Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • News Update
  • Business Today
  • Live Talkshow
  • Ordinary News
  • Advertorial
  • Streaming
  • Info Pajak
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Perda PBB Kota Pekanbaru Belum Direvisi, DPRD: Pemko Belum Ajukan Ordinary News
  • Jelang Iduladha 1446 H, Pemprov Riau Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Ordinary News
  • Pedagang Beras Jagung di Polewali Mandar Untung Tiga Kali Lipat Akibat Lonjakan Harga Beras Economy
  • Bocoran iPhone Ultra, Ponsel Lipat Perdana Apple dengan Desain Tipis dan Layar Penuh Techno
  • Warga Desak Satgas PKH Ditarik dari Lokasi TNTN, Trauma Lihat Petugas Menenteng Senjata Demonstration

Ekonomi Diprediksi Tumbuh, tapi Anak Muda Indonesia Tetap Sulit Dapat Kerja

Posted on 9 Oktober 20259 Oktober 2025 By Iwan Antonius Marbun

SMARTPEKANBARU.COM – Ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh stabil, namun kesempatan kerja bagi anak muda masih terbatas. Dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi Oktober 2025, Bank Dunia mencatat satu dari tujuh anak muda di Indonesia dan China belum memiliki pekerjaan. “Masalahnya adalah kaum muda kesulitan mencari pekerjaan, terutama di negara-negara seperti China dan Indonesia, satu dari tujuh orang tidak memiliki pekerjaan,” ujar Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik, Aaditya Mattoo, dalam taklimat media di Jakarta, Selasa (7/10/2025), dikutip dari Antara. Bank Dunia menilai, meski sebagian besar negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik memiliki tingkat ketenagakerjaan tinggi, kondisi itu belum menjamin kemudahan bagi generasi muda untuk memperoleh pekerjaan yang layak. Partisipasi angkatan kerja disebut masih rendah, terutama di kalangan perempuan. Laporan tersebut juga menyoroti rendahnya produktivitas tenaga kerja di kawasan. Banyak negara besar di Asia Timur dan Pasifik memiliki tingkat ketenagakerjaan di atas rata-rata global, tetapi produktivitasnya masih tertinggal. Akibatnya, upah dan kualitas hidup pekerja juga lebih rendah.

Bank Dunia menilai, peningkatan produktivitas menjadi kebutuhan mendesak bagi seluruh negara di kawasan. “Produktivitas yang lebih tinggi berarti upah yang lebih baik dan pekerjaan yang lebih berkualitas,” kata Mattoo.

Dalam laporan yang sama, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 dan 2026 sebesar 4,8 persen. Angka itu sedikit lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya, yakni 4,7 persen untuk tahun ini. Namun, lembaga tersebut menilai fokus kebijakan ekonomi Indonesia seharusnya diarahkan pada efisiensi dan prioritas belanja pemerintah, bukan sekadar mengecilkan defisit. “Di Indonesia, permasalahannya lebih pada arah pengeluaran pemerintah daripada besarnya defisit yang diperkirakan tetap berada dalam aturan fiskal negara. Fokus saat ini adalah subsidi untuk sektor pangan, transportasi dan energi, serta investasi untuk mendorong permintaan agregat,” tulis laporan itu.

Bank Dunia menekankan pentingnya reformasi untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih produktif melalui tiga pilar utama. Pertama, peningkatan kapasitas manusia lewat layanan pendidikan, kesehatan, dan pelatihan keterampilan berbasis teknologi baru. Kedua, memperluas peluang ekonomi melalui investasi di sektor infrastruktur, energi, transportasi, dan digital.

Ketiga, memperkuat koordinasi kebijakan agar peningkatan kapasitas manusia dan peluang ekonomi berjalan seiring. Dalam laporan tersebut, Bank Dunia juga mengidentifikasi lima sektor yang memiliki potensi besar dalam penciptaan lapangan kerja sekaligus memperkuat ketahanan terhadap guncangan global, yaitu agribisnis, kesehatan, infrastruktur dan energi, manufaktur, serta pariwisata.

sumber ; kompas.com

Economy, Nasional, Ordinary News

Navigasi pos

Previous Post: 7 Tanda Serangan Jantung yang Bisa Muncul Sebulan Sebelumnya Menurut Dokter
Next Post: BMKG: Hujan Masih Merata di Riau

Related Posts

  • Tangani Banjir, Pemko Pekanbaru Normalisasi Drainase dan Aliran Sungai Ordinary News
  • Pemkab Gratiskan 100 Tenda Pameran Bagi Pelaku UMKM Selama Helat Pelalawan 2025  Ordinary News
  • Sekdaprov Riau Tegaskan Pendekatan Penyelesaian TNTN Harus Manis Tapi Tegas Government
  • Bupati Rohul Hadiri Halal Bihalal Keluarga Besar Sukiman Ordinary News
  • Menkeu Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen 2026, Ekonom : Perlu Kerja Keras Ekstra Business Today
  • Rizky Bagus Oka Bangga dengan Gramedia Semesta Buku di RCH Ordinary News

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Optimalkan Deteksi Stroke, dr. Yan Leo Tambunan Paparkan Keunggulan Teknologi DSA di RS Awal Bros
  • Wakil Ketua DPRD Riau Tanggapi Demonstrasi Mahasiswa Unri, Soroti Isu Strategis Nasional dan Daerah
  • Tekan Budaya Konsumtif, DPRD Pekanbaru Setuju Larangan Perpisahan Sekolah Digelar Mewah

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • KPK Ajak Perwakilan Kementerian Keuangan Riau Ikut Cegah Korupsi di Provinsi Riau Economy
  • 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Merusak Kesehatan Usus Tanpa Disadari Health
  • Khas Pekanbaru Hotel ‘Semakin Bedelau’ di Usia 9 Tahun Ordinary News
  • PT Singapura Segarhijau Resmi Deal Kontrak Pemasangan Astinet Bersama Account Manager Telkom Riau Ordinary News
  • Undang 22 Perguruan Tinggi Se-Riau, Kanwil DJP Riau Gelar Tax Center Gathering INFO PAJAK
  • Polda Riau Kirim Tambahan Tim Trauma Healing dan Bantuan Sembako ke Sumbar Ordinary News
  • Waspadai Risiko Pendakian, Dokter Imbau Pemula Tahu Batas Kemampuan Diri Health
  • BSI dan Unri Siapkan Kolaborasi Riset Ekonomi Syariah Economy

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme