Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Jembatan Rusak di Lintas Bangko-Sinaboi, Kadis PUTR Rohil Sebut Sudah Ditinjau Dinas PUPR Provinsi Government
  • Naik Hingga 300 Persen, Pemkot Pekanbaru akan Revisi Perda PBB News Update
  • Rapor Merah BPR Pekanbaru, Fraksi PDI-P DPRD Pekanbaru Tolak Suntikan Modal Rp 10 Miliar Ordinary News
  • Masuk Jalan Protokol di Pekanbaru di Siang Bolong, Truk Tonase Besar Langsung Kena Tilang Ordinary News
  • Prediksi Tren Warna Rambut 2026: Warna Jadi Bahasa Jiwa Lifestyle

16 Anak di Tembilahan Inhil Dirawat di Dua RS Usai Diduga Keracunan MBG

Posted on 24 Agustus 202524 Agustus 2025 By Aslam Raihan

SMARTPEKANBARU.COM- 16 orang anak yang diduga keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 32 Tembilanan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Hingga Sabtu (23/8/2025) malam, 14 orang anak di antaranya dirawat di Rumah Sakit Puri Husada. Sedangkan dua orang lainnya masih dirawat di Rumah Sakit 3M Plus.

“Ada 10 orang lagi jalani rawat jalan, setelah sempat dibawa ke rumah sakit,” papar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Sri Sadono Mulyanto kepada Tribunpekanbaru.com, Sabtu (23/8/2025) malam.

Menurutnya, data sementara ada 26 orang anak terdampak keracunan MBG di Tembilahan itu.

Mereka sempat dilarikan ke rumah sakit pasca diduga keracunan.

Sri Dadono Mulyanto menyebut bahwa tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir sudah turun ke lapangan menindaklanjuti keracunan ini.

Sampel makanan yang dimakan oleh anak-anak korban keracunan sudah diambil dan akan diperiksa.

“Kami tetap update terus kondisi anak-anak, karena belasan anak masih dirawat di rumah sakit,” ujarnya.

Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir sedang memastikan kandungan dari makanan yang diduga membuat anak-anak keracunan.

Mereka pun meneliti beberapa sampel makanan dari menu makanan sebelum anak-anak keracunan.

Makanan tersebut di antaranya ada mie, tauge serta beberapa sample makanan lainnya dari menu anak-anak. Mereka belum memastikan makanan mana yang menyebabkan anak-anak keracunan di sekolah.

“Ada beberapa macam menunya, apa memang penyebabnya itu, sekarang sedang diperiksa,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Sri Sadono Mulyanto kepada Tribunpekanbaru.com, Sabtu (23/8/2025) malam.

Pihaknya hingga kini belum bisa memastikan penyebab anak-anak keracunan.

Ia menyampaikan bahwa penelitian terhadap kandungan makanan sedang berlangsung.

“Tindak lanjut kita, nanti kita lihat seperti apa dapur MBG di sana,” ujarnya.

Sadono menyebut bahwa terkait keracunan ini belum ada kepastian pengertian sementara program ini.

Ia belum mengetahui seperti apa kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Inhil pasca keracunan.

“Nanti kita lakukan penelusuran kembali, tentu harus menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan anak-anak itu,” ujarnya.

Makan Bergizi Gratis, sebuah inisiatif nasional yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

Tujuannya membentuk generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif menuju visi Indonesia Emas 2045.

Program Pelaksanaan Program Makan Bergizi tahun 2025 akan dilaksanakan di 5000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sasaran Penerima MBG adalah peserta didik dari PAUD hingga SMA, baik negeri maupun swasta, Balita dan anak usia dini serta Ibu hamil dan menyusui.

Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan gizi, tapi juga memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. 

Gejala Mual dan Muntah

Pada Jumat  (22/8/2025) malam, suasana Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan mendadak panik dan tegang.

Puluhan peserta didik Sekolah Dasar Negeri (SDN) 032 Tembilahan tampak menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan makanan usai kegiatan makan bersama Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Para murid yang didampingi wali dan orangtuanya langsung mendapatkan perawatan intensif dari petugas kesehatan setelah dilaporkan mengalami sakit perut, pusing dan muntah.

Menurut seorang wali murid sang anak mengalami mual dan muntah setelah mengkonsumsi makanan yang diduga sudah tidak layak karena berbau.

“Soalnya tadi anak cerita katanya mie nya bau. Di kelas 2A laporan sementara ada 4 org yang mual sama muntah, saat di IGD ada juga anak kelas 2D,” ujar seorang wali murid kelas 2A.

Hal senada dikatakan oleh orangtua siswa lainnya, sang anak yang masuk sekolah pukul 13.00 Wib mengeluhkan menu mie kuning dan ayam yang sudah berbau dan berlendir.

“Hari ini saya tahu dari siswa dan para orangtua lainnya. Banyak anak tidak mau makan, tapi anak saya makan. Setelah pulang, dia muntah-muntah sampai tidak sadarkan diri, lalu saya bawa ke RSUD,” jelas Titin juga membawa anaknya untuk dirawat.

Sementara itu, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan dr.Rahmat membenarkan peristiwa yang menimpa anak – anak sekolah tersebut.

Menurutnya saat ini pihaknya masih menangani sekitar 21 anak yang diduga keracunan makanan.
“Diagnosa awal menunjukan gejala keracunan makanan. Gejala yang tunjukan seperti mual, muntah dan pusing,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (23/8/2025).

Menurutnya sejumlah anak juga harus mendapatkan perawatan secara intensif meskipun sebagian anak sudah diperbolehkan pulang.

“Namun kondisi mereka belum sepenuhnya stabil sehingga tetap dalam pemantauan. Selain itu, beberapa siswa lainnya juga mendapat perawatan di RS 3M Tembilahan,” tambah Mantan Dirut RSUD Raja Musa Sungai Guntung ini. 

Sumber: Tribunpekanbaru.com

Indragiri, Riau

Navigasi pos

Previous Post: Tiba di Pekanbaru, Melly Mike Dipakaikan Tanjak Oleh Kadispar Riau
Next Post: Gubri Terima Gelar Adat Panglimo Sati Sebagai Penghargaan Perjuangan Lingkungan

Related Posts

  • 12 Ketua PAN Kabupaten dan Kota di Riau Ditetapkan Besok, Gelar Musda Serentak Government
  • Gajah Sumatera Diburu, Pemprov Riau Dukung Penuh Polda Tindak Tegas Pelaku Government
  • Semarak Persiapan Imlek di Pekanbaru: Toko Bintang Terang di Jalan Juanda Jadi Destinasi Utama Perburuan Ornamen Business Today
  • Ratusan Honorer Kembali Datangi DPRD Riau: Desak Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu Government
  • Ketua Fraksi Termuda di DPRD Riau Nalladia Ayu Rokan Jarang Masuk Kantor, BK Surati Golkar Riau
  • Gubernur Riau Tinjau Persiapan Pembukaan Pacu Jalur, Kuansing Siap Sambut Tamu EVENT

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Waspada Komplikasi Campak, IDAI Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Vaksin MR untuk Lindungi Anak
  • Apresiasi Sinergi Imunisasi, Dinkes Riau Targetkan Penurunan Angka ‘Zero Dose’ 25 Persen di Tahun 2026
  • Harga Emas Pegadaian Naik pada 16 April 2026, Antam Tembus Rp3.009.000 per Gram

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Pasar Otomotif Lesu, Premi Asuransi Kendaraan Tertekan Business Today
  • Pemkab Inhu Ambil Langkah Darurat Hadapi Abrasi dan Tanah Longsor Indragiri
  • Telkom Riau Kunjungan Intimacy dan Submit Surat Penawaran Harga Layanan Connectivity di Sekolah Dharma Loka Ordinary News
  • Mendagri: Anggaran Pemda Wajib Berdampak Langsung ke Masyarakat Government
  • Jaga Marwah dan Keharmonisan: Pesan Gubernur Riau Saat Pengukuhan Laskar Hulubalang LAM Pelalawan Riau
  • Sekda Riau: Pembangunan Jalan Harus Sentuh Hingga Desa Government
  • Hingga Agustus, Pajak Riau Sumbang Rp8,79 Triliun untuk Negara Ordinary News
  • Terbongkar di DPRD, Live House Pekanbaru Ternyata Bekas Gudang Tak Berizin News Update

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme