SMARTPEKANBARU.COM – Pemerintah Kota Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada anak usia sekolah yang putus pendidikan akibat kendala biaya maupun keterbatasan daya tampung sekolah negeri. Melalui program Zero Putus Sekolah, Pemko Pekanbaru telah menjalin kerja sama dengan 38 lembaga pendidikan yang terdiri dari sekolah swasta dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) guna menampung calon peserta didik yang tidak lolos dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP tahun 2026.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa program pendidikan gratis yang dijalankan pemerintah daerah tidak hanya berlaku bagi siswa yang diterima di sekolah negeri. Pemerintah juga menanggung seluruh biaya pendidikan bagi siswa yang melanjutkan pendidikan di sekolah swasta maupun MTs yang telah bekerja sama dengan Pemko Pekanbaru.
Menurutnya, orang tua tidak perlu khawatir apabila anak mereka tidak berhasil memperoleh kursi di sekolah negeri. Sebab, pemerintah telah menyiapkan alternatif melalui sekolah-sekolah mitra yang seluruh biaya pendidikannya ditanggung oleh pemerintah daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap anak tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak tanpa terbebani persoalan ekonomi.
Agung menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat. Ia menekankan bahwa tidak boleh ada satu pun anak di Kota Pekanbaru yang gagal melanjutkan sekolah hanya karena keterbatasan biaya atau tidak tertampung di sekolah negeri.
Seluruh sekolah yang telah bermitra dengan pemerintah kota juga telah terintegrasi dalam pelaksanaan SPMB tahun 2026. Saat ini terdapat 23 SMP swasta yang bekerja sama dengan Pemko Pekanbaru. Selain itu, pemerintah juga menggandeng Kementerian Agama untuk memperluas akses pendidikan melalui madrasah.
Kerja sama tersebut mencakup 15 MTs yang biaya pendidikannya turut ditanggung oleh pemerintah daerah. Dengan demikian, calon peserta didik memiliki lebih banyak pilihan untuk melanjutkan pendidikan sesuai minat dan kebutuhan mereka tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.
Program Zero Putus Sekolah menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Pekanbaru dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah berupaya menyediakan jalur pendidikan yang memadai bagi seluruh anak usia sekolah, sekaligus menjawab persoalan keterbatasan kuota yang setiap tahun terjadi di sekolah negeri.
Agung menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya menyediakan sekolah sebagai tempat belajar, tetapi juga memastikan pembiayaan pendidikan dapat diakses secara gratis oleh masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi muda yang lebih berkualitas dan berdaya saing.
Melalui program ini, Pemko Pekanbaru berharap seluruh anak di daerah tersebut dapat terus melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi tanpa terkendala faktor ekonomi. Kehadiran puluhan sekolah swasta dan MTs mitra diharapkan menjadi solusi efektif dalam mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri sekaligus memastikan hak pendidikan setiap anak tetap terpenuhi.
Sumber: Tribun Pekanbaru
