Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Catat Rinciannya! Baznas Riau Rilis Besaran Zakat Fitrah 2026 untuk Wilayah Pekanbaru Government
  • Harga Emas 4 Maret 2026 Melemah, Galeri 24 dan UBS Turun Puluhan Ribu Rupiah Economy
  • Kesehatan Mental Remaja Masih Jadi Tantangan, IDAI Tekankan Peran Keluarga dan Sekolah Health
  • Hari Pohon Sedunia, RSF dan PHR Taja Pendidikan Lingkungan bersama KPHP Minas Tahura Riau
  • Telkom Riau Jalin Intimacy dan Gali Potensi Layanan di Pondok Pesantren Imam Dzahabi Pekanbaru Ordinary News

Penyebab Harga Beras Naik Menurut Perpadi: Stok Ada, tapi Distribusi Minim

Posted on 29 Agustus 202529 Agustus 2025 By Gloria

SMARTPEKANBARU.COM- Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi), Sutarto Alimoeso, mencatat melonjaknya harga beras belakangan ini bukan karena stok benar-benar tidak ada.

Menurutnya, permasalahan utama justru terletak pada distribusi yang tidak berjalan optimal sehingga pasokan di pasar terasa kering. Berdasarkan hitungan Kerangka Sampel Area (KSA), ketersediaan beras secara nasional masih aman.

Namun, kebutuhan bulanan dengan surplus yang ada hanya berbeda tipis, sehingga distribusi tersendat, harga mudah sekali terdorong naik.

“Kalau menurut hitung-hitungan KSA dan situasi di lapangan, pada dasarnya ada. Tetapi kita ini posisinya kebutuhan per bulan dengan kelebihannya itu sangat tipis sekali,” kata Sutarto kepada Kompas.com, Jumat (29/8/2025).

Ia mencontohkan pada Juli 2025 lalu, surplus beras nasional hanya sekitar 200.000 ton. Jumlah itu harus diperebutkan sekitar 169.000 penggilingan padi, ditambah sebagian diserap pemerintah untuk pengadaan dalam negeri.

Kondisi itu akhirnya menimbulkan persepsi kelangkaan yang kemudian dimainkan oleh sebagian pihak di pasar. “Misalnya bulan Juli, tapi bulan Juli itu kan dari 1 Juli sampai 31 Juli, itu seluruh Indonesia itu hanya 200.000 ton. Nah, seluruh Indonesia 200.000 ton itu kan diperebutkan oleh 169.000 panggilan pasti kayak apa kan. Terus ditambah direbut lagi oleh pemerintah untuk pengadaan dalam negeri,” paparnya.

Padahal, lanjut Sutarto, pada akhir Juni 2025 Bulog masih memegang cadangan hingga 4 juta ton beras. Menurutnya, stok sebesar seharusnya segera digelontorkan ke pasar sejak Juni hingga Februari 2026 agar tidak menimbulkan kekosongan pasokan.

“Itu waktunya mengeluarkan. Kalau stok ditahan-tahan, lalu yang dikeluarkan hanya sedikit demi sedikit, pasar tentu akan kering. Ibarat kebakaran, air yang keluar bukan dengan selang besar, tapi cuma sedikit. Api malah makin besar,” beber Sutarto. Selain soal distribusi, ia juga menyoroti kurangnya pelibatan pelaku usaha beras dalam menyalurkan stok pemerintah.

Sumber : Kompas.com

Economy

Navigasi pos

Previous Post: Riau Terima Penghargaan Nasional dengan Predikat Sangat Tinggi di Bidang Produk Hukum Daerah
Next Post: Konsistensi Pemerintah Kabupaten Siak dalam Mengoptimalkan Zakat Diapresiasi BAZNAS RI

Related Posts

  • Rupiah Melemah, Perbankan Tetapkan Kurs di Kisaran 16.200 per Dolar AS Business Today
  • BI Riau Ajak Warga Manfaatkan QRIS, Bidik Kenaikan Transaksi 80 Persen Tahun Ini Economy
  • Prabowo Subianto Perdana Ungkap Kondisi Keuangan Negara, Masyarakat Bisa Mengikuti Economy
  • Warren Buffett Ungkap Alasan Investasi Saham Lebih Menarik daripada Properti Business Today
  • Aksi Demonstrasi Berlarut Berisiko Buat Indonesia Kehilangan Momentum Pertumbuhan Ekonomi Economy
  • BSI dan Unri Siapkan Kolaborasi Riset Ekonomi Syariah Economy

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Optimalkan Deteksi Stroke, dr. Yan Leo Tambunan Paparkan Keunggulan Teknologi DSA di RS Awal Bros
  • Wakil Ketua DPRD Riau Tanggapi Demonstrasi Mahasiswa Unri, Soroti Isu Strategis Nasional dan Daerah
  • Tekan Budaya Konsumtif, DPRD Pekanbaru Setuju Larangan Perpisahan Sekolah Digelar Mewah

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • DPRD dan Pemko Pekanbaru Bahas APBD-P 2025 dan APBD 2026 News Update
  • Ada 11 Program Prioritas Pemerintah Daerah, DPRD Pelalawan Sahkan Perda RPJMD 2025-2029 Government
  • Riau Catat Sejarah, Kantongi Investasi Rp44 Triliun untuk Energi Terbarukan dan Industri Gula Ordinary News
  • Harga Emas Pekanbaru, Emas Antam Pegadaian Turun, Harga di Gerai Butik Emas LM Business Today
  • HK Tower Digeledah Polisi, Hutama Karya: Kami Kooperatif dan Transparan Ordinary News
  • Harga Pertamax di Jabodetabek Naik Jadi Rp 12.750 Ordinary News
  • Hyundai Ioniq 5 NIK 2024 Belum Laku, Diskon Tembus Ratusan Juta Rupiah Economy
  • Server Bermasalah, Disdukcapil Pekanbaru Hentikan Sementara Layananan KTP-el dan Kia News Update

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme