SMARTPEKANBARU.COM, ROKAN HULU – Jajaran Polsek Bonai Darussalam menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program unggulan Kapolda Riau melalui kegiatan imbangan Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat). Aksi kemanusiaan ini menyasar masyarakat di wilayah terpencil yang sulit dijangkau, tepatnya di Dusun II Delapan Tali, Desa Sontang, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (25/3/2026). Kehadiran personel kepolisian di tepian Sungai Rokan ini membawa misi ganda: menyalurkan bantuan sosial sekaligus menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga setempat.
Dipimpin oleh Aiptu Jamal Medi Herianto, S.H., tim bergerak menyusuri kawasan pinggiran sungai untuk menyapa langsung warga yang kesehariannya bergantung pada ekosistem air. Salah satu momen menyentuh terjadi saat petugas menyerahkan bantuan sembako kepada Bapak Merianto (63), seorang nelayan tradisional yang hidup dalam keterbatasan. Bantuan berupa beras, telur, minyak goreng, hingga mi instan diserahkan sebagai bentuk empati Polri terhadap beban ekonomi masyarakat di pelosok desa yang jauh dari pusat keramaian.
Tak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, aspek kesehatan masyarakat juga menjadi prioritas dalam agenda ini. Mengingat akses menuju fasilitas kesehatan dari Dusun Delapan Tali tergolong sulit, Polsek Bonai Darussalam menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan cuma-cuma di lokasi. Inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi Polri yang Presisi, di mana kepolisian hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelindung yang peduli terhadap kualitas hidup masyarakat di daerah tertinggal.
Program JALUR sendiri merupakan terobosan strategis Kapolda Riau yang mengedepankan kolaborasi lintas fungsi, mulai dari Ditpolairud hingga Biddokkes. Dengan menyentuh wilayah-wilayah yang secara geografis terisolasi, Polri berupaya menghadirkan pelayanan terpadu yang menyentuh akar rumput. Di Bonai Darussalam, program ini diimplementasikan dengan pendekatan yang humanis, memastikan bahwa setiap warga negara—terlepas dari lokasi tempat tinggalnya—tetap merasakan kehadiran negara.
Dusun II Delapan Tali yang menjadi lokasi kegiatan dikenal sebagai kawasan yang memiliki tantangan tersendiri, mulai dari kerawanan banjir musiman hingga keterbatasan akses pendidikan. Sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan yang menggunakan sampan sebagai moda transportasi utama. Kondisi sosiografis inilah yang mendorong jajaran Polres Rokan Hulu melalui Polsek setempat untuk lebih intensif memberikan perhatian khusus guna mempererat hubungan emosional antara polisi dan warga.
Kapolsek Bonai Darussalam menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik (public trust) terhadap institusi Polri. Dengan terciptanya kedekatan antara petugas dan masyarakat, situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Rokan Hulu diharapkan tetap kondusif dan stabil. Selama kegiatan berlangsung, suasana hangat dan tertib menyelimuti interaksi antara personel kepolisian dengan masyarakat Dusun Delapan Tali.
Sumber : Humas Polri
