Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Menag Jenguk Korban Kebakaran DPRD Makassar: Ini Merupakan Ujian Government
  • Kadiskominfo Kampar dan Diskominfotik Riau Bahas Pengelolaan Data serta Layanan Publik Digital Kampar
  • Pemerintah Beri Insentif PPN DTP untuk Tiket Pesawat Ekonomi, Berlaku Mulai 1 Maret 2025 INFO PAJAK
  • Peringatan BMKG: Riau Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Hari Ini Riau
  • TPP Verifikasi Ulang Dukungan KONI Daerah, Agenda Musprov KONI Riau Mundur dari Jadwal. Olahraga

Statistisi Senior: Angka Pengangguran Rendah Perlu Dikaji Lebih Hati-hati

Posted on 18 September 202518 September 2025 By admin

SMARTPEKANBARU.COM-Statistisi senior sekaligus mantan Deputi BPS, Mirjou Sairi Hasbullah, MA mengingatkan agar angka pengangguran yang dirilis resmi tidak ditelan mentah-mentah. Menurutnya, angka yang terlihat rendah bisa menyimpan persoalan lain yang harus dicermati lebih dalam.

Dalam Webinar Literasi Statistik 2025 bertajuk Statistik untuk Negeri: Menerjemahkan Data Menjadi Kebijakan Nyata yang digelar BPS Provinsi Riau, Kamis (18/9/2025), Sairi menyoroti data BPS yang mencatat tingkat pengangguran terbuka Februari 2025 sebesar 4,76%. Angka itu diklaim sebagai yang terendah sejak reformasi tahun 1998. Untuk di Riau berada di angka 4,12 persen dibawah nasional.

“Kalau kita cermati, di tengah banyaknya gelombang PHK, angka pengangguran di Indonesia 4,76%, ini justru perlu dikaji lebih hati-hati,” kata Sairi.

Ia menilai rendahnya angka pengangguran bukan semata pertanda kondisi lapangan kerja membaik. Bisa jadi, kata dia, banyak orang yang kehilangan pekerjaan memilih untuk tetap bekerja apa saja agar bisa bertahan hidup, meski dalam kondisi yang tidak layak.

“Jangan-jangan orang yang kena PHK itu tidak sanggup menjadi penganggur. Mereka mau kerja apa saja asal bisa makan. Data pekerja informal justru meningkat pada periode yang sama. Ini artinya ada indikasi pergeseran, dari pengangguran menjadi pekerjaan serabutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sairi mengingatkan soal definisi resmi pengangguran menurut standar ILO.

“Dalam manual ILO, mereka yang bekerja minimal satu jam seminggu berturut-turut sudah termasuk bekerja. Padahal, banyak di antaranya yang hanya bekerja 2-3 jam, hasilnya hanya cukup untuk bertahan hidup. Secara statistik mereka tidak lagi disebut penganggur, tapi realitanya mereka setengah menganggur,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta agar para kepala daerah tidak sekadar berbangga ketika angka pengangguran di wilayahnya terlihat rendah. Sebaliknya, perlu diteliti lebih jauh apakah angka itu benar-benar mencerminkan kesejahteraan masyarakat.

“Pengalaman saya dulu di Jawa Timur, banyak bupati dan wali kota yang gembira melihat angka pengangguran rendah. Padahal itu bukan tanda keberhasilan, justru harus kita pertanyakan. Apakah masyarakatnya betul-betul sejahtera atau sekadar bekerja serabutan?” ungkapnya.

Sairi juga menyinggung daerah-daerah dengan tingkat pengangguran tinggi seperti Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan Manado. Sementara di sisi lain, daerah dengan angka pengangguran rendah justru berada di wilayah Papua Pegunungan.

“Karena itu kita harus sangat hati-hati memaknai data. Angka statistik tidak boleh hanya dibaca permukaannya saja, tapi harus diteliti lebih dalam konteks sosial dan ekonomi yang melingkupinya,” pungkas Sairi.

Media Center Riau

Ordinary News

Navigasi pos

Previous Post: D’Merlion Hotel Batam Tertarik Paket Bundling Telkom, AM Witel Riau Submit Penawaran Akuisisi
Next Post: Alltrue Sydney Hotel Resmi Deal Kontrak Layanan Telkom Riau:  UseeTV Hotel (UHoS) 30 Channel

Related Posts

  • Bapemperda DPRD Riau Hanya Bisa Selesaikan 6 dari 10 Perda Tahun 2025, Ini Penjelasan Sunaryo Government
  • Resmi! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 Ordinary News
  • Kebiasaan yang Tak Disadari Hambat Kesembuhan Luka, Meniup Luka Salah Satunya Health
  • Mewangikan Tubuh dengan Parfum Halal, Kebutuhan Konsumen Muslim Modern yang Jadi Gaya Hidup Lifestyle
  • Sekolah P3SPS Dorong Optimalisasi Siaran Lokal dan Penguatan Konten Bermuatan Budaya di Riau Ordinary News
  • Tol Pekreng I dari Kampar sampai Pekanbaru Belum Beroperasi pada Libur Akhir Tahun 2025 Ordinary News

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Karmila Sari Ajak Masyarakat Manfaatkan Beasiswa KIP Kuliah di STIKes Tengku Maharatu
  • DPRD Riau Tindaklanjuti Keluhan Warga Terkait Dampak Lingkungan Galian C
  • Komisi I DPRD Riau Angkat Isu Tanah BMN ke Plt Gubernur, Warga Minta Haknya Dipastikan

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Daun Pepaya Bisa Mengobati Penyakit Apa? Berikut Penjelasannya… Health
  • Enjoy your one time life line travelling with your favorite ones Kampar
  • Istana Siak Ditetapkan Kementerian Kebudayaan Jadi Museum Nasional: Warisan Sejarah Kini Dirawat Negara Government
  • Keamanan Sekolah Terjamin, Witel Riau Dukung Implementasi Antares Eazy Cam di SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru
  • Siap-siap, Pemerintah Bakal Perketat Pembelian Elpiji 3 Kg Business Today
  • Pemkab Gratiskan 100 Tenda Pameran Bagi Pelaku UMKM Selama Helat Pelalawan 2025  Ordinary News
  • Ini Lokasi dan Harga 11 Rumah Bos Meta Mark Zuckerberg yang Diprotes Warga Technology
  • RAPBD Riau Triwulan II Catat Pertumbuhan Positif Business Today

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme