SMARTPEKANBARU.COM, BATAM – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi melepas keberangkatan 441 jemaah calon haji asal Kota Pekanbaru yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 4 Embarkasi Batam, Minggu (26/4/2026). Rombongan yang merupakan gelombang kedua asal Bumi Lancang Kuning ini bertolak menuju bandara pada dini hari guna mengejar jadwal penerbangan internasional. Proses pelepasan berlangsung khidmat di asrama haji sebelum para tamu Allah tersebut memulai perjalanan spiritual mereka menuju tanah suci. “Alhamdulillah hari ini kita telah melepas rombongan jemaah haji gelombang kedua, berangkat sebanyak 441 orang,” terang SF Hariyanto.
Jemaah Kloter 4 ini terdiri dari 439 jemaah reguler yang didampingi oleh dua orang Petugas Haji Daerah (PHD) guna memastikan seluruh keperluan jemaah terakomodasi dengan baik. Pesawat yang membawa rombongan ini dijadwalkan lepas landas pada pukul 07.10 WIB dengan rute langsung menuju Madinah. Keberangkatan yang tepat waktu menjadi prioritas panitia penyelenggara agar jemaah tidak mengalami kelelahan berlebih sebelum tiba di Arab Saudi. Kehadiran pemimpin daerah dalam prosesi pelepasan ini menjadi dorongan moril tersendiri bagi para jemaah yang telah menanti keberangkatan selama bertahun-tahun.
Dalam pesan singkatnya, Plt Gubernur menekankan agar para jemaah benar-benar memanfaatkan kesempatan emas ini untuk meningkatkan kualitas ibadah mereka. Beliau berharap tidak ada gangguan non-teknis yang dapat memecah konsentrasi jemaah selama menjalankan rukun dan wajib haji di Mekkah maupun Madinah. Kedisiplinan dalam mengatur waktu antara ibadah dan istirahat menjadi kunci utama agar jemaah tetap bugar hingga puncak haji nanti. “Manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk fokus beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah,” pesan SF Hariyanto.
Selain aspek spiritual, kondisi cuaca di Arab Saudi yang cenderung ekstrem juga menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Jemaah diminta untuk selalu mengonsumsi air putih yang cukup dan mengikuti instruksi dari tim medis kloter guna menghindari dehidrasi atau gangguan kesehatan lainnya. Kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan keamanan yang ditetapkan oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi juga wajib dilaksanakan oleh seluruh jemaah tanpa terkecuali. “Jaga kondisi fisik dan patuhi arahan dari petugas serta tim kesehatan,” ingatnya.
SF Hariyanto juga mendoakan agar seluruh jemaah asal Riau, khususnya dari Kloter 4 ini, dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan sempurna dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. Beliau mengapresiasi kerja keras seluruh panitia embarkasi yang telah menyiapkan logistik dan administrasi jemaah dengan sangat rapi sehingga tidak ditemukan kendala berarti pada gelombang kedua ini. Kesabaran dan rasa saling tolong-menolong antarjemaah selama di perjalanan sangat diharapkan untuk menjaga ukhuwah islamiyah. “Hindari hal-hal yang dapat mengurangi kekhusyukan haji,” tambahnya.
Pelepasan Kloter 4 ini sekaligus menandai kelancaran fase pemberangkatan jemaah haji Riau melalui Embarkasi Batam pada musim haji 1447 Hijriah ini. Setelah ini, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan kondisi jemaah melalui laporan rutin dari petugas haji yang menyertai rombongan di lapangan. Diharapkan hingga akhir fase keberangkatan nanti, seluruh jemaah asal Provinsi Riau dapat diterbangkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama. Komitmen pelayanan prima bagi jemaah haji tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Riau di bawah nakhoda SF Hariyanto.
Sumber : Go Riau
