Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Sidak Tanpa Celah di Mapolda Riau: Kapolda Ikut Tes Urine, Tiga Anggota Terjaring Hasil Positif Health
  • Jaga Stabilitas Harga, Gubri: Gerakan Pangan Murah Sangat Dibutuhkan Rakyat Government
  • Bukan Oposisi atau Koalisi, Megawati Pastikan PDI-P Tetap Bersuara Tegas Government
  • Gagal Masuk CPNS-PPPK, Honorer Mengadu ke DPRD Pekanbaru Nasional
  • Pemprov Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dengan Tanam Pohon Ordinary News

Menuju 100 Persen, Kementerian Transmigrasi Tuntaskan 48 Persen Sertifikasi dari 14.000 Bidang Tanah

Posted on 14 Oktober 202514 Oktober 2025 By Benta Subektianto

SMARTPEKANBARU.COM – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) optimis bisa menyelesaikan target sertifikasi di lahan 13.751 bidang di akhir 2025. Dari target tersebut, 6.615 bidang (48 persen) sudah disertifikasi. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi saat memberi pengarahan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penyelesaian Permasalahan dan Penerbitan Sertifikat Tanah Transmigrasi Mendukung Trans Tuntas Tahun 2025, Kota Malang, Jawa Timur, 13/10/2025. Ia mengungkapkan, ada sejumlah persoalan yang menyebabkan sertifikasi tanah di kawasan transmigrasi belum tuntas. “Adanya tumpang tindih lahan kawasan transmigrasi dengan lahan milik kementerian lain, korporasi, BUMN, pemerintah daerah (pemda), dan milik perorangan,” ujar Viva Yoga dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (14/10/2025).

“Meski ada berbagai kendala, semua permasalahan sertifikat tanah di kawasan transmigrasi akan kami tuntaskan”, tegasnya.

Saat ini masih ada 85 lokasi transmigrasi yang berada di dalam kawasan hutan. Viva Yoga mendorong agar tata kelola pertanahan berbasis one map policy dimaksimalkan. Dalam program sertifikasi lahan, ia menyebut kementeriannya akan bersinergi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan pemda. Untuk mempercepat realisasi sertifikasi, Kementrans akan menerapkan strategi  jemput bola karena eskalasi dari pemerintah daerah dinilai belum maksimal. “Kementrans akan lebih aktif sehingga sisa target sertifikasi tuntas di akhir 2025,” papar Viva Yoga.

Melalui jemput bola, komunikasi, koordinasi, integrasi, dan sinergi dengan pemda serta kementerian terkait akan dimasifkan. “Masalah ini bukan urusan kami sendiri,” ungkapnya. Kegiatan di Kota Pelajar di Jawa Timur itu merupakan salah satu realisasi dari tugas pokok Kementrans, yakni Trans Tuntas. Program ini dinilai sangat penting karena masih banyak kasus permasalahan tanah di kawasan transmigrasi.

Keputusan pelepasan status kawasan hutan

Disebutkan, ada keputusan politik yang bisa mempercepat sertifikasi tanah di kawasan transmigrasi. Dalam rapat Kementrans  dengan Komisi V DPR, Komisi V meminta pemerintah untuk melepaskan status kawasan hutan yang berada di wilayah transmigrasi. Keputusan ini diperkuat kembali saat Kementrans bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggelar rapat bersama Komisi V.

Dalam keputusan itu disebutkan bahwa keberadaan desa dan lahan transmigrasi yang berada di kawasan hutan atau taman nasional harus dilepaskan statusnya dari kawasan tersebut. Menurut Viva Yoga, keputusan politik itu ditindaklanjuti dengan surat edaran kepada daerah agar para kepala daerah memahami dan meyakini kekuatan hukumnya. Sertifikasi lahan, lanjutnya, sangat penting karena merupakan amanat Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa tanah bukan sekadar tempat tinggal, melainkan alat perjuangan hidup. Dengan tanah yang diolah, masyarakat dapat memperoleh sumber kehidupan. “Tanggung jawab Kementrans adalah bagaimana menjamin para transmigran yang telah menempati lahan puluhan tahun memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM),” ujar Viva Yoga.

Para transmigran, kata dia, harus dimuliakan dan dimanusiakan dengan prinsip keadilan. Ketika suatu wilayah sudah ditetapkan sebagai kawasan transmigrasi, maka Kementrans wajib membela segala kepentingan warga transmigrasi agar hak hidup mereka terjamin.

Sumber : kompas.com

Ordinary News

Navigasi pos

Previous Post: Mentan Amran Tindak 2.039 Kios Pupuk Nakal, Bisa Rugikan Petani Rp 600 Miliar per Tahun
Next Post: Tumbuh Bersama Masyarakat, PTPN IV Regional III Kucurkan Rp 3 Miliar Program TJSL di Indragiri Hulu

Related Posts

  • Pemprov Riau Komit Tekan Kasus Campak dengan Program Imunisasi dan Edukasi Ordinary News
  • Farmasis Indonesia Bersatu Tegaskan Apoteker Sebagai ‘Penjaga Gawang’ Rasionalitas Antibiotika Health
  • Optimalisasi Pajak Daerah, Pemprov Riau Akan Laksanakan FGD dengan Dunia Usaha Ordinary News
  • Tim Dokter RSUD AA Berhasil Operasi Rekonstruksi Pasien Tidak Memiliki Liang Kemaluan Health
  • Gajian Sudah Telat Sepekan, Guru di Riau Terpaksa Cari Pinjaman Dulu Ordinary News
  • Pemprov Riau Gelar Roadshow Gebyar Perizinan untuk Percepat UMKM Naik Kelas Ordinary News

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Waspada Komplikasi Campak, IDAI Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Vaksin MR untuk Lindungi Anak
  • Apresiasi Sinergi Imunisasi, Dinkes Riau Targetkan Penurunan Angka ‘Zero Dose’ 25 Persen di Tahun 2026
  • Harga Emas Pegadaian Naik pada 16 April 2026, Antam Tembus Rp3.009.000 per Gram

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Farmasis Indonesia Bersatu Tegaskan Apoteker Sebagai ‘Penjaga Gawang’ Rasionalitas Antibiotika Health
  • Prabowo Panggil Mendadak Menteri dan Panglima TNI ke Hambalang Government
  • Mangkir dari Pemeriksaan Lanjutan, Pj Sekda Pekanbaru Akan Dipanggil Jaksa Lagi News Update
  • Pasca Rilis Data Inflasi AS, Harga Emas Dunia Naik Tipis Economy
  • Persaingan Ketat, Pejabat Daerah dan Kementerian Berebut Kursi Sekdaprov Riau News Update
  • Usai Karhutla Hanguskan 71 Hektare, Pria Asal Pekanbaru Nekat Tanam Bibit Sawit Riau
  • Ekonomi Riau Meningkat, Gubernur Abdul Wahid Pasang Target 5 Persen pada Akhir 2025 Economy
  • Harga iPhone 13 dan iPhone 14 Terbaru di Indonesia, Mulai Rp 8 Jutaan Technology

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme