Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Prabowo Bangga 100 Sekolah Rakyat Telah Berdiri, Sebut di Luar Ekspektasi Government
  • RUU Perampasan Aset Resmi Masuk Prolegnas Prioritas Usai Instruksi Prabowo Government
  • Puncak Pekan Qris Nasional 2014 Diisi Dengan Beragam Lomba dan Aksi Business Today
  • Hari Kelima Retret, Gubernur Riau Ikuti Materi dari Kejagung soal Pencegahan Korupsi News Update
  • Pilkades Ditiadakan di Kuansing Tahun 2025, Masa Jabatan 50 Kades Diperpanjang Government

Pakar Gizi Ungkap Risiko Makan Nasi dan Mi Bersamaan dalam Jangka Panjang

Posted on 25 Agustus 202525 Agustus 2025 By Anisa

SMARTPEKANBARU.COM- Kebiasaan mengonsumsi nasi dan mi secara bersamaan masih menjadi favorit banyak masyarakat Indonesia. Meski mengenyangkan, pakar gizi Universitas IPB mengingatkan risiko kesehatan jangka panjang dari pola makan tersebut. Dosen Program Studi Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi, Sekolah Vokasi Universitas IPB, Rosyda Dianah, SKM, MKM, menjelaskan kombinasi dua sumber karbohidrat ini berpotensi memicu ketidakseimbangan gizi. “Kombinasi ini berisiko menimbulkan ketidakseimbangan gizi dan berbagai gangguan kesehatan jika tidak diimbangi dengan asupan gizi lain,” ujarnya, dikutip dari laman resmi IPB University, Senin (11/8/2025).

Karbohidrat dominan, protein dan lemak

rendah Rosyda menyebut, konsumsi nasi dan mi dalam porsi seimbang dapat membuat asupan karbohidrat mendominasi hingga 80 persen dari total energi harian, sementara protein dan lemak sehat sangat rendah.Berdasarkan perhitungan, 150 gram nasi dan 100 gram mi menghasilkan sekitar 401 kkal energi, 82 gram karbohidrat, 7 gram protein, dan 2 gram lemak. Angka tersebut jauh dari pedoman Isi Piringku, yang merekomendasikan 50 persen sayur dan buah, serta 50 persen gabungan karbohidrat dan protein. “Konsep Isi Piringku merupakan pembaruan dari ‘4 Sehat 5 Sempurna’ yang memberikan panduan visual sederhana tentang porsi makan sehat sesuai kebiasaan masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Risiko gangguan metabolik

Menurut Rosyda, konsumsi nasi dan mi secara rutin dalam jangka panjang dapat memicu obesitas, resistensi insulin, dislipidemia, dan inflamasi kronis. “Kelebihan karbohidrat sederhana dari nasi putih dan mi instan meningkatkan indeks glikemik dan mempercepat lonjakan gula darah. Jika tidak dibarengi asupan protein dan serat yang cukup, efeknya bisa jangka panjang,” ujarnya. Ia menambahkan, kekurangan protein dan lemak sehat juga berdampak pada rendahnya hormon pengatur nafsu makan, seperti leptin dan peptida YY, yang memicu rasa lapar berulang dan konsumsi kalori berlebih, terutama dari sumber karbohidrat sederhana.

Alternatif menu sehat

Untuk mengurangi risiko tersebut, Rosyda menyarankan beberapa pilihan menu:

  • Nasi setengah porsi dengan lauk hewani dan nabati serta sayur
  • Ubi rebus dengan sumber protein seperti telur atau kacang-kacangan ditambah sayur
  • Mi shirataki dengan protein dan sayuran sebagai menu rendah karbohidrat

“Prinsipnya adalah menyeimbangkan piring makan sesuai pedoman Isi Piringku. Pastikan karbohidrat tidak lebih dari seperempat bagian piring, dan lengkapi dengan protein, lemak sehat, serta serat dari sayuran dan buah,” kata Rosyda.

Sumber : Kompas.com

Health

Navigasi pos

Previous Post: Menkum: Perpres Kementerian Haji dan Umrah Segera Diproses Istana
Next Post: Plagiarisme di Industri Mode, Salah Kaprah yang Harus Dihentikan

Related Posts

  • Apakah Penderita Stroke Bisa Kembali Normal? Berikut Penjelasannya… Health
  • Waspada Amnesia Imun Akibat Campak Risiko Pneumonia hingga Ancaman Kematian pada Anak Health
  • Tribunnews.com Konsisten Dukung Pengentasan Stunting Sejak 2003, Jangkau 34 Provinsi Health
  • Temuan Mengejutkan Cek Kesehatan Gratis: 96 Persen Masyarakat Indonesia Malas Gerak Health
  • Batuk Bisa Diredakan dengan Bahan Alami, Ini Rekomendasi Dokter Health
  • Cara Melakukan Japanese Walking, Jalan Kaki Ala Jepang yang Viral di TikTok Health

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Waspada Komplikasi Campak, IDAI Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Vaksin MR untuk Lindungi Anak
  • Apresiasi Sinergi Imunisasi, Dinkes Riau Targetkan Penurunan Angka ‘Zero Dose’ 25 Persen di Tahun 2026
  • Harga Emas Pegadaian Naik pada 16 April 2026, Antam Tembus Rp3.009.000 per Gram

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Tiket Pesawat ke Pekanbaru Melonjak Jelang Lebaran 2026, Permintaan Meningkat Economy
  • Disdikbud Pelalawan Siap Tunjuk Guru Penanggung Jawab MBG Sesuai Edaran BGN Ordinary News
  • Telkom Daerah Bangkinang Monitoring Layanan Indibiz di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Ordinary News
  • Geger Dua Ekor Harimau Terkam Warga di Inhu Riau, Diduga Induk dan Anak Ordinary News
  • Telkom Witel Riau Sukses Gelar Webinar Smart Clinic Management untuk Dukung Digitalisasi Layanan Kesehatan Ordinary News
  • Menanggapi Sikap PDIP mengenai Anggaran MBG Highlights
  • Pilkades Ditiadakan di Kuansing Tahun 2025, Masa Jabatan 50 Kades Diperpanjang Government
  • Khas Pekanbaru Hotel ‘Semakin Bedelau’ di Usia 9 Tahun Ordinary News

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme