SMARTPEKANBARU.COM – Salah satu peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Divya Yuni Anggraeni (25), mengungkapkan bahwa meski dirinya telah terdaftar sebagai peserta JKN, ia tetap berupaya menerapkan perilaku hidup sehat dalam kesehariannya. Menurutnya, memiliki jaminan kesehatan bukan berarti bisa mengabaikan pentingnya menjaga kondisi tubuh.
“Saya dan keluarga menjadi peserta JKN sudah lama semenjak saya belum menikah masih menjadi tanggungan orang tua. Saya menyadari bahwa kita harus menjaminkan kesehatan kita tidak hanya pada waktu sakit, tetapi dalam kondisi sehat pun kita harus menjaminkan kesehatan kita, karena kita tidak tahu kapan sakit akan datang dan berapa biaya yang dikeluarkan selama pengobatan,” ungkap Divya, pada Jum’at (14/11/2025).
Untuk menjaga kebugaran tubuh, Divya rutin berolahraga ringan dengan berjalan kaki mengelilingi kompleks rumahnya selama tiga puluh menit sebelum memulai aktivitas. Ia juga menghindari makanan berkolesterol tinggi dan tidak sehat sebagai bagian dari pola hidup sehatnya. Selain itu, Divya selalu memastikan kepesertaan JKN miliknya tetap aktif sebagai langkah antisipasi jika sewaktu-waktu membutuhkan layanan kesehatan.
Divya mengimbau masyarakat untuk membayar iuran BPJS Kesehatan tepat waktu. Menurutnya, iuran yang dibayarkan tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga membantu orang lain dalam mendapatkan pengobatan melalui sistem gotong royong. Ia menambahkan bahwa berkat Program JKN, banyak masyarakat, termasuk dirinya, dapat mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas.
”Dahulu, sebelum adanya JKN, mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik itu sangat mahal. Namun, sekarang semua masyarakat bisa mendapatkannya berkat Program JKN. Iuran yang dibayarkan akan digunakan untuk membiayai peserta lain yang membutuhkan pada saat sakit, begitupun sebaliknya ketika kita sedang sakit, biaya pengobatan di rumah sakit akan ditanggung BPJS Kesehatan dari iuran peserta lainnya yang sehat,” ucap Divya.
Divya menegaskan bahwa peserta yang ingin merasakan manfaat JKN harus terlebih dahulu memenuhi kewajibannya, termasuk membayar iuran secara rutin setiap bulan. Sebagai peserta yang telah beberapa kali memanfaatkan layanan kesehatan melalui Program JKN, Divya menilai bahwa pelayanan yang diberikan kepada peserta JKN terus mengalami peningkatan. Ia mengungkapkan bahwa pelayanannya semakin baik, meskipun ia tidak pernah sekalipun mengeluarkan biaya selama berobat.
“Pelayanan yang saya terima semakin bagus dari waktu ke waktu, sehingga saya merasa lebih nyaman berobat dengan JKN. Apalagi dengan adanya Aplikasi Mobile JKN yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan. Aplikasi ini sangat membantu saya mendapatkan pelayanan lebih cepat. Status kepesertaan bisa langsung dicek apakah aktif atau tidak, dan tersedia juga KIS Digital sebagai pengganti kartu fisik,” ujar Divya.
Divya mengungkapkan bahwa meskipun dirinya merupakan peserta JKN dan pernah merasakan manfaat pelayanannya, ia tetap berkomitmen menjalani pola hidup sehat. Divya juga mengajak masyarakat untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta JKN.
Ia menilai bahwa menjadi peserta JKN merupakan keputusan penting yang seharusnya tidak diabaikan karena menawarkan banyak manfaat. Menurutnya, tidak ada alasan untuk merasa dirugikan dengan bergabung dalam program JKN. Program ini justru sangat membantu, terutama ketika muncul kebutuhan layanan kesehatan yang datang secara tiba-tiba.
“Saya memang peserta JKN dan sudah beberapa kali merasakan manfaat dari pelayanannya, tapi itu tidak membuat saya lengah untuk tetap menjaga kesehatan. Buat apa menunggu kalau kita sudah tahu manfaatnya. Jadi, sebaiknya lindungi diri selagi sehat dengan mendaftar JKN. Lebih baik mendaftar JKN sejak dini, karena kita tidak pernah tahu kapan akan memerlukannya. Dengan JKN, setidaknya kita sudah memiliki jaminan untuk menghadapi segala kemungkinan di masa depan,” tutupnya. (*)
Sumber : Tribunnews.com
