SMARTPEKANBARU.COM – Kim Yo Jong, adik perempuan Kim Jong Un yang dikenal berpengaruh di Korea Utara, kembali mendapatkan jabatan baru dalam struktur pemerintahan.
Sementara itu, putri Kim Jong Un, Kim Ju Ae, yang diyakini berusia sekitar 13 tahun, juga dilaporkan menerima penunjukan penting. Media pemerintah Korea Utara melaporkan pada Selasa (24/2/2026), Kim Yo Jong dipromosikan menjadi direktur departemen di Komite Pusat Partai Buruh Korea yang berkuasa. Dengan promosi tersebut, Kim Yo Jong memperoleh status setingkat menteri dan semakin memperkuat posisinya dalam lingkaran kekuasaan di Pyongyang.
Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) menyebutkan keputusan itu diambil setelah rapat pleno Komite Sentral yang diperluas, yang digelar sehari sebelumnya. Meski tidak dijelaskan secara rinci departemen mana yang akan dipimpinnya, para analis memperkirakan Kim Yo Jong akan memimpin Departemen Propaganda dan Agitasi yang sangat berpengaruh, yang bertanggung jawab atas penyampaian pesan resmi, ideologi, serta kultus kepemimpinan.
Sebelumnya, Kim Yo Jong menjabat sebagai wakil direktur di departemen tersebut dan telah lama dianggap sebagai tokoh utama di balik pernyataan publik dan strategi media rezim. Perombakan ini juga mengembalikan Kim Yo Jong sebagai anggota alternatif Politbiro, badan pengambil keputusan tertinggi di partai.
Ia pernah menjadi anggota Politbiro hingga 2020. Ketidakhadirannya dari daftar kepemimpinan yang diumumkan pada kongres partai Januari 2021 saat itu dinilai oleh para pengamat sebagai penurunan jabatan sementara atau penyesuaian peran, bukan kehilangan pengaruh.
Sejak Kim Jong Un mengambil alih kekuasaan pada 2012, Kim Yo Jong telah memainkan peran penting dalam menyampaikan pernyataan terkait hubungan antar-Korea dan Amerika Serikat (AS), serta mengkoordinasikan berbagai kegiatan publik utama. Promosi Kim Yo Jong diumumkan bersamaan dengan janji Kim Jong Un untuk memperkuat dan mengembangkan ekonomi Korea Utara dalam lima tahun ke depan, seperti dilaporkan KCNA.
Putri Kim Jong Un Ditunjuk sebagai Direktur Jenderal Rudal
Kim Ju Ae diketahui sebagai satu-satunya anak Kim Jong Un dari istrinya, Ri Sol Ju, yang identitasnya dipublikasikan. Ia dilaporkan telah mengganti namanya dan menerima peran baru, yang diyakini sebagai bagian dari proses menuju suksesi kepemimpinan.
Badan intelijen Korea Selatan sebelumnya menyebut pada 12 Februari 2026 bahwa Kim Ju Ae telah ditunjuk sebagai calon pewaris kepemimpinan Korea Utara. Dalam laporan lanjutan pada 22 Februari 2026, disebutkan bahwa Kim Ju Ae kini menggunakan nama baru, yaitu “Kim Ju Hae”, sebuah langkah yang juga pernah dilakukan ayahnya dalam perjalanan politiknya.
Kim Ju Ae juga dilaporkan telah menerima jabatan sebagai “direktur jenderal rudal” di Korea Utara. Dalam beberapa tahun terakhir, ia semakin sering tampil mendampingi ayahnya dalam berbagai kegiatan resmi. Dalam peran barunya tersebut, ia disebut menerima laporan dari para jenderal dan memberikan arahan, menurut badan intelijen Korea Selatan.
Ayahnya dilaporkan memberikan posisi tersebut agar ia dapat mulai memahami dan mengendalikan militer sejak usia dini. Badan Intelijen Nasional (NIS) juga mengatakan bahwa mereka telah mendeteksi keadaan di mana Ju Hae “memberikan pendapat tentang beberapa kebijakan”.
“Ini adalah tahap penunjukan sebagai penerus,” kata mereka, menurut Chosun Daily.
Pidato Kim Jong Un
Dalam pidatonya pada Senin (23/2/2026), Kim Jong Un menyebut lima tahun ke depan sebagai “fase kemajuan skala penuh,” dan menyerukan revolusi dalam pemikiran, teknologi, dan budaya agar proyek-proyek baru dapat dikelola dengan baik, menurut KCNA.
KCNA juga melaporkan bahwa Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mengirimkan pesan kepada Kim Jong Un untuk mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali sebagai pemimpin partai. Selama pertemuan partai tersebut, perhatian juga tertuju pada kehadiran Kim Ju Ae, yang semakin dianggap sebagai calon kuat penerus kepemimpinan.
Dalam beberapa bulan terakhir, Kim Ju Ae sering mendampingi ayahnya dalam berbagai acara penting, termasuk uji coba peluncuran rudal dan upacara militer.
Sumber: Tribunnews.com
