Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Model AI Tampil di Majalah Vogue, Inovasi atau Ancaman untuk Model Manusia? Lifestyle
  • IHSG Hari Ini Bakal Lanjut Menguat? Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Selasa Business Today
  • Ekonomi Riau Melesat di Atas Target, Sektor SDM dan Lingkungan Alami Tren Positif Economy
  • Sulap Sampah Jadi Listrik: Pemprov Riau dan KLH Siapkan Fasilitas PSEL di Lima Daerah Government
  • Begini Modus Korupsi Dana KUR di Kampar, Rugikan Negara 72,8 Miliar  Government

Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Tolak Bayar Utang Whoosh Pakai APBN

Posted on 16 Oktober 202516 Oktober 2025 By Iwan Antonius Marbun

SMARTPEKANBARU.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan alasan dirinya menolak pembayaran utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Purbaya menjelaskan, pemerintah sudah tidak lagi menerima dividen badan usaha milik negara (BUMN) karena dialihkan ke BPI Danantara. Oleh karenanya, seharusnya Danantara lah yang membayar utang proyek tersebut mengingat pemegang saham terbesar operator Whoosh, yakni PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), adalah PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

“Dulu kan semuanya pemerintah yang (menanggung). Tapi ketika sudah dipisahkan dan seluruh dividen masuk ke Danantara, Danantara cukup mampu untuk membayar itu,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Untuk diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah tidak lagi menerima dividen BUMN sebagai penerimaan negara mulai tahun ini karena dividen tersebut dialihkan ke Danantara.

Akibatnya, pemerintah kehilangan potensi pendapatan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 80 triliun, sehingga target PNBP 2025 berpotensi hanya tercapai Rp 477,2 triliun atau 92,9 persen dari target APBN sebesar Rp 513,6 triliun. Purbaya bilang, usulannya mengenai utang kereta cepat tidak dibiayai APBN sudah diutarakan ke Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara, Rosan Roeslani. “Sudah saya sampaikan. Kenapa? Karena Danantara terima dividen dari BUMN kan hampir Rp 90 triliun. Itu cukup untuk menutup yang Rp 2 triliun bayaran tahunan untuk utang kereta cepat. Dan saya yakin uangnya setiap tahun akan lebih banyak di situ,” ucapnya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu.

Terkait usulan tersebut, Purbaya bilang Danantara akan mempelajari hal tersebut dan akan kembali mengajukan usulan baru ke pemerintah. “Nanti kita tunggu seperti apa studinya. Yang jelas, saya tanya ke beliau tadi apakah di klausulnya ada yang bayar harus pemerintah? Kan yang penting, kalau saya tahu CDB, saya pernah diskusi nego sama CDB juga dulu, mereka yang penting struktur pembayarannya clear. Jadi harusnya nggak ada masalah kalau Danantara bayar juga. Tapi nanti kita lihat hasilnya seperti apa dan kita tunggu perintah dari Presiden,” tukasnya.

sumber ; kompas.com

Economy, Nasional, Ordinary News

Navigasi pos

Previous Post: Nasib Dheninda Chaerunnisa, Anggota DPRD Gorontalo yang Bibirnya Mencibir Saat Ditemui Pendemo
Next Post: Bupati Siak Akan Jadi Saksi Sidang Kasus Konflik Warga Tumang -PT SSL di PN Pekanbaru

Related Posts

  • OJK Riau Dorong Inklusi Keuangan Lewat Festival Pacu Jalur 2025 Ordinary News
  • Berkilau, Harga Emas Antam Hari Ini 3 September 2025 Melonjak Rp 26.000 Per Gram Economy
  • Tim BBKSDA Riau Diterjunkan Usai Serangan Harimau di Pelalawan Ordinary News
  • Pemprov Riau Gencarkan Edukasi Gratifikasi dan Perkuat Sistem Pelaporan Korupsi Economy
  • Airlangga Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2026 Bisa Tembus 5,4 Persen Ordinary News
  • OJK Riau dan FKIJK Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar Ordinary News

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Meriahkan Hari Kartini, Puluhan Anak TK dan SD Unjuk Kreativitas di Lomba Mewarnai Bono Hotel Pekanbaru
  • Waspada Komplikasi Campak, IDAI Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Vaksin MR untuk Lindungi Anak
  • Apresiasi Sinergi Imunisasi, Dinkes Riau Targetkan Penurunan Angka ‘Zero Dose’ 25 Persen di Tahun 2026

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Telkom Tanjungpinang Dukung Konektivitas Sekolah melalui Layanan IndiBiz Berkecepatan Tinggi Ordinary News
  • What web designers and their clients need to know about SEO Highlights
  • Smartwatch Garmin Fenix 8 MicroLED Resmi di Indonesia, Harga Rp 35 Juta Ordinary News
  • Telkom Riau Undang Rektor Universitas Lancang Kuning Silahturahm EVENT
  • Makna Mahkota Miss Universe 2025 Indonesia, Singapura, dan Hong Kong Lifestyle
  • Gubri Wahid: Guru Harus Jadi Teladan dalam Menumbuhkan Budi Pekerti Government
  • Tokoh Pemuda Kari Nahkodai DPC Perindo Kuansing, Siap Hadapi Pemilu 2029 Government
  • Pemkab Pelalawan Mulai Bayar Utang Tunda Bayar Kegiatan 2023 Sebesar Rp 43 Miliar Ordinary News

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme