Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Revolusi Konektivitas Fashion, Ling’s Boutique Gandeng Witel Riau Tingkatkan Layanan Digital Ordinary News
  • Gubri Abdul Wahid Jamu Makan Malam Wakil Dubes Inggris dan Delegasi PBB, Bahas Karbon Kredit News Update
  • Mengenal Henti Jantung, Kondisi Medis yang Merenggut Nyawa Hulk Hogan Health
  • Berkilau, Harga Emas Antam Hari Ini 3 September 2025 Melonjak Rp 26.000 Per Gram Economy
  • Kirab Bangga Kencana Tiba di Rohil, Harapan Baru Bagi Keluarga di Ujung Negeri Ordinary News

Jenis Kanker Hati yang Bisa Diobati tanpa Operasi

Posted on 20 Oktober 202520 Oktober 2025 By Anjelina Laia

SMARTPEKANBARU.COM – Tindakan operasi masih menjadi terapi utama untuk kanker hati. Namun, ada beberapa pilihan pengobatan tumor ganas lainnya, termasuk dengan terapi microwave ablasi yang tidak butuh pembedahan.

Kanker hati adalah kondisi ketika sel-sel di organ hati mengalami pertumbuhan yang tidak normal dan tidak terkendali, sehingga membentu tumor atau kanker.

“Kanker hati menjadi penyebab kematian tertinggi nomer dua di dunia setelah kanker paru,” tutur Prof.Rino Alvani Gani SP.PD, Subsp GEH(K) dalam acara temu media yang diakan oleh RS Pondok Indah Jakarta (16/10/2025).

Ia menyebutkan, di Indonesia infeksi hepatitis memang masih jadi penyebab utama kerusakan organ hati yang akhirnya menyebabkan kanker. Namun, kasus perlemakan hati (fatty liver) saat ini jadi penyebab kanker hati yang angkanya terus meningkat.

“Pola makan tidak sehat yang menyebabkan diabetes dan obesitas juga akan memicu perlemakan hati. Jika dibiarkan lama-lama akan terjadi kerusakan atau peradangan hati dan menyebabkan kanker,” paparnya.

Kanker hati termasuk penyakit dengan angka kematian yang tinggi karena penyakitnya tidak menimbulkan gejala.

 Terapi microwave ablasi

Menurut Prof.Gani, kanker hati yang tidak diterapi hanya memiliki angka harapan hidup 4-5 bulan. Dengan kemajuan teknologi kedokteran saat ini, ada beberapa pilihan terapi yang bisa dilakukan pasien.

“Sampai saat ini tindakan operasi atau memotong bagian hati yang ada tumornya masih jadi standar pengobatan. Namun setelah hati dipotong, organ ini akan beregenerasi dan tubuh melepaskan hormon pertumbuhan. Seringkali sel kankernya juga ikut tumbuh,” ujarnya.

Modalitas terapi lain adalah radiofrekuensi dan yang terbaru microwave ablasi yang merupakan perkembangan dari teknologi radiofrekuensi. Dijelaskan oleh Prof.Gani, microwave ablasi merupakan prosedur mengancurkan sel kanker dengan gelombang mikro berfrekuensi tinggi.

“Ini dilakukan secara minimal invasif, yaitu jarum tipis akan dimasukkan tepat ke arah lokasi tumor dengan bantuan teknologi pencitraan sehingga lebih akurat. Tumor lalu dihancurkan oleh panas yang suhunya sangat tinggi,” ujarnya.

Microwave ablasi akan memberikan hasil yang lebih baik pada pasien kanker hati dengan ukuran tumor kurang dari 5 sentimeter.  Kendati begitu, pada pasien dengan ukuran tumor yang lebih besar tetap bisa melakukan terapi ini dengan persyaratan tertentu. Antara lain fungsi hati masih baik dan tidak bisa diterapi dengan modalitas lainnya.

Tindakan ablasi juga bisa diulang beberapa kali jika jumlah tumornya banyak dan tersebar.

“Setelah tindakan ablasi, pasien harus melakukan pemeriksaan berkala untuk mengecek apakah tumornya tumbuh lagi atau tidak,” katanya.

Sumber : Kompas.com

Health, Ordinary News

Navigasi pos

Previous Post: Asisten I Setda Inhil Ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Secara Virtual
Next Post: KAI dan PLN Kolaborasi Hadirkan Kereta Listrik Rendah Emisi Tanpa Dana APBN

Related Posts

  • Pemko Pekanbaru dan Kanwil DJP Riau Komitmen Beri Kemudahan Dalam Layanan Perpajakan Ordinary News
  • EVP Telkom Regional I Beri Semangat Inovasi dan Apresiasi Capaian Witel Riau dalam Sesi Sharing Bersama Karyawan Ordinary News
  • Prediksi Tren Perawatan Kecantikan 2026, Semakin Glowing Natural, Bukan Make up Tebal Lifestyle
  • Hadiri Pelantikan PAW Anggota DPRD Provinsi Riau, Pj Sekdaprov Ucapkan Selamat News Update
  • Gubri Abdul Wahid Bawa Aspirasi Warga Dusun ke PLN Pusat, Komitmen Percepatan Pengadaan Listrik Ordinary News
  • Sisa Satu Unit yang Berfungsi, Puluhan CCTV Pemko Pekanbaru Rusak Akibat Ulah OTK Ordinary News

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Optimalkan Deteksi Stroke, dr. Yan Leo Tambunan Paparkan Keunggulan Teknologi DSA di RS Awal Bros
  • Wakil Ketua DPRD Riau Tanggapi Demonstrasi Mahasiswa Unri, Soroti Isu Strategis Nasional dan Daerah
  • Tekan Budaya Konsumtif, DPRD Pekanbaru Setuju Larangan Perpisahan Sekolah Digelar Mewah

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Mengapa Perut Terasa Sakit seperti Haid tapi Tidak Haid? Berikut Penjelasannya… Health
  • Gelar Smart Healthy Talk Show Bahas Terapi Aman Untuk Cegah Tiroid Health
  • Pengawasan Ketat Truk ODOL, DPRD Pekanbaru Tekankan Realisasi Larangan Melintas News Update
  • Kejagung Sita 5 Mobil Mewah dan Mata Uang Asing dalam Kasus Riza Chalid Government
  • Disnakertrans Riau Dipindahkan Pelayanan Ketenagakerjaan ke Kantor Baru Ordinary News
  • Mengapa Wanita Usia Menopause Rentan Osteoporosis Health
  • Harga Tiket Ekonomi Batam Jet Dumai-Batam dan Dumai-Tanjung Balai Karimun Economy
  • PSI Ajak PDIP Pikirkan Nasib Siswa Jika MBG Distop Akibat Polemik Anggaran Government

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme