Ketua Tim Pemenangan Halim-Sardiyono, Firdaus Umar, secara langsung mengingatkan Bawaslu Kuansing saat mendaftarkan bakal pasangan calon Halim-Sardiyono (HS) ke KPU pada Kamis (29/8/2024).
Firdaus Umar menegaskan pentingnya Bawaslu Kuansing untuk bersikap adil dalam menjalankan pengawasan selama tahapan Pilkada Kuansing 2024. Dengan semangat yang tinggi, Firdaus Umar menekankan bahwa Bawaslu harus menjalankan tugasnya dengan keadilan.
“Jangan satu Paslon saja yang diawasi, harus adil,” ujar Firdaus.
Firdaus juga meminta agar Bawaslu tidak duduk manis di kantor menunggu laporan masyarakat terkait pelanggaran di Pilkada Kuansing 2024.
Menurutnya Bawaslu harus komitmen dalam menjalankan fungsinya dalam pengawasan.
“Jangan tunggu anggaran baru gerak, jangan duduk manis di kantor nunggu laporan,” kata Firdaus Umar.
Firdaus Umar pun tak akan segan-segan bertindak jika nyatanya penyelenggara Pilkada Kuansing tidak adil dan tidak profesional dalam bertugas.
“Bukan nakut-nakuti ya, tapi ini perlu saya sampaikan kepada para penyelenggara,” ujarnya.
Paslon Halim-Sardiyono datang pada pukul 11.45 WIB.
Kedatangan Paslon ini molor 1 jam dari waktu yang telah diagendakan.
Halim-Sardiyono datang dengan mengenakan baju khas melayu berwarna merah bersama isteri masing-masing.
Mereka diiringi seratusan massa yang terdiri dari kader dan pengurus partai serta simpatisan dan relawan.
Halim-Sardiyono menjadi bakal Paslon kedua yang datang mendaftar.
“Mohon maaf kami terlambat datang karena memang kedatangan kami diatur oleh lembaga negara lainnya, sehingga kami telat tiba ke KPU,” kata Halim. (rvn)
Sumber : tribunpekanbaru.com
