SMARTPEKANBARU.COM – Ada sebuah fakta menarik yang diungkap Mikha Tambayong yang ternyata sangat setia menjaga persahabatan.
Mikha mengungkapkan selama bertahun-tahun ini selalu menggunakan sepatu dari sahabatnya, Claudia Setyohadi.
Mereka sudah bersahabat bertahun-tahun, dan Mikha merasa bahwa Claudia sangat mengerti dirinya untuk urusan penampilan.
Sejak kuliah, Mikha selalu dapat masukan untuk urusan fashion dari Claudia hingga akhirnya mempercayakan urusan fashion pada sahabatnya terutama sepatu.
“Aku selalu support Claudia, karena kita juga bersahabat sudah bertahun-tahun. Aku kenal Claudia dari zaman kita masih kuliah sama-sama,” ujar Mikha Tambayong dalam acara ulang tahun Clau Studios, di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Selasa (9/12/2025).
Ikatan panjang itu membuat Mikha tahu betul perjuangan Claudia membangun brand dari nol.
Melihat sahabatnya kini, Mikha pun merasa bangga karena merasa seperti menyaksikan kemenangan keluarga sendiri.
“Sekarang dia udah ada di posisi ini, aku happy sekali sih untuk dia dan sangat bangga untuk dia juga,” ungkapnya.
Bentuk dukungan Mikha bukan hanya hadir di acara, tapi juga terlihat sehari-hari ia merupakan pengguna setia sepatu Clau Studios.
Mikha Tambayong memulai perjalanan kariernya di industri hiburan sebagai penyanyi dengan merilis album debut Bekas Pacar pada 2010, yang sekaligus melambungkan namanya lewat single berjudul sama.
Ia kemudian semakin dikenal melalui sejumlah lagu tema populer seperti “Nada Cinta”, “Aishiteru”, serta “Mendung Kan Berganti”.
Namanya semakin melambung sebagai penyanyi kian kuat berkat kolaborasi sukses bersama Rizky Febian dalam “Berpisah Itu Mudah” (2018), yang menjadi salah satu hit terbesar dalam kariernya.
Mikha terus menunjukkan konsistensi musikal lewat deretan single yang lebih dewasa dan personal, termasuk “Tak Tergantikan”, “Pengertian”, hingga “Menepi Menetap”, serta karya terbarunya “It’s My Time” pada 2025.
Selain bernyanyi, Mikha juga aktif sebagai aktris, ia pertama kali mencuri perhatian lewat perannya sebagai Larasati di Fallin’ in Love (2012), disusul tampil dalam film-film besar seperti Slank Nggak Ada Matinya (2013), Promise dan Critical Eleven (2017), serta deretan film aksi dan petualangan seperti Buffalo Boys (2018) dan Belok Kanan Barcelona (2018).
Namanya semakin dikenal di dunia film horor melalui 13: The Haunted (2018), Kembalinya Anak Iblis (2019), dan Sewu Dino (2023).
Mikha juga dipercaya menjadi pengisi suara karakter Raya dalam versi Bahasa Indonesia film Disney Raya and the Last Dragon (2021).
Pada 2025, ia kembali menunjukkan kedalaman aktingnya lewat film Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih dan Abadi Nan Jaya.
Untuk urusan fashion Mikha mengakui, sepatu buatan sahabatnya itu bukan hanya nyaman, tetapi juga menjawab kebutuhannya yang selama ini kesulitan menemukan sepatu lokal yang pas dengan ukuran kakinya.
“Ini sih comfortable banget. Comfortable banget dengan model-model yang chic dan bisa di-pair dengan baju apa aja, cocok banget,” ungkapnya.
Bagi Claudia, dukungan tulus dari orang-orang terdekat seperti Mikha dan yang lainnya itu menjadi hadiah emosional yang menambah hangatnya perayaan.
“Aku benar-benar senang hari ini karena bisa merayakan second anniversary Clau Studios sekaligus meluncurkan Luma Mesh Collection,” kata Claudia.
Dalam perayaan ulang tahun kedua itu, Claudia sekaligus memperkenalkan koleksi terbarunya, Luma Mesh Collection, sebagai penanda babak baru.
“Aku berharapnya kalau bisa bukan hanya di Indonesia aja, tapi mungkin di seluruh Asia, atau bisa mendunia kalau perlu. Karena ini kan produk lokal dan kita harus dukung,” ucapnya.
Sumber : Tribunnews.com
