SMARTPEKANBARU.COM – Pemerintah Kota Pekanbaru menggelar Forum Grup Discussion (FGD) membahas rencana peninjauan kembali Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Pekanbaru tahun 2020-2040.
Sejumlah pihak hadir dalam diskusi publik di aula lantai tiga Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Rabu (23/10/2025).
Adanya perubahan dan pergeseran pemanfaatan ruang dalam beberapa tahun terakhir menimbulkan wacana peninjauan kembali RTRW Kota Pekanbaru tahun 2020-2040.
Wacana ini juga muncul karena beberapa faktor lainnya selama lima tahun RTRW tersebut.
Faktor lainnya yakni dinamika pembangunan kota yang berkembang begitu cepat. Persoalan lainnya yakni ada permasalahan batas wilayah Kota Pekanbaru dengan Kabupaten Kampar.
“Kondisi ini membuat evaluasi pemanfaatan ruang perlu dilakukan, maka perlu ada evaluasi dalam RTRW,” terang Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar kepada Tribunpekanbaru.com
Menurutnya, peninjauan kembali terhadap RTRW selama 20 tahun ke depan ini harus dilakukan karena ada perubahan atau penyempurnaan peraturan perundangan.
Peraturan perundangan itu merupakan regulasi yang menjadi rujukan dalam pelaksanaan tata ruang.
“Kita juga melihat tingginya minat investasi terutama di sektor perumahan, perdagangan dan jasa industri di Kota Pekanbaru,” paparnya.
Para investor tentu memerlukan alokasi ruang yang sesuai dalam mendukung kebutuhan pembangunan saat ini dan masa yang akan datang.
Ada juga permasalahan penyediaan ruang terbuka hijau berdasarkan faktor-faktor tersebut.
“Maka Pemerintah Kota Pekanbaru akan melakukan kajian dan evaluasi serta penilaian terhadap RTRW tahun 2020 hingga tahun 2040,” jelasnya.
Politisi PKS menyadari bahwa pemerintah kota sudah menyusun dan menetapkan RTRW. Ia menjelaskan bahwa semua itu tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru No.7 Tahun 2020 tentang RTRW tahun 2020-2040
Dirinya menyebut bahwa pemerintah kota sudah membahas ini bersama sejumlah pihak sebelum melakukan peninjauan kembali RTRW. Mereka menggelar grup diskusi guna membahas rencana evaluasi ini secara menyeluruh.
Sumber : TribunPekanbaru.com
