Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • KSPSI Riau Nilai Prediksi UMK Pekanbaru 2026 Masih Abu-abu Tanpa Kepastian Formula Economy
  • Bertemu Purbaya, Pengusaha Mebel dan Kerajinan Usul Insentif Ekspor 1 Persen Business Today
  • Konsulat Malaysia Puji Komitmen Pemprov Riau dalam Memperkenalkan Budaya ke Masyarakat Luas Riau
  • 2 Versi Microsoft Office Ini Resmi Pensiun, Ada Risiko Jika Masih Pakai Ordinary News
  • Diwakili Teza Darsa, Gubernur Riau Apresiasi Anugerah SMSI sebagai Momen Refleksi Karya Jurnalistik Riau

Cegah Stunting dengan Rutin Timbang Berat dan Ukur Tinggi Badan Anak

Posted on 27 Oktober 202527 Oktober 2025 By Anjelina Laia

SMARTPEKANBARU.COM – Berat badan anak yang rendah, bahkan angkanya cenderung turun, serta tubuh lebih pendek dibanding anak seusianya, merupakan alarm bagi orangtua untuk segera memeriksakan anaknya. Sebab, kondisi tersebut merupakan tanda terjadinya stunting.

Dijelaskan oleh dr.Devie Kristiani Sp.A, stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang.  Gangguan tersebut terjadi dalam 1.000 hari pertama kehidupan yakni sejak masa kandungan hingga anak berusia dua tahun.

“Dampaknya tidak hanya pada tinggi badan, tapi juga perkembanga otak, kemampuan belajar, dan produktivitas di masa depan,” kata dr.Devie dalam acara Festival Sehat Ceria si Kecil yang diadakan di Taman Pintar, Yogyakarta (26/10/2025).

Dokter spesialis anak dari RS Bethesda Yogyakarta ini mengatakan, pencegahan dan deteksi dini stunting menjadi hal yang krusial.

“Langkah pertama dalam pencegahan stunting adalah pemantauan tinggi dan berat badan anak secara rutin, lalu berkonsultasi ke tenaga kesehatan untuk memastikan tumbuh kembangnya sesuai dengan umurnya,” paparnya.

Ia menekankan, deteksi dini menjadi kunci agar kondisi anak dapat segera diintervensi sebelum terlambat.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia 2024, prevalensi stunting nasional berada di angka 19,8 persen, sebuah penurunan yang signifikan dari 27,7 persen pada tahun 2019 dan berhasil mencapai target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di bawah 20 persen. 

Fokus pada pencegahan stunting

Walikota Yogyakarta, dr.Hasto Wardoyo Sp.OG(K) menjelaskan, penanganan stunting khususnya di daerah Yogyakarta berfokus pada pencegahan.

“Kita bersyukur di Kota Yogyakarta prevalensi stunting telah turun menjadi 10.49 persen. Fokus kami adalah mencegah angka stunting baru karena kalau ditangani dalam kondisi stunting tingkat keberhasilannya mencapai 70 persen. Sedangkan jika ditangai setelahnya keberhasilannya hanya 20 persen,” ujarnya.

Hasto mengatakan, pencegahan perlu dilakukan jauh sebelum anak lahir, yaitu pada fase pranikah dengan prakonsepsi serta pemenuhan nutrisi seimbang untuk calon ibu. Ia juga mengapresiasi kegiatan Festival Sehat Ceria si Kecil.

“Kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mempercepat upaya pencegahan stunting,” ujarnya.

Festival Sehat Ceria si Kecil merupakan kolaborasi antara Sarihusada dengan K-24 Group. Acara tersebut menghadirkan berbagai kegiatan seperti skrining tumbuh kembang anak dan edukasi gizi keluarga. Acara ini diikuti lebih dari 1.200 peserta yang terdiri dari anak-anak dan orangtua.

Sales Director Sarihusada, Rizki Imam Ardhi mengatakan, pihaknya mendukung acara ini melalui kegiatan skrining dan pemberian edukasi nutrisi.

“Ini juga merupakan bagian dari kampanye Generasi Maju Bebas Stunting dan 3 Langkah Maju yang telah dijalankan sejak 2023. Kami ingin terus membantu orang tua memahami pentingnya tiga langkah sederhana: memantau pertumbuhan anak, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, dan memberikan nutrisi yang tepat, sebagai upaya konkret mencegah stunting,” jelas Rizki. 

Founder & CEO K-24 Group, dr.Gideon Hartono menambahkan pentingnya peran retailer seperti apotek untuk menjadi garda terdepan dalam memperluas akses informasi.

“Sebagai jaringan apotek yang kini telah berkembang menjadi lebih dari 850 gerai, kami ingin hadir bukan hanya sebagai tempat memperoleh obat, tapi juga mitra kesehatan keluarga Indonesia,” katanya.

Gideon menambahkan, sebagai wujud nyata pengentasan stunting, Apotek K-24 memberikan PKMK atau Pangan untuk Keperluan Medis Khusus kepada anak di atas 1 tahun yang telah terindikasi stunting sesuai dengan resep dokter. Program ini akan berjalan 3 sampai 6 bulan.

Sumber : Kompas.com

Health, Ordinary News

Navigasi pos

Previous Post: Polres Bengkalis Tetapkan SU Sebagai Tersangka Penipuan Kegiatan Berkedok Parade Bujang Dara
Next Post: Layanan Hemodialisis di RSD Madani Pekanbaru Resmi Beroperasi

Related Posts

  • Harga Emas Dunia Sentuh Level Tertinggi Dalam 6 Pekan, Imbas Ekspektasi Suku Bunga The Fed Ordinary News
  • Kemudahan Penerbitan Faktur Pajak: DJP Resmi Terapkan e-Faktur Client Desktop INFO PAJAK
  • Tes Genetik untuk Menilai Resiko Penyakit Jantung di Masa Depan, Berikut Penjelasannya… Health
  • Nilai Tawar Lembaga Adat Melayu Riau dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Ketahanan Sosial Ordinary News
  • Plt Gubernur Riau Beri Semangat 7 Pasien Rujukan ke Jakarta, Pastikan Biaya Ditanggung Pemprov Government
  • Waspada Chikungunya: Wabah Merebak di China, WHO Peringatkan Ancaman Global Health

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Karmila Sari Ajak Masyarakat Manfaatkan Beasiswa KIP Kuliah di STIKes Tengku Maharatu
  • DPRD Riau Tindaklanjuti Keluhan Warga Terkait Dampak Lingkungan Galian C
  • Komisi I DPRD Riau Angkat Isu Tanah BMN ke Plt Gubernur, Warga Minta Haknya Dipastikan

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Sambut Imlek 2025 Living World Pekanbaru Gelar Sincia Market EVENT
  • 6 Gaya Titiek Soeharto Pakai Wastra Indonesia, Serba Merah Saat HUT ke-80 RI Lifestyle
  • REHAB, Solusi Atasi Tunggakan Iuran JKN-mu News Update
  • Retinoid Bisa Hilangkan Garis Halus dan Flek Hitam, Benarkah? Ini Kata AhliRetinoid Bisa Hilangkan Garis Halus dan Flek Hitam, Benarkah? Ini Kata Ahli Lifestyle
  • Skandal Asrama Polisi: Iptu di Riau Digerebek dan Dipecat setelah Perselingkuhannya Terbongkar Ordinary News
  • Teknologi Deteksi Cemaran Jadi Sorotan di SIAL Interfood 2025 Technology
  • Target Pendapatan Pajak Daerah di Pekanbaru Tahun 2026 Meningkat Rp 200 Miliar Government
  • Inovasi E-Break, PHR Hemat Biaya Produksi Balam South 29 Miliar Riau

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme