Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Bocoran iPhone Ultra, Ponsel Lipat Perdana Apple dengan Desain Tipis dan Layar Penuh Techno
  • Target Pendapatan Pajak Daerah di Pekanbaru Tahun 2026 Meningkat Rp 200 Miliar Government
  • Utang Whoosh yang Bikin KAI Keteteran Economy
  • Rencana Aturan Baru: Mobil Dinas Pemprov Riau Wajib di Rumah Selama Jumat Hingga Minggu Government
  • Perusak Mental Remaja Berkedok Kritik: 5 Tanda Perilaku Gaslighting, Bukan Memberi Nasihat Lifestyle

Pakar Gizi Ungkap Risiko Makan Nasi dan Mi Bersamaan dalam Jangka Panjang

Posted on 25 Agustus 202525 Agustus 2025 By Anisa

SMARTPEKANBARU.COM- Kebiasaan mengonsumsi nasi dan mi secara bersamaan masih menjadi favorit banyak masyarakat Indonesia. Meski mengenyangkan, pakar gizi Universitas IPB mengingatkan risiko kesehatan jangka panjang dari pola makan tersebut. Dosen Program Studi Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi, Sekolah Vokasi Universitas IPB, Rosyda Dianah, SKM, MKM, menjelaskan kombinasi dua sumber karbohidrat ini berpotensi memicu ketidakseimbangan gizi. “Kombinasi ini berisiko menimbulkan ketidakseimbangan gizi dan berbagai gangguan kesehatan jika tidak diimbangi dengan asupan gizi lain,” ujarnya, dikutip dari laman resmi IPB University, Senin (11/8/2025).

Karbohidrat dominan, protein dan lemak

rendah Rosyda menyebut, konsumsi nasi dan mi dalam porsi seimbang dapat membuat asupan karbohidrat mendominasi hingga 80 persen dari total energi harian, sementara protein dan lemak sehat sangat rendah.Berdasarkan perhitungan, 150 gram nasi dan 100 gram mi menghasilkan sekitar 401 kkal energi, 82 gram karbohidrat, 7 gram protein, dan 2 gram lemak. Angka tersebut jauh dari pedoman Isi Piringku, yang merekomendasikan 50 persen sayur dan buah, serta 50 persen gabungan karbohidrat dan protein. “Konsep Isi Piringku merupakan pembaruan dari ‘4 Sehat 5 Sempurna’ yang memberikan panduan visual sederhana tentang porsi makan sehat sesuai kebiasaan masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Risiko gangguan metabolik

Menurut Rosyda, konsumsi nasi dan mi secara rutin dalam jangka panjang dapat memicu obesitas, resistensi insulin, dislipidemia, dan inflamasi kronis. “Kelebihan karbohidrat sederhana dari nasi putih dan mi instan meningkatkan indeks glikemik dan mempercepat lonjakan gula darah. Jika tidak dibarengi asupan protein dan serat yang cukup, efeknya bisa jangka panjang,” ujarnya. Ia menambahkan, kekurangan protein dan lemak sehat juga berdampak pada rendahnya hormon pengatur nafsu makan, seperti leptin dan peptida YY, yang memicu rasa lapar berulang dan konsumsi kalori berlebih, terutama dari sumber karbohidrat sederhana.

Alternatif menu sehat

Untuk mengurangi risiko tersebut, Rosyda menyarankan beberapa pilihan menu:

  • Nasi setengah porsi dengan lauk hewani dan nabati serta sayur
  • Ubi rebus dengan sumber protein seperti telur atau kacang-kacangan ditambah sayur
  • Mi shirataki dengan protein dan sayuran sebagai menu rendah karbohidrat

“Prinsipnya adalah menyeimbangkan piring makan sesuai pedoman Isi Piringku. Pastikan karbohidrat tidak lebih dari seperempat bagian piring, dan lengkapi dengan protein, lemak sehat, serta serat dari sayuran dan buah,” kata Rosyda.

Sumber : Kompas.com

Health

Navigasi pos

Previous Post: Menkum: Perpres Kementerian Haji dan Umrah Segera Diproses Istana
Next Post: Plagiarisme di Industri Mode, Salah Kaprah yang Harus Dihentikan

Related Posts

  • Cegah Sejak Dini, TP Posyandu Dorong Cek Kesehatan Sekolah dan Imunisasi Zero Dose Health
  • Saran Dokter untuk Mencegah Kekambuhan Kanker Ovarium Health
  • Malas Mandi dan Menyalahkan Keadaan Tanda-tanda Orang yang Tidak Sayang Diri Sendiri Health
  • Mitos atau Fakta, Migrain Sering Menyerang Perempuan Saat PMS? Health
  • Waspadai Dengue dan Leptospirosis, Mudah Menyebar di Puncak Musim Hujan Health
  • Manfaatnya Banyak, Ini Reaksi Tubuh saat Kekurangan Vitamin C, Imun Mudah Turun hingga Kulit Kasar Health

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Waspada Komplikasi Campak, IDAI Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Vaksin MR untuk Lindungi Anak
  • Apresiasi Sinergi Imunisasi, Dinkes Riau Targetkan Penurunan Angka ‘Zero Dose’ 25 Persen di Tahun 2026
  • Harga Emas Pegadaian Naik pada 16 April 2026, Antam Tembus Rp3.009.000 per Gram

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Promo Terbaik Bulan Mei, Riau Eye Center (REC) Berikan Konsultasi Gratis Ordinary News
  • Perdana di Riau! Bupati Suhardiman Amby Kerahkan PPNS Kuansing Sikat Pelanggar Perda Demi Selamatkan Fiskal Daerah Government
  • Dokter Ungkap Anak Usia 1-3 Tahun yang Sering Terpapar Layar Gawai Berisiko Alami Autisme Virtual Lifestyle
  • Rupiah Dibuka Menguat 0,02 Persen ke Posisi Rp 16.774 per Dollar AS Business Today
  • Syarif Hidayat Terpilih Pimpin FHC Riau 2025-2029, Fokus pada Kemajuan SDM Daerah News Update
  • Kabel dan Tiang FO Masih Semrawut, Pemko Pekanbaru Siap Tindak Tegas Ordinary News
  • Harga 3 Produk Emas Hari Ini 4 September 2025 di Pegadaian Tembus Rp2 Juta per Gram Economy
  • Video Dugem Anggota DPRD Riau Ini Viral, Sempat Disorot karena Jarang Hadir di Paripurna Riau

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme