SMARTPEKANBARU.COM — Gelaran kejuaraan bulu tangkis tertua dan paling prestisius, All England 2026, resmi dibuka hari ini, Selasa (3/3/2026) di Utilita Arena, Birmingham. Sektor ganda putra Indonesia langsung mencuri perhatian dengan mengusung misi taktis “perang saudara” demi menggaransi kehadiran wakil Merah Putih di fase krusial perempat final lebih awal.
Skenario derbi sesama wakil Indonesia ini melibatkan dua pasangan dengan profil berbeda: duet senior Fajar Alfian/Shohibul Fikri dan pasangan muda yang tengah naik daun, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Kemenangan di babak pertama menjadi syarat mutlak bagi kedua pasangan untuk saling berhadapan di babak 16 besar. Jika skenario ini terwujud, Indonesia dipastikan telah mengamankan satu tiket di babak delapan besar, memberikan keuntungan strategis dalam peta persaingan turnamen level Super 1000 ini.
Namun, rintangan di babak pembuka diprediksi akan menguji stabilitas mental para pemain. Fajar/Fikri yang kini bertengger di jajaran elit lima besar dunia dijadwalkan meladeni tantangan wakil Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi. Meski diunggulkan secara peringkat, Fajar/Fikri wajib mewaspadai momentum lawan. Di sisi lain, ujian berat menanti Raymond/Joaquin yang harus berhadapan dengan “kuda hitam” asal Korea Selatan, Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju, pasangan yang kerap menjadi batu sandungan bagi pemain papan atas dunia.
Panggung Birmingham kali ini juga membawa dimensi personal bagi Fajar/Fikri. Laga potensial melawan Raymond/Joaquin di babak kedua merupakan kesempatan emas untuk melakukan revans. Secara statistik, Fajar/Fikri mengalami tren negatif dengan dua kekalahan beruntun dari juniornya tersebut pada ajang Australia Open 2025 dan Indonesia Masters 2026. Sebagai mantan kampiun di Birmingham, Fajar/Fikri tentu ingin menegaskan supremasi mereka di lapangan yang memiliki karakteristik unik ini.
Ambisi dominasi Indonesia tidak berhenti di situ. Pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana juga tengah berupaya menjaga jalur kompetisi mereka. Setelah menghadapi tantangan wakil Taiwan, Lee Jhe-huei/Yang Po-hsuan di babak pertama, mereka diproyeksikan bertemu raksasa China, Liang Weikeng/Wang Chang. Perjuangan di paruh undian ini akan menjadi indikator sejauh mana kedalaman skuat ganda putra Indonesia mampu berbicara banyak di level tertinggi dunia.
Seluruh rangkaian pertandingan babak pertama akan disiarkan mulai pukul 17.00 WIB. Publik menanti, mampukah ganda putra menjaga tradisi juara di tanah Inggris, ataukah pergeseran hierarki antara senior dan junior akan kembali menjadi kejutan utama di All England 2026.
Sumber : Tribun
