SMARTPEKANBARU.COM – Meskipun ditengah situasi keterbatasan anggaran, Dunia pendidikan Riau sedikit tersenyum dengan semakin meningkatnya anggaran pusat untuk pendidikan di Riau, melalui anggaran Revitalisasi sekolah.
Tahun 2025 lalu Riau mendapatkan 45 revitalisasi gedung sekolah untuk SMA dan SMK.
Di tahun 2026 mengalami peningkatan yang signifikan menjadi 103 yakni SMA 76 sedangkan SMK 33.
“Tahun lalu ada SMA 45 unit untuk direvitalisasi, sudah terlaksana semua. Tahun ini yang sementara data yang sudah masuk list 76 SMA, 33 SMK untuk tahap awal. Jadi masih terbuka kemungkinan bertambah,”ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Erisman Yahya.
Apalagi tahun 2026 ini, menurut Erisman Yahya, program revitalisasi Presiden Prabowo meningkat besar.
Tahun lalu hanya 16.000 sekolah, sedangkan tahun ini 60.000 sekolah target Revitalisasi secara nasional.
“Ini peluangnya sangat besar, dan Riau harus memanfaatkan ini, okelah APBD kita tidak kuat untuk fisik, tapi dengan adanya revitalisasi ini akan membantu pembangunan gedung sekolah di daerah,”ujar Erisman.
Begitu juga peluang untuk mendapatkan bangunan sekolah baru dari Kementerian Pendidikan sangat besar, hanya saja masyarakat harus menyediakan tanah yang bersertifikat untuk pembangunan fisik.
“Siapkan tanah untuk bangunan SMA dan SMK dua hektar bersertifikat, pemerintah pusat bisa bangunkan bangunan sekolahnya, karena membangun pendidikan ini juga butuh bantuan dari masyarakat,”tegas Erisman.
Ini juga menjadi pengganti dinolkan nya Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN, yang selama ini menjadi tempat dana untuk pembangunan fisik sekolah di daerah-daerah.
sumber ; tribunpekanbaru.com
