Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Motherboard Gigabyte X870E Aorus X3D Masuk Indonesia, Harga mulai Rp 6 Jutaan Internasional
  • Xiaomi Catat Laba Rekor, Smart EV Tembus 100 Ribu Unit di Q3 2025 Technology
  • Riau Masih Berpotensi Diguyur Hujan, 2 Hotspot Terdeteksi di Kampar dan Rokan Hilir Kampar
  • Persiapan Mudik Lebaran, Dishub Bengkalis Mulai Benahi Pelabuhan RoRo Government
  • Game Changing Virtual Reality Console Hits the Market Others

Gubri Imbau Sekolah Dalam Kawasan TNTN Tidak Terima Siswa Baru

Posted on 10 Juli 202510 Juli 2025 By Aslam Raihan Tak ada komentar pada Gubri Imbau Sekolah Dalam Kawasan TNTN Tidak Terima Siswa Baru

SMARTPEKANBARU.COM- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mulai mengambil langkah tegas namun tetap mempertimbangkan aspek kemanusiaan dalam penataan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Salah satu kebijakan yang diambil adalah imbauan kepada sekolah-sekolah yang berdiri di kawasan itu agar tidak lagi menerima siswa baru.

Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid menyampaikan bahwa imbauan ini merupakan bagian dari upaya mengendalikan aktivitas permukiman didalam kawasan konservasi. Pemerintah juga mengarahkan agar warga yang tinggal di dalam kawasan tersebut mulai menyekolahkan anak-anaknya ke lembaga pendidikan yang berada di luar TNTN.

“Sudah kita antisipasi supaya jangan mendaftar kesana lagi, tapi bisa mendaftar ke sekolah yang berada diluar. Kan tidak semua desa ini masuk dalam kawasan hutan, dusun-dusunnya saja yang masuk dalam kawasan hutan,” jelas Wahid. 

Meski demikian, pemerintah tetap memberi ruang bagi siswa yang sudah lebih dulu bersekolah di sana. Mereka masih diperbolehkan untuk menyelesaikan pendidikan hingga lulus, tanpa harus pindah mendadak ke sekolah lain.

Pendekatan ini diambil agar tidak mengganggu proses belajar dan tetap menjaga hak pendidikan anak-anak yang terlanjur terdaftar.

“Jadi yang kita amankan sekarang ini di Taman Nasionalnya, untuk diluar areal ini belum,” kata Gubri. 

Sejauh ini, beberapa sekolah diketahui masih beroperasi di dalam kawasan TNTN. Wadan Satgas Penanganan Kawasan Hutan (PKH), Brigjen TNI Dodi Triwinarto, menyebut sejumlah sekolah yang masuk dalam daftar di antaranya, SDN 019 Sei Dolik, SDN 020 Toro Jaya, SDN 021 Kualo Onangan, dan SMPN 6 Ukui. Keempatnya berada di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.

Selain itu, SDN 030 Kesuma Makmur yang berlokasi di Desa Bukit Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, juga tercatat sebagai salah satu sekolah yang berdiri di wilayah konservasi. Keberadaan sekolah-sekolah ini menjadi perhatian karena secara regulasi, kawasan taman nasional seharusnya steril dari pemukiman dan pembangunan fasilitas umum permanen.

“Di sana ada dibangun sekolah, baik Sekolah Negeri di tingkat SD maupun SMP. Kenapa dibangun sekolah? Karena orang tuanya bekerja di situ. Untuk jumlah penduduk, dari data awal itu sekitar empat sampai lima ribu orang,” kata Dodi. 

Lebih lanjut dikatakannya, pihak Satgas juga tengah melakukan pendataan lanjutan terhadap sekolah-sekolah berstatus jarak jauh yang diduga masih beroperasi di area TNTN. Proses pendataan ini penting untuk mengetahui sejauh mana penyebaran aktivitas pendidikan di kawasan yang seharusnya dilindungi dari segala bentuk alih fungsi lahan.

“Alhamdulillah Pak Bupati Pelalawan melalui Tim Percepatan, Pemulihan Pasca Penguasaan (TP4) TNTN pelan-pelan sudah mendata. Ada 380 personel yang kita libatkan dan sudah enam minggu hidup dan tinggal disitu. Sehingga kita terus mendapat laporan mengenai data yang ada disana,” terangnya. 

Ia menyebut langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menata ulang kawasan TNTN secara menyeluruh. Selain menyasar pemukiman dan lahan pertanian ilegal, aktivitas pendidikan yang tidak sesuai aturan juga ikut diperhatikan. Tujuannya adalah mengembalikan fungsi taman nasional sebagai kawasan konservasi.

“Kita coba lakukan pendekatan dengan prinsip  dialog, humanis dan persuasif. Sehauh ini hampir 1000 hektare lahan yang sudah kita pulihkan,” tutup Dodi.

Sumber: Mediacenter.riau.go.id

Riau

Navigasi pos

Previous Post: Dikha “Aura Farming” Dipastikan Tampil di Pacu Jalur 2025
Next Post: Mahasiswa FIKOM UIR Gelar COMMPHORIA, Perayaan Kreativitas dan Komunikasi

Related Posts

  • Pemprov Pastikan Transmigrasi di Bengkalis dan Inhil Masih Tahap Monitoring Government
  • Persembahan Prestasi untuk Sang Ketua, Atlet NPCI Riau Teguh Menjalani Pelatnas News Update
  • Tingkatkan Keunggulan Operasi Pengeboran Blok Rokan, PHR Gunakan Inovasi Drilling Simulator Business Today
  • Gubri Abdul Wahid Nilai FKPMR Berperan Penting dalam Menjaga Marwah dan Merespon Masalah Daerah Government
  • Populer Riau: Terdakwa Korupsi Pemko Pekanbaru Bergaya Hedon, Pasutri Kurir Sabu 20 Kg Ditangkap Government
  • APBD Pekanbaru 2026 Terancam Turun, DPRD Dorong Pemko Segera Temui Kemenkeu Ordinary News

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Waspada Komplikasi Campak, IDAI Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Vaksin MR untuk Lindungi Anak
  • Apresiasi Sinergi Imunisasi, Dinkes Riau Targetkan Penurunan Angka ‘Zero Dose’ 25 Persen di Tahun 2026
  • Harga Emas Pegadaian Naik pada 16 April 2026, Antam Tembus Rp3.009.000 per Gram

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • AM Witel Riau Berhasil Deal IndiBiz 100 Mbps dan Gali Peluang Managed Service di Aliyah Homestay Ordinary News
  • BI Riau dan Badan Wakaf Indonesia Selenggarakan Sertifikasi Nazhir Wakaf untuk Tingkatkan Profesionalisme Pengelola Wakaf Pekanbaru
  • Pembubaran Demonstrasi Disorot, Amnesty Singgung Tanggung Jawab Politik Negara Demonstration
  • Gubernur Riau Sidak Tambang Emas Ilegal, Soroti Kerusakan Lingkungan dan Ekonomi Economy
  • Tiga Terdakwa Penyelundup 87,6 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati, Satu di Antaranya Napi Rutan Dumai Riau
  • ​Wujudkan Ramadan Bahagia, Pemkab Siak dan Baznas Salurkan Santunan Rp2,7 Miliar untuk Ribuan Mustahik Government
  • Ketika Wakil Rakyat Hidup Mewah, Publik Hidup Susah Ordinary News
  • Kelapa Sawit Mitra Plasma Minggu Ini Dihargai Rp3.387 per Kg Business Today

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme