Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Cegah Kekerasan Seksual, Ini Cara Kenalkan Tubuh Pribadi pada Anak Sejak Dini Health
  • Cek Kolesterol dan Gula Darah sejak Muda, Ini Saran Dokter… Health
  • Layanan SIM Keliling Pekanbaru Hari Ini, Rabu 25 Maret 2026, Hadir di Central Plaza Government
  • DPRD Riau Akan Segera Bentuk Pansus Plasma 20 Persen Riau
  • Nilai Tukar Melemah, Simak Kurs Rupiah di 5 Bank Besar Indonesia Economy

Fakta Pembobolan Rp 200 Miliar Lewat BI Fast, OJK: Kejahatan Terorganisasi, Dana Mengalir ke Kripto Global

Posted on 16 Desember 202516 Desember 2025 By Syarifah Saidatul Ummah

SMARTPEKANBARU – Kasus pembobolan dana perbankan senilai Rp 200 miliar melalui layanan BI Fast membuka sisi lain dari tantangan transformasi digital sektor keuangan nasional. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kejahatan ini bukan lagi aksi individu, melainkan dilakukan oleh jaringan kriminal terorganisasi dengan pola lintas negara.

Berikut rangkuman sejumlah fakta kunci yang disampaikan OJK dan Bank Indonesia terkait kasus tersebut:

1. OJK Menduga Kuat Aksi Organisasi Kriminal

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, pola pembobolan dana melalui BI Fast menunjukkan karakter kejahatan terstruktur dan sistematis. Menurut OJK, serangan siber di sektor keuangan kini semakin kompleks dan tidak lagi dilakukan oleh pelaku tunggal. “Karena kita menduga, OJK menduga bahwa ini adalah organisasi kriminal, bukan kejahatan individual ini sekarang,” ujar Dian usai Peluncuran Buku Khutbah Syariah Muamalah PPDP di Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025).

2. Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 200

Miliar OJK mencatat total kerugian akibat aktivitas transfer ilegal di sejumlah bank mencapai sekitar Rp 200 miliar. Nilai tersebut menjadi perhatian serius regulator karena melibatkan infrastruktur sistem pembayaran nasional yang selama ini menjadi tulang punggung transaksi digital.

3. Dana Tidak Berhenti di Dalam Negeri

Salah satu kekhawatiran utama OJK adalah pola pelarian dana hasil kejahatan. Dian menjelaskan, dana hasil pembobolan tidak lagi bertahan di sistem perbankan domestik, melainkan langsung dialihkan ke aset kripto di pasar internasional.

“Yang paling kita khawatirkan adalah pelarian dananya ini justru, kita tidak bisa blok lebih cepat karena sekarang dilarikan ke kripto internasional,” kata Dian di Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025).

4. Jejak Dana Hilang di Jaringan Kripto Global

Begitu dana dikonversi ke kripto global, otoritas keuangan menghadapi keterbatasan dalam pelacakan. Transaksi kripto yang lintas negara, terdesentralisasi, dan tidak terikat satu yurisdiksi membuat proses pemblokiran dan penelusuran menjadi jauh lebih sulit.

Menurut OJK, kondisi ini menjadi tantangan baru dalam pengawasan keuangan digital sekaligus menuntut pendekatan yang berbeda dari penanganan kejahatan perbankan konvensional.

5. BI dan OJK Dorong Kerja Sama Internasional

Menghadapi tantangan tersebut, OJK dan Bank Indonesia sepakat mendorong kerja sama lintas negara. Dian menyebut isu kejahatan siber dan pelarian dana ke kripto perlu diangkat sebagai persoalan global, bukan hanya masalah domestik Indonesia.

“Pemberantasannya tidak bisa dilakukan oleh satu negara seperti kita,” ujar Dian. Sementara itu, Bank Indonesia menyatakan kasus pembobolan BI Fast tengah ditangani aparat penegak hukum. Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menegaskan, BI terus berkoordinasi dengan OJK dan pihak terkait. “BI terus berkoordinasi dengan OJK dan penegak hukum untuk memastikan langkah pemulihan dan penguatan keamanan terus berjalan secara konsisten,” kata Denny kepada Kompas.com, Senin (8/12/2025).

BI juga memastikan pengembangan dan pengoperasian BI Fast tetap dilakukan sesuai standar operasional dan keamanan yang berlaku, termasuk penggunaan jaringan komunikasi yang aman dalam pengiriman instruksi transaksi dari bank ke Bank Indonesia. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa percepatan digitalisasi sistem pembayaran harus berjalan seiring dengan penguatan keamanan siber dan kolaborasi lintas otoritas, baik di dalam maupun luar negeri.

Sumber : Kompas.com

Business Today, Economy, Ordinary News

Navigasi pos

Previous Post: Banjir di Pekanbaru, Dewan Minta Pemko-Pemprov Riau Harus Serius Menanganinya
Next Post: Wako Pekanbaru Instruksikan Perketat Pengawasan Proyek Pembangunan Jelang Tutup Tahun Anggaran 2025

Related Posts

  • Instruksi Tegas Menteri Nusron untuk Kanwil BPN Riau: Tuntaskan HGU dan Pemetaan! Ordinary News
  • DjPb: Perekonomian Riau Masih Kuat dengan Pertumbuhan 4,94 Persen Economy
  • Kilang Pertamina Dumai Meledak, BerKapasitas 170 MBPOD 11 Output Produk Ordinary News
  • Andalan Dental Aesthetic Perkuat Posisi sebagai Klinik Gigi Modern dan Terpercaya di Pekanbaru Ordinary News
  • Tagih Tunggakan Pakai Jasa Pengacara, BPR Dana Amanah Pelalawan Sebut Kredit Macet Tak Sampai Rp7 M Ordinary News
  • Distribusi Pangan Segar Saat Nataru, KAI Logistik Andalkan KA Kontainer Reefer Business Today

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Waspada Komplikasi Campak, IDAI Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Vaksin MR untuk Lindungi Anak
  • Apresiasi Sinergi Imunisasi, Dinkes Riau Targetkan Penurunan Angka ‘Zero Dose’ 25 Persen di Tahun 2026
  • Harga Emas Pegadaian Naik pada 16 April 2026, Antam Tembus Rp3.009.000 per Gram

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Lonjakan Cacar Air Serang Anak-Anak di Tangsel! Rumah Sakit Mulai Kewalahan Health
  • Pemko Ingatkan, Jukir Harus Patuh: Tak Boleh Memungut di Tempat Publik dan Kantor News Update
  • Manajemen BRI Angkat Bicara Soal Pembekuan Rekening Dormant oleh PPATK Economy
  • Kakanwil Kemenag Riau: Festival Vokalis Gambus Upaya Lestarikan Budaya Melayu Islami EVENT
  • Farmasis Indonesia Bersatu Tegaskan Apoteker Sebagai ‘Penjaga Gawang’ Rasionalitas Antibiotika Health
  • Bisakah Orangtua dengan Parenting VOC Berubah? Ini Kata Psikolog Lifestyle
  • PHR Tingkatkan Kapasitas Pemuda Lewat Pelatihan Juru Las Riau
  • Tak Memandang Jarak Demi Kepatuhan: Perjalanan Sekolah Swasta dari Pelangiran ke Kantor Pajak Tembilahan Ordinary News

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme