SMARTPEKANABARU.COM-Head of Telkom Daerah (HoTDa) Bangkinang, Elvi, melakukan kunjungan kerja ke SMA Muhammadiyah Bangkinang sebagai bagian dari agenda monitoring dan penguatan relasi dengan sektor pendidikan. Kunjungan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan konektivitas sekolah seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran, Senin (08/12).
Dalam kunjungan tersebut, Elvi bertemu langsung dengan Muamar selaku Wakil Kepala Sekolah untuk membahas kondisi dan performa layanan internet yang saat ini digunakan. SMA Muhammadiyah Bangkinang diketahui telah memanfaatkan dua layanan Telkom, yaitu IndiHome sebagai layanan internet broadband dan IndiBiz sebagai layanan konektivitas bisnis. Kedua layanan tersebut saat ini berjalan dengan baik dan mendukung aktivitas sekolah.
Namun demikian, pihak sekolah menyampaikan bahwa kebutuhan bandwidth terus meningkat seiring intensitas penggunaan platform pembelajaran digital, sistem administrasi berbasis daring, serta aktivitas kolaborasi guru dan siswa yang semakin bergantung pada koneksi internet yang stabil dan merata.
Menanggapi hal tersebut, Elvi memberikan edukasi mengenai WMS (WiFi Managed Service), yaitu layanan WiFi terkelola dari Telkom yang menawarkan kemudahan pengelolaan jaringan, cakupan WiFi yang lebih luas, serta monitoring terpusat. Dalam kesempatan ini, Telkom menawarkan trial WMS 20 Mbps sebagai solusi tambahan untuk mendukung kebutuhan konektivitas di area penggunaan bersama, seperti ruang kelas, ruang guru, dan area administrasi.
Pemaparan manfaat, fleksibilitas implementasi, serta dukungan teknis layanan WMS mendapatkan respons positif dari pihak sekolah. Sebagai hasil diskusi, SMA Muhammadiyah Bangkinang menyetujui pelaksanaan trial WMS 20 Mbps, dengan kondisi Alpro Ready (Akses Jaringan Telkom telah tersedia dan siap digunakan) sehingga layanan dapat segera diaktifkan.
Selain itu, pihak sekolah juga menyampaikan rencana strategis untuk melakukan penambahan 1 line IndiBiz pada Tahun Anggaran Januari 2026 sebagai langkah penguatan infrastruktur digital sekolah secara berkelanjutan. Kunjungan ini menjadi peluang potensial bagi Telkom untuk memperluas kerja sama jangka panjang dalam mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan.
