Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Tips Membatasi Makanan Manis pada Anak agar Tetap Sehat Lifestyle
  • Job Kurniawan Dukung Rencana Aksi REDD+ Provinsi Riau Program
  • Dokter: Kanker Payudara Sering Tak Bergejala, Deteksi Dini Bisa Selamatkan Nyawa Health
  • Pajak Digital Sumbang Rp32,32 Triliun: Pendorong Utama Penerimaan Negara 2024 INFO PAJAK
  • Bupati Siak Dr Afni Zulkifli Motivasi ASN Tingkatkan PAD dan Inovasi Kelola Keuangan Daerah Government

Indonesia Resmi Akhiri Kejadian Luar Biasa Polio, Dapat Apresiasi dari WHO

Posted on 21 November 202521 November 2025 By Ghina Raudathul Jannah

SMARTPEKANBARU.COM – Indonesia resmi akhiri Kejadian Luar Biasa (KLB) polio tipe 2.

Menteri Kesehatan (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin, di Jakarta menjelaskan, sejak Juni 2024 hingga saat ini, tidak ditemukan lagi virus polio pada anak-anak maupun lingkungan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, KLB ditutup secara resmi pada 19 November 2025.

Hampir 60 juta dosis imunisasi poliotambahan telah diberikan kepada anak-anak selama respon KLB ini.

“Indonesia berhasil menghentikan penyebaran polio di Indonesia berkat dedikasi tenaga kesehatan, komitmen orang tua dan seluruh anggota masyarakat agar anak-anak diimunisasi, serta dukungan mitra. Kita tidak boleh berpuas diri. Risiko polio masih ada, terutama dengan adanya kesenjangan cakupan imunisasi di beberapa provinsi di Indonesia,” kata Budi, Jumat (21/11/2025).

Direktur Regional WHO untuk Pasifik Barat, Dr. Saia Ma’u Piukala mengatakan, keberhasilan ini menjadi langkah penting menuju dunia tanpa polio terutam di Wilayah Pasifik Barat WHO yang telah mempertahankan status bebas polioyang telah dicapai 25 tahun lalu.

“Saya mendorong seluruh 38 negara dan wilayah di Pasifik Barat untuk tetap waspada. Suatu hari nanti, polio hanya tinggal sejarah. Sampai saat itu tiba, kita harus melanjutkan imunisasi,” ucapnya.

Kilas Balik KLB Polio di Indonesia

KLB terjadi sejak bulan Oktober 2022, saat kasus pertama dilaporkan dari Aceh.

Dalam dua tahun berikutnya, kasus juga ditemukan di provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Maluku Utara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Kasus cVDPV2 (varian virus polio) terakhir terkonfirmasi di Papua Selatan pada 27 Juni 2024.

Indonesia melakukan respons melalui dua putaran imunisasi tambahan polio dengan menggunakan vaksin novel OPV-2 (nOPV2) mulai akhir tahun 2022 hingga triwulan ketiga 2024.

Secara paralel, cakupan imunisasi rutin juga meningkat, dengan persentase anak yang menerima dosis kedua vaksin polioinaktif (IPV) meningkat dari 63 persen (1,9 juta anak) pada 2023 menjadi 73 persen (3,2 juta anak) pada 2024. 
Perwakilan UNICEF Indonesia Maniza Zaman, mengatakan ini menunjukkan hal yang bisa dicapai ketika masyarakat, tenaga kesehatan, dan mitra bersatu. 

“Kita harus terus menjaga momentum agar setiap anak mendapatkan imunisasi yang mereka butuhkan untuk tumbuh sehat dan bebas dari polio serta penyakit lainnya yang dapat dicegah dengan imunisasi,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya status KLB Polio ini, Kementerian Kesehatan menegaskan komitmennya untuk menjaga Indonesia tetap bebas polio melalui penguatan imunisasi rutin, peningkatan surveilans, kerja sama lintas sektor, dan dukungan masyarakat.

Sumber : Tribunnews.com

Health

Navigasi pos

Previous Post: Lawan Inflasi dan Pulihkan Ekonomi, Jepang Gelontorkan Stimulus Rp 2.262 Triliun
Next Post: Lonjakan Cacar Air Serang Anak-Anak di Tangsel! Rumah Sakit Mulai Kewalahan

Related Posts

  • Aturan Minum Obat Cacing, Harus Diulang atau Cukup Sekali? Ini Kata Dokter Health
  • Berapakah Beban Maksimal Angkat Besi yang Bisa Dilakukan Atlet? Berikut Penjelasannya… Health
  • Teknik Jalan Kaki yang Benar: Sehatkan Tubuh, Perbaiki Postur dan Cegah Cedera Health
  • Cegah Sejak Dini, TP Posyandu Dorong Cek Kesehatan Sekolah dan Imunisasi Zero Dose Health
  • Lebih dari Sekadar Kelumpuhan, Fakta Medis Mengapa Gejala Stroke Bergantung pada Titik Sumbatan Otak Health
  • Mengapa Kita Mengantuk Setelah Makan? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya Health

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Waspada Komplikasi Campak, IDAI Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Vaksin MR untuk Lindungi Anak
  • Apresiasi Sinergi Imunisasi, Dinkes Riau Targetkan Penurunan Angka ‘Zero Dose’ 25 Persen di Tahun 2026
  • Harga Emas Pegadaian Naik pada 16 April 2026, Antam Tembus Rp3.009.000 per Gram

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Jelang Lebaran, Pemkab Rohul Gesa Pengerasan Jalan Desa Melalui Sistem Swakelola Government
  • Hasil Sevilla Vs Barcelona 4-1: Penalti Lewandowski Gagal, Barca Remuk Football
  • BI Riau dan Pemprov Kick Off Riau Sharia Week 2026, Perkuat Ekosistem Halal Berkelanjutan Ordinary News
  • Kelakar Prabowo: DPR Mirip Rapat Kecamatan, Pemilu Masih Lama Government
  • Mengenal Sindrom Sarang Kosong, Saat Orang Tua Kesepian Melihat Anak Sudah Mandiri Lifestyle
  • KPU Siak Bersiap Hadapi Gugatan Sugianto, Pilkada Telah Menelan Uang Rakyat Puluhan Miliar Ordinary News
  • Perbankan Mulai Tetapkan Kurs Rupiah 16.100-an Seiring menguatnya nilai tukar Economy
  • Pemkab Siak Mulai Bayar Bertahap Tunda Bayar Rp327 Miliar, Ini Kata DPRD News Update

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme