SMARTPEKANBARU.COM- Pemerintah Provinsi Riau terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari kebijakan strategis nasional.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi menyampaikan kehadiran program MBG telah membantu meringankan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Khususnya pada pembiayaan konsumsi siswa di tujuh sekolah keguruan (boarding school) milik Pemerintah Provinsi Riau.
“Selama ini pembiayaan makan boarding school menghabiskan anggaran sekitar Rp45 miliar . Alhamdulillah, saat ini seluruhnya telah terintegrasi dalam program MBG, sehingga anggaran tersebut dapat dialokasikan untuk program prioritas lainnya,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).
Syahrial menjelaskan, berdasarkan evaluasi beberapa waktu lalu, pembiayaan sekolah keguruan berasrama menjadi komponen yang cukup membebani APBD. Dengan terintegrasinya program tersebut ke dalam skema MBG, ruang fiskal daerah menjadi lebih fleksibel dan produktif.
Selain efisiensi anggaran, pelaksanaan MBG juga memberikan dampak ekonomi signifikan di daerah. Dana program yang langsung ditransfer ke satuan pelayanan turut mendorong perputaran ekonomi lokal.
Langkah ini juga memperkuat daya dukung daerah di tengah kondisi fiskal yang menantang. Meskipun pada tahap awal implementasi progres MBG di Riau belum sepenuhnya optimal, namun sinergi lintas sektor terus diperkuat.
“Ini adalah wujud nyata kolaborasi pemerintah pusat dan daerah. Dengan sinergi yang kuat, kita optimistis target dapat segera tercapai dan manfaatnya dirasakan secara merata oleh masyarakat,” tegasnya.
Pemprov Riau memastikan akan terus memperkuat koordinasi bersama pemerintah kabupaten/kota serta pemangku kepentingan terkait. Hal ini guna mendukung keberlanjutan program dan optimalisasi pelayanan pemenuhan gizi di seluruh wilayah Provinsi Riau.
Sumber: Media Center Riau
