangkut dimensi sosial masyarakat yang harus diperhatikan secara seimbang.

Ia menekankan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak boleh bersifat parsial atau sepihak, melainkan harus mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat agar solusi yang diambil benar-benar berkelanjutan dan tidak menimbulkan konflik baru.

“Pendekatan yang dilakukan tidak bisa hanya satu sisi, melainkan harus menyentuh aspek sosial secara menyeluruh,” ujar Makmun Solikhin. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kebijakan relokasi yang dilakukan secara tiba-tiba berpotensi menimbulkan dampak besar bagi masyarakat terdampak.

Salah satu persoalan utama yang disoroti adalah ketidakjelasan terkait lokasi tujuan relokasi, yang hingga kini masih menjadi tanda tanya bagi warga. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena masyarakat belum mendapatkan kepastian mengenai tempat tinggal baru serta jaminan kehidupan yang layak setelah dipindahkan.

Selain itu, Makmun juga menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur pendukung, seperti akses pendidikan dan fasilitas dasar lainnya bagi masyarakat yang akan direlokasi. Ia menegaskan bahwa seluruh aspek tersebut harus direncanakan dan dipersiapkan secara matang agar tidak memunculkan persoalan baru di masa mendatang.

Tanpa perencanaan yang komprehensif, relokasi justru berpotensi memperburuk kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. “Ini bukan hanya soal memindahkan masyarakat, tapi bagaimana memastikan kehidupan mereka tetap berjalan, termasuk pendidikan dan kebutuhan dasar lainnya,” ujarnya.

Makmun juga menekankan bahwa penyelesaian persoalan di TNTN tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah daerah semata. Menurutnya, keterlibatan pemerintah pusat sangat krusial, terutama dalam hal perizinan serta kebijakan yang berkaitan dengan status kawasan TNTN yang berada di bawah kewenangan pusat.

Hal ini menunjukkan bahwa koordinasi lintas level pemerintahan menjadi kunci dalam mencari solusi yang tepat dan menyeluruh. Ia menilai bahwa kompleksitas permasalahan ini membuat proses penyelesaiannya tidak bisa dilakukan secara instan atau tergesa-gesa.

Oleh karena itu, Makmun mengingatkan agar semua pihak dapat menahan diri dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, khususnya terkait pelaksanaan relokasi. Langkah yang diambil harus melalui kajian mendalam agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

Di sisi lain, ia juga mengimbau masyarakat yang terdampak untuk tetap bersabar dalam menghadapi situasi yang sedang berlangsung. Sementara itu, pemerintah dan aparat terkait diminta untuk tidak mengambil langkah yang terlalu cepat tanpa mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi warga secara menyeluruh.

Kebijakan yang tergesa-gesa dikhawatirkan justru akan menimbulkan ketimpangan baru di tengah masyarakat. “Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan bersama. Jangan sampai ada masyarakat yang justru merasa tertinggal secara ekonomi akibat kebijakan ini,” ujarnya.

Makmun Solikhin menegaskan bahwa relokasi di kawasan TNTN harus dilaksanakan dengan pendekatan yang humanis, terencana, dan berbasis pada kepentingan jangka panjang masyarakat.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi hal yang sangat penting agar kebijakan yang diambil tidak hanya menyelesaikan persoalan saat ini, tetapi juga mampu menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi seluruh pihak yang terdampak.

Sumber: TribunPekanbaru.com

Government, Nature, Program, Riau Tags:Akses Pendidikan, Kebijakan Pemerintah, Kesejahteraan Masyarakat, Ketua Komisi Iv Dprd Riau, Konflik Lahan, Masalah Sosial, Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, Relokasi Warga, Taman Nasional Tesso Nilo

Navigasi pos

Previous Post: Hasil Hearing Komisi III DPRD Pekanbaru Bersama Dinsos dan BPS, Banyak Warga Keluhkan DTSEN Tak Tepat Sasaran
Next Post: Laporan Global Digital 2026: Pengguna Media Sosial Dunia Kini Tembus 5,66 Miliar Orang

Related Posts

  • KPID Riau Gelar KPID Award 2025: Wujud Apresiasi untuk Penyiaran Berkualitas dan Beretika di Era Digital Competition
  • Penerimaan CPNS 2024 di Kepulauan Meranti, Telah Menerima 75 Formasi Tenaga Kesehatan dan 150 Formasi Tenaga Teknis. Riau
  • Soenarko Ajak Presiden Jokowi Tidak Takut, Usut Ijazah Jadi Sorotan Eks Danjen Kopassus Government
  • BP3MI Riau Fasilitasi Kepulangan 41 Pekerja Migran Bermasalah Riau
  • Pemprov Riau Dorong Digitalisasi dan Sinergi UPZ untuk Optimalkan Zakat Daerah Riau
  • APBD Pekanbaru 2026 Masih Misteri, Disahkan DPRD Atau Pemko Pakai Perkada? Economy

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Hattrick Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Bungkam Persekat 4-2, Askar Bertuah Pastikan Bertahan di Liga 2
  • Jamkrida Riau Raih Bintang 5 TOP BUMD Awards 2026, Dorong Pembiayaan UMKM
  • BPS Ingatkan Potensi Inflasi Pascalebaran 2026, Pemda Diminta Antisipasi

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Nestapa Ketua KPPS Tempat PSU Pilkada Siak, Dibully Netizen, Dikatakan Tidak Becus News Update
  • Roda Vivatex (RDTX) Tebar Dividen Interim Rp 200 per Saham Business Today
  • Persaingan Ketat, Pejabat Daerah dan Kementerian Berebut Kursi Sekdaprov Riau News Update
  • Trade groups sue admin over visas EVENT
  • Memasuki Musim Peralihan Hujan, Riau Catat Nol Karhutla Kampar
  • Komisi IV DPRD Riau Apresiasi Komitmen Gubernur dan Kapolda dalam Penanganan Karhutla News Update
  • Titik Panas di Riau Naik Jadi 41, Terbanyak di Kampar dan Indragiri Hulu Ordinary News
  • Pasangan Wahid-SF Hariyanto Meminta Untuk Tunjuk Ajar Ke LAM Sebelum Pendaftaran Pilgub Riau EVENT

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme